Lebih Dekat dengan Arsitektur RDNA (AMD Radeon RX 5700 XT dan RX 5700)

Radeon Software Improvement

RX5700 28s

GPU kencang akan beroperasi optimal dengan dukungan driver mumpuni. Driver AMD yang disebut AMD Radeon Software (Adrenalin 2019 Edition untuk saat ini) menawarkan sebuah set fungsi yang lebih dari sekadar driver saja.

Dari kemunculan Radeon Software beberapa tahun silam, tidak berlebihan untuk menyebut bahwa Radeon Software adalah paket driver GPU dengan fitur dan kemampuan customization terbanyak.

 

Fitur Radeon Software Adrenalin Umum

Secara singkat, Radeon Software sudah memiliki beberapa tool yang berguna seperti:

  • FRTC / Framerate Target Control : Mengatur Target Framerate ke tingkat tertentu
  • Radeon Chill: Mengatur mode power saving pada GPU secara dinamis berdasarkan in-game movement dan target framerate, membuat GPU lebih dingin dan hemat daya di skenario tertentu
  • Radeon Overlay / Performance Monitoring: Melihat berbagai informasi seputar GPU pada on-screen display overlay.
  • Radeon ReLive: Mengontrol fungsi gameplay streaming / recording.
  • Radeon Wattman: Mengatur berbagai variabel pada GPU, mulai dari clockspeed/overclocking di GPU/Memory, hingga ke pengaturan fan speed berdasarkan target temperatur.

Baca Juga: AMD Radeon Software Adrenalin 2019 Overview (di Radeon VII)

RadeonVII 5Driver 07

 

Berbarengan dengan Radeon RX 5700 series ‘NAVI’, AMD berniat menambahkan beberapa fitur lagi, berikut beberapa di antaranya yang layak jadi highlight:

 

AMD Radeon Anti-Lag (RAL)

RX5700 30

Menjaga framerate tinggi untuk gameplay optimal memang diperlukan, namun ada satu lagi faktor yang penting bagi gamer, yakni menjaga responsiveness dari game dengan memperkecil input-to-display response time.

Banyak istilah untuk menyebut hal ini, ada yang mengatakan ‘click-to-response time‘, ‘motion-to-photon latency‘, dan ada juga yang menyebutnya dengan ‘input lag’ – intinya semua ini adalah jarak antara input device ditekan (klik pada mouse, atau press pada keyboard/controller), sampai ada gerakan di layar.

 

Proses dari Input sampai Tampilan di Layar

Dalam sebuah game PC, umumnya proses ‘click-to-response’ ini bisa disederhanakan dengan urutan:

(catatan: ini adalah generalisasi dan bisa jadi kurang akurat mencerminkan kondisi sebenarnya)

  1. Input device ditekan User (baik pada controller atau keyboard/mouse),
  2. Input diterima CPU, lalu diproses sembari game engine yang berjalan menerjemahkan input tersebut
  3. Misal input menyebabkan ‘gerakan’, maka CPU memberikan perintah bagi GPU untuk bersiap me-render sebuah frame (draw call terjadi)
  4. GPU menyelesaikan render (dalam 16.7 ms untuk 60 FPS game, dan 33.3ms untuk 30 FPS game)
  5. Gambar dikirim ke monitor
  6. Monitor memproses gambar dan menampilkannya
  7. User melihat adanya ‘respon’ di layar

Dari 7 step di atas, framerate yang tinggi dengan GPU mumpuni tentu akan memperkecil click-to-response dari sebuah sistem dengan mengurangi waktu proses no.4 di atas (sebuah GPU yang merender game di 30 FPS membutuhkan waktu 33 ms untuk menggambar, sedangkan GPU yang lebih powerful dan sanggup menjalankan game di 60 FPS membutuhkan waktu 16ms saja), hanya masih banyak proses lain yang terjadi sampai gambar ditampilkan.

 

Radeon Anti-Lag : Kurangi Input Lag

AMD mengatakan bahwa mereka memiliki sebuah fitur untuk mencoba mengurangi waktu proses click-to-response, yang dinamakan Radeon Anti-Lag(RAL).

RX5700 32

 

Pada demo di stage E3 2019, Robert Hallock dari AMD mengatakan bahwa RAL adalah metode untuk mengurangi ‘input lag’ tanpa perlu mengubah framerate. Walau tidak menyebutkan secara detail bagaimana RAL bekerja, Scott Herkelman dari AMD sempat menyebutkan untuk mengurangi ‘lag’ antara GPU dan Monitor (yang berarti AMD bisa jadi mengurangi waktu proses no. 5 pada ilustrasi kami di atas).

