Direct Release: Symantec Hadirkan Kemampuan Perlindungan dan Hardening Canggih dengan Pertahanan Endpoint yang Lengkap

Reading time:
February 1, 2019
Symantec Logo1

Pengamanan endpoint terbaru kini tersedia sebagai bagian dari Integrated Cyber Defense Platform besutan Symantec

Jakarta, INDONESIA – 31 Januari 2019 – Symantec Corp. (NASDAQ: SYMC), perusahaan keamanan siber terkemuka di dunia, hari ini mengumumkan inovasi dan penyempurnaan baru terhadap portofolio pengamanan endpoint Symantec yang dirancang untuk dapat bertahan dalam menghadapi serangan siber yang paling mutakhir melalui kemampuan perlindungan dan hardening endpoint yang canggih. Penawaran terbaru ini akan membantu pelanggan dalam mengurangi percobaan serangan endpoint dengan hanya mengizinkan aplikasi yang baik untuk dijalankan sehingga meningkatkan deteksi aplikasi dan penilaian risiko, serta mencegah serangan tersembunyi.

Pengamanan endpoint tradisional efektif dalam menghentikan malware, tetapi para penyerang yang lihai semakin memanfaatkan kompleksitas dari lingkungan endpoint, dan mengeksploitasi celah untuk menemukan jalur-jalur baru ke target yang menguntungkan.

“Keragaman dan kompleksitas dari lingkungan endpoint yang heterogen saat ini menciptakan berbagai peluang serangan siber,” tutur Fernando Montenegro, Senior Analyst – Information Security, 451 Research. “Penyebaran software pengamanan endpoint yang tidak hanya menyatukan pencegahan dan EDR, namun juga teknologi Hardening untuk semakin mengurangi percobaan serangan, kini menjadi kian penting.”

Untuk mengatasi tantangan ini, Symantec menambahkan kemampuan perlindungan dan Hardening canggih ke dalam solusi pengamanan endpoint­-nya yang terdepan di pasaran, yang menghadirkan pertahanan endpoint yang terkoordinasi dan adaptif yang mudah dikelola oleh tim keamanan. Kerangka pertahanan ini mengurangi percobaan serangan dan memberikan perlindungan dari akses yang tidak sah, kerentanan yang umum, serangan zero-day, dan segala sesuatu di antaranya. Symantec menawarkan teknologi ini melalui agen tunggal yang dikelola oleh konsol cloud yang terintegrasi sehingga menurunkan penyebaran dan kompleksitas manajemen. 

Pembaruan dari portofolio Pengamanan Endpoint ini meliputi:

  • Symantec Endpoint Application Control melindungi dari serangan mutakhir dengan hanya mengizinkan aplikasi yang dikenal dan baik untuk dijalankan sehingga meminimalkan percobaan serangan. Solusi whitelisting yang terkemuka di industri ini mencakup pembuatan aturan khusus aplikasi yang cerdas dan otomatis, deteksi aplikasi yang komprehensif, penilaian risiko secara mendalam, serta pelacakan arus aplikasi yang berkelanjutan sehingga membuatnya lebih mudah untuk digunakan dan dikelola di lingkungan endpoint yang dinamis.
  • Symantec Endpoint Application Isolation memungkinkan pengguna untuk mengunduh dan menggunakan aplikasi apa pun secara aman dengan memastikan setiap aplikasi dibatasi untuk berlaku aman dan sesuai ketentuan. Melalui peningkatan visibilitas dan kecerdasan, aplikasi mencurigakan dapat diisolasi untuk mencegah tindakan tertentu yang dapat membahayakan endpoint. Pengisolasian aplikasi juga akan melindungi aplikasi yang dikenal baik dari gangguan untuk menghentikan penyerang mengeksploitasi potensi kerentanan.
  • Symantec Endpoint Cloud Connect Defense menghadirkan proteksi dinamis dengan memastikan integritas jaringan melalui VPN cerdas yang berbasis kebijakan untuk melindungi dari WiFi dan jaringan operator yang berisiko. Teknologi ini menyediakan lapisan perlindungan tambahan bagi perangkat dengan sistem operasi Windows 10.
  • Symantec Endpoint Threat Defense for Active Directory membantu memastikan pelaku penyerangan pada endpoint yang terkoneksi domain tidak dapat mengeksploitasi Active Directory untuk mendapatkan akses terhadap aset penting. Threat Defense untuk AD membatasi serangan pascaeksploitasi dengan mencegah pencurian kredensial dan gerakan lateral dengan kombinasi unik dari AI, penyamaran, dan metode forensik yang canggih untuk menahan serangan-serangan tersebut secara otomatis dan real-time. Produk baru ini dirancang setelah akuisisi Javelin Networks dan merupakan contoh lain dari kemampuan Symantec untuk secara cepat menggabungkan teknologi yang baru diakuisisi ke dalam portofolio Symantec yang komprehensif.

Kemampuan perlindungan dan Hardening endpoint ini akan semakin memperluas kepemimpinan Symantec dalam hal pengamanan endpoint yang telah diakui oleh para analis industri.

“Agar dapat menghentikan ancaman-ancaman paling canggih saat ini, tim keamanan membutuhkan lapisan keamanan terintegrasi yang menyulitkan penyerang untuk beroperasi,” ujar Art Gilliand, EV dan GM Enterprise Products, Symantec. “Dengan menambahkan inovasi perlindungan dan Hardening canggih ke dalam portofolio endpoint kami, kami membantu mengurangi percobaan serangan, serta menyulitkan penyerang untuk menembus dan bergerak secara lateral di dalam jaringan, yang merupakan bagian penting dari strategi Integrated Cyber Defense.

“Di Telit, kami selalu mencari solusi baru yang menarik dan efektif. Itulah mengapa kami sangat tertarik dengan Symantec Endpoint Threat Defense for Active Directory. Setelah melewati beberapa hari pembuktian konsep, kami melihat nilai dari solusi ini, yang membuat pilihan kami menjadi sangat mudah,” kata Mor Asher, Global IT and Information Security Manager.  “Kami dapat cepat melindungi endpoint perusahaan dengan lapisan keamanan yang unik dan efektif. Dengan hampir tidak ada dampak dalam hal performa dan produktivitas, kami memperoleh kapabilitas penting dalam mengatasi serangan mutakhir dengan tool yang jauh lebih baik dan secara signifikan mengurangi jam kerja yang diperlukan untuk menanggapi insiden.” 

Ketersediaan

Inovasi ini akan segera tersedia untuk pembelian sebagai tambahan dari Symantec Endpoint Protection atau sebagai bagian dari rangkaian solusi baru yang dirancang untuk penerapan yang mudah. Untuk informasi lebih lanjut, silakan mengunjungi:

Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 12, 2026 - 0

Stellar Blade Blood Rain Janjikan Karakter Protagonis Yang Lebih Kuat

Evie, protagonis baru untuk Stellar Blade: Blood Rain, dipastikan Shift…
June 12, 2026 - 0

Gears of War: E-Day Siapkan Campaign Dengan Durasi Terpanjang

The Coalition memastikan campaign di Gears of War: E-Day akan…
June 12, 2026 - 0

Roblox Diklaim Ingin “Jalan Damai” Untuk Ratusan Gugatan Keamanan Anak

Roblox diklaim ingin selesaikan lebih dari 150 gugatan terkait dugaan…
June 12, 2026 - 0

Xbox Kaji Ulang Strategi Console Next-Gen Mereka

Xbox sedang mengevaluasi kembali pendekatan untuk Project Helix, dengan faktor…