Hands-On Review Monitor: LG 22MK400H

Reading time:
November 16, 2018

The Monitor

IMG 8158

LG tampaknya tengah rajin dalam memproduksi beragam model monitor di kelas mainstream, khusus di MK Series. Setelah sebelumnya kami mengulas seri LG 24MK600M, kali ini kami kedatangan seri LG 22MK400H. Monitor ini merupakan sebuah monitor LCD dengan resolusi 1920 x 1080 piksel dengan ukuran 22 inch. Perpaduan resolusi dan ukuran layar seperti itu membuat LG 22MK400H memiliki tingkat kerapatan piksel hingga mencapai 100 PPI (Pixels per Inch). Namun untuk varian 22MK400H ini, LG menyematkan panel layar TN (Twisted Nematic). Meski demikian, monitor ini sanggup menyajikan kualitas gambar yang baik. Bahkan pihak LG mengklaim kalau monitor ini mampu menghasilkan 16,7 juta warna dengan tingkat Color Gamut 72%.

IMG 8159

Penggunaan panel TN memang tidak seluas panel IPS. LG 22MK400H memiliki viewing angle hingga 170°/160°, sehingga Anda akan merasakan adanya perubahan gradasi warna saat dilihat dari samping. Namun keunggulan dari panel TN ini adalah mampu menyajikan tingkat response time yang lebih cepat dibanding panel IPS, yaitu 2 millisecond (Grey to Grey).

IMG 8141

Panel layar yang digunakan LG 22MK400H menggunakan anti glare, sehingga layarnya tidak memiliki sifat yang memantulkan bayangan serta memiliki tingkat ketahanan panel dalam skala kekerasan 3H . Saat digunakan, monitor LG 22MK400H akan memakan ruang seluas 62,4 x 46,9 x 20 cm saat ditempatkan dengan bobot sekitar 4,5 kg. Dimensi dan bobot tergolong normal, bahkan sangat ringan mengingat ukuran monitor LCD ini adalah 22 inch.

IMG 8206

IMG 8211

Untuk pemasangan monitor LG 22MK400H ini tergolong cukup mudah. Anda hanya akan membutuhkan sebuah obeng plus untuk memasang baut yang menyatukan basestand dengan monitor.

IMG 8143 IMG 8145

Basestand LG 22MK400H ini bisa dikatakan tidak terlalu istimewa dengan memiliki desain yang cukup standard. Meski begitu, basestand ini cukup baik dan kuat saat menopang monitor. Basestand LG 22MK400H hanya mengijinkan pengaturan kemiringan layar hingga sudut 20° ke arah belakang dan 5° ke arah depan. Pengaturan ketinggian dan kemiringan ke arah kanan/kiri memang tidak didukung oleh penopang layar. Desain dari penyangga kaki LG 22MK400H ini tampaknya berbeda dari beberapa monitor LG yang di pasaran yang memiliki ciri khas desain melengkung. Namun desain kaki penyangga tersebut terasa cukup kokoh, tetapi sayangnya tidak mampu menahan guncangan seperti sentuhan atau dorongan ringan, sehingga monitor mudah bergoyang.

Dari beberapa monitor LG yang sempat kami ulas sebelumnya, LG 22MK400H ini merupakan monitor yang tidak mengadopsi desain borderless frame. Di setiap sisi panel layar LG 22MK400H ini memiliki frame yang cukup tebal.

IMG 8179

Pada sisi belakang LG 22MK400H tampak logo LG dan beberapa konektor di area tengah bawah. Menariknya, LG telah menyematkan fitur VESA mount 75 x 75, sehingga Anda bisa memasang monitor ini di dinding.

IMG 8168

Tepat di bawah vesa mount wall, LG menyediakan konektor display D-Sub dan HDMI serta headphone audio jack 3.5mm pada monitor LG 22MK400H ini. Tidak mewah memang, tetapi mencukupi untuk mengakomodir PC lawas hingga PC modern sekalipun. Terdapat pula lubang kensington security slot untuk mengamankan monitor LCD ini.

IMG 8150

Untuk operasional menu pada LG 22MK400H sama seperti monitor-monitor LG lainnya yang sudah menjadi ciri khas dengan mengandalkan satu tombol joystick pada sisi bawah tengah layar. Penggunaan tombol joystick memang menjadi keunggulan dari monitor ini, khususnya di semua jajaran monitor LG.

IMG 8208

Pengoperasian menu menjadi sangat mudah dan begitu menyenangkan, bahkan tanpa perlu melihat tombol itu sendiri. Tidak ada lagi kerumitan pengoperasian menu akibat meraba-raba deretan tombol pada sisi tersembunyi monitor. Pengguna cukup mengarahkan tombol joystick ke empat arah untuk menggerakkan kursor pada menu dan menekan untuk melakukan konfirmasi. Tombol joystick ini juga berfungsi sebagai tombol power on/off. Sayangnya LG tidak menyematkan lampu indikator power pada monitor barunya ini.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

Bodi ASUS ExpertBook Ultra (2026) Form Factor Clamshell Material Bodi…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Metal untuk…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Bodi Acer Predator Helios 16 AI Nah untuk desain, ini…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Bodi ASUS ROG Strix G16 (G615) Form Factor Clamshell atau…

Gaming

May 13, 2026 - 0

Sony Beri Dana Kepada Lebih Dari 120 Proyek Game Indie

Dukungan Sony terhadap pengembangan game indie kembali diperlihatkan, dengan dukung…
May 13, 2026 - 0

Kantor Pusat Nintendo Kembali Jadi Target Ancaman Bom

Nintendo kembali menerima ancaman bom di kantor pusat Kyoto, dan…
May 13, 2026 - 0

Katsuhiro Harada Dirikan Studio Game Baru Bersama SNK

Katsuhiro Harada yang dikenal sebagai bapak dari seri Tekken baru…
May 13, 2026 - 0

Rumor: Assassin’s Creed Hexe Diklaim Akan Bawa Kembali Ezio Auditore

Rumor seputar Assassin's Creed Hexe semakin menggila dengan munculnya klaim…