Pada sebuah demo singkat dengan RTX 2070(kiri) dan RX 5700 XT(kanan), AMD mengaktifkan RAL dan membuat input lag drop dari sekitar 55ms ke 44 ms.

Radeon Anti-Lag OFF

RX5700 31

 

Radeon Anti-Lag ON

RX5700 31B

 

Dan ini list  beberapa game eSports lain untuk memperlihatkan perbedaan Radeon Anti-Lag ON vs OFF (pada Radeon RX 5700 XT).

RX5700 32B

 

Belum ada keterangan lebih lanjut dari AMD, namun sejauh ini Radeon Anti-Lag akan kompatibel dengan:

  • Semua AMD Radeon berbasis GCN dan RDNA
  • Game dengan API DirectX9 dan 11
  • OS Windows 7 atau Windows 10.

 

Radeon Image Sharpening (RIS)

RX5700 32C

Satu yang jadi sorotan adalah sebuah fitur untuk membuat gambar pada game lebih tajam, yakni AMD Radeon Image Sharpening (RIS). Saat fitur ini rilis, hanya bisa dijalankan pada RDNA GPU (Navi, RX 5700 series), hanya bisa dijalankan pada OS Windows 10, dengan game berbasis API DirectX 9, DirectX 12, dan Vulkan. Untuk melakukan Radeon Image Sharpening, AMD menggunakan teknik Contrast-adaptive Sharpening(CAS) dengan tambahan GPU Upscaling / Dynamic Resolution Scaling(Optional) untuk membuat gambar lebih tajam.

CAS akan bekerja optimal untuk memberikan detail extra pada gambar yang menjadi ‘soft’ karena pengaplikasian image enhancement seperti TAA, atau efek post-processing tertentu. AMD mengatakan bahwa RIS bisa dinyalakan hampir tanpa penalti performa sama sekali.

Berikut perbandingan RIS ON vs OFF (Game Strange Brigade):

RIS OFF

RX5700 33A

 

RIS ONRX5700 33B

 

RIS ON vs OFF Performance

Berikut perbandingan performa RIS ON vs OFF di berbagai game, sesuai hasil test AMD

RX5700 34
*klik untuk memperbesar

 

 

Halaman berikutnya – Preview Performance, Harga, dan Masa Depan Navi

RX5700 35A
Load Comments

Gadget

June 16, 2021 - 0

Review Tecno Spark 7 Pro: Murah dan Kencang di Harga Rp 1,8 Jutaan

TECNO Mobile, kami sadar kalau dalam beberapa bulan terakhir ini,…
June 9, 2021 - 0

Video Long Term Review Xiaomi Mi 11: Smartphone Xiaomi Terbaik

Awal tahun 2021, Xiaomi akhirnya mengumumkan perangkat Xiaomi Mi 11…
June 5, 2021 - 0

Jawab 30+ Pertanyaan Seputar Poco X3 Pro

Poco telah memperkenalkan Poco X3 Pro di pasar Indonesia sebagai…
June 5, 2021 - 0

Video Review Poco F3: Smartphone PremiumTermurah dan Kencang!

Poco F3 Sudah mulai dijual resmi di Indonesia. Berawal dari…

Laptop

July 24, 2021 - 0

Video – Review RedmiBook 15: Laptop Termurah Dengan Core i3 Gen-11

Xiaomi akhirnya resmi merilis laptop pertama mereka di Indonesia, yaitu…
July 19, 2021 - 0

Review ASUS ROG STRIX G15 Advantage Edition (G513QY) : Full AMD dengan Ryzen 9 5900HX + Radeon RX 6800M

Hasil Pengujian Test 1: Benchmark Sintetis Cinebench R15 – Max…
July 17, 2021 - 0

Review Lenovo Yoga Duet 7i: Laptop 2-in-1 Detachable dengan Kamera Terbaik

Baterai Untuk penguijan review Lenovo Yoga Duet 7i ini, kami…
July 14, 2021 - 0

Review Acer Predator Helios 300: Ngebut Banget!

Baterai Seperti biasa pada pengujian review Acer Predator Helio 300…

Gaming

July 29, 2021 - 0

Ekspansi M.2 SSD