Google Beli Bagian Bisnis Smartwatch dari Brand Fashion Ternama

Reading time:
January 22, 2019

Brand fashion ternama, Fossil Group, mengumumkan bahwa salah satu raksasa teknologi dunia, Google, berencana untuk membeli bagian dari bisnis smartwatch mereka. Google disebut telah menyiapkan tawaran senilai sekitar USD 40 juta untuk mengambil alih beberapa bagian di bisnis smartwatch Fossil. Transaksi itu disebut akan diselesaikan dalam bulan Januari 2019 ini.

1112 Smartwatches Learn More Hero1 Desktop NAM AU UK

Ambil Alih Smartwatch Baru Fossil

Berdasarkan informasi yang diberikan oleh Fossil Group, bagian bisnis smartwatch mereka yang dibeli oleh Google termasuk suatu smartwatch baru yang saat ini tengah berada dalam tahap pengembangan. Bila pembelian tersebut jadi dilakukan, tim R&D Fossil Group yang terkait dengan smartwatch baru itu akan bergabung ke Google, dan tetap bertugas menangani proyek tersebut. Sayangnya, belum ada penjelasan lanjutan terkait smartwatch apa yang diambil alih Google itu.

Google tampaknya melihat produk yang dikembangkan Fossil Group, yang akan segara mereka ambil alih tersebut, akan membantu mereka untuk memperkuat diri di bidang smartwatch. Memang, Google tampak ingin produk smartwatch dengan basis Wear OS mereka bisa menjangkau lebih banyak segmen, termasuk ke ranah fashion. Mereka juga akan bekerja sama dengan Fossil untuk mencapai tujuan tersebut, serta mendorong adopsi smartwatch lebih jauh lagi.

Fashion yang Sukses di Smartwatch

Terkait Fossil Group, perusahaan itu memang merupakan salah satu yang cukup sukses di dunia smartwatch, walaupun bukan berangkat dari dunia teknologi. Fossil sudah merilis berbagai smartwatch di bawah merek-merek yang mereka pegang, bahkan sejak awal era smartwatch, yang dimulai beberapa tahun lalu. Menariknya, Fossil sendiri mengakui bahwa smartwatch adalah bagian bisnis mereka yang berkembang paling pesat dalam beberapa tahun terakhir ini. Tampaknya, hal tersebut menarik perhatian Google, dan dengan pembelian bagian dari bisnis smartwatch Fossil, Google tampaknya berharap mereka punya satu senjata baru lagi untuk masuk lebih dalam ke pasar smartwatch dunia.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…