Review Storage: SanDisk Extreme Portable SSD 500GB

Reading time:
December 31, 2018

SSD kini telah menjadi media penyimpanan favorit bagi semua kalangan pengguna PC. Bagaimana tidak, SSD tidak hanya berperan dalam mengamankan data-data berharga Anda, tetapi juga mampu meningkatkan performa pada sebuah sistem. Seiring berjalannya waktu, SSD pun kian dikembangkan oleh para produsen, seperti SSD yang dirancang dalam bentuk storage eksternal. Beberapa produsen ternama sudah mulai bersaing dalam menghadirkan storage eksternal berbasis SSD, di antaranya seperti Samsung, WD (Western Digital), ADATA dan lainnya. SanDisk yang kini sudah berada di bawah naungan WD juga turut menawarkan SSD eksternal yang diberi nama SanDisk Extreme Portable SSD. Seperti apakah tampilan dari SSD eksternal terbaru dari SanDisk ini? Berikut ulasan lengkapnya kami hadirkan ke hadapan Anda.

Paket Penjualan

Seperti biasa, kami menampilkan terlebih dahulu paket penjualan dari SanDisk Extreme Portable SSD yang mampir di meja pengujian kami ini.

Kemasan tampak depan
Kemasan tampak belakang

 

SanDisk Extreme Portable SSD tampak depan
SanDisk Extreme Portable SSD tampak belakang

 

Paket penjualannya terdiri dari satu unit SSD, kabel konektor, konverter USB Type-C to Type-A dan buku panduan penggunaan.
Kabel konektor disertai konverter USB Type-C to Type-A.

SanDisk Extreme Portable SSD 500GB

Resmi diperkenalkan pada Agustus 2018 lalu, SanDisk turut meramaikan persaingan pasar storage eksternal berbasiskan SSD. Perangkat yang diberi nama SanDisk Extreme Portable SSD ini hadir tidak hanya dirancang sebagai perangkat penyimpanan yang portabel, namun juga mengusung desain yang compact dan kecil. SSD ini memiliki dimensi ukuran 8.850 x 49.550 x 96.200 mm, sehingga menjadikan perangkat penyimpanan mungil ini nyaman untuk dibawa kemana saja. Baik itu saat di simpan di dalam tas atau di dalam saku celana. Terlihat dari desainnya yang memiliki lubang, SanDisk Extreme Portable SSD bisa Anda satukan dengan semacam gantungan kunci atau lainnya, untuk memudahkan saat akan disimpan.

Sesuai dengan nama yang diusungnya, “Extreme”, SSD portable besutan SanDisk ini memiliki daya tahan yang tinggi, terutama terhadap benturan. Hal tersebut bisa dilhat dari seluruh body SanDisk Extreme Portable SSD yang dibalut dengan bahan material karet. Balutan material karet tersebut juga tidak hanya melindungi SSD ini dari benturan namun juga bertahan di kondisi ekstrim seperti air hujan, percikan air, tumpahan air atau debu. Karena SanDisk Extreme Portable SSD ini sudah mengantongi sertifikasi IP55.

Soal performa, SanDisk Extreme Portable SSD berkapasitas 500GB yang mampir ke meja pengujian kami ini menjanjikan kecepatan transfer data yang sangat tinggi, yakni mencapai 550 MB/s. Performa yang diperolehnya tersebut tampaknya berkat penggunaan interface USB 3.1 Gen 2. Rancangan kabel konektornya memiliki kemiripan dengan SSD portable WD My Passport yang sudah sempat kami bahas sebelumnya, yakni USB Type-C to USB Type-C. Penggunaan konektor ini bisa dikatakan cukup memudahkan untuk menghubungkan SSD portable ini ke smartphone yang kini sudah banyak menggunakan konektor USB Type-C. Saat akan dihubungkan ke PC, SanDisk menyediakan konverter USB Type-C to Type-A.

SanDisk juga telah melengkapi media penyimpanan eksternal mungilnya ini dengan dukungan software keamanan bernama SanDisk Secure Access. Melalui fitur keamanan, pengguna bisa memproteksi SanDisk Extreme Portable SSD ini dengan password atau memproteksi folder tertentu dengan password agar tidak sembarang orang bisa mengaksesnya tanpa seizin penggunanya. Mulai penasaran dengan performa yang ditawarkan melalui pengujian yang kami lakukan? Langsung saja simak hasil pengujian lengkap ke halaman berikutnya.

Load Comments

Gadget

January 4, 2021 - 0

Review Samsung Galaxy A12: Kamera Keren, RAM dan Storage Besar

Tidak semua smartphone dirancang untuk menjadi smartphone gaming, seperti yang…
December 7, 2020 - 0

Smartphone Terbaik 2020: Rp 3 – 4 Juta

Kalian sudah menyaksikan daftar smartphone terbaik 2020 versi kami? Setelah…
November 28, 2020 - 0

Review Vivo V20 SE: Desain Mewah, Produktivitas Lengkap

Setelah sebelumnya kami melakukan review untuk produk Vivo V20, kini…
November 26, 2020 - 0

Gaming Test Snapdragon 665: Masih Layakkah di 2020?

Snapdragon 665 adalah SoC kelas menengah yang cukup berjaya di…

Laptop

January 4, 2021 - 0

Review Samsung Galaxy A12: Kamera Keren, RAM dan Storage Besar

Tidak semua smartphone dirancang untuk menjadi smartphone gaming, seperti yang…
December 7, 2020 - 0

Smartphone Terbaik 2020: Rp 3 – 4 Juta

Kalian sudah menyaksikan daftar smartphone terbaik 2020 versi kami? Setelah…
November 28, 2020 - 0

Review Vivo V20 SE: Desain Mewah, Produktivitas Lengkap

Setelah sebelumnya kami melakukan review untuk produk Vivo V20, kini…
November 26, 2020 - 0

Gaming Test Snapdragon 665: Masih Layakkah di 2020?

Snapdragon 665 adalah SoC kelas menengah yang cukup berjaya di…

Gaming

March 1, 2021 - 0

Forever Entertainment Akan Tangani Beberapa Game Remake Square Enix

Melihat sepak terjang Square Enix selama beberapa tahun terakhir ini,…
March 1, 2021 - 0

FF VII: Ever Crisis Akan Ubah FF VII: Advent Children Jadi Video Game

Tidak hanya satu, melainkan tiga buah proyek berbeda, “kegilaan” yang…
March 1, 2021 - 0

Upcoming Game Release: Maret 2021

Setelah melewati masa manis di bulan Februari 2021, industri game…
March 1, 2021 - 0

DOOM Eternal Raup 6,4 Triliun Rupiah di 9 Bulan Pertama Rilis

Menyebutnya sebagai game FPS terbaik yang dirilis di tahun 2020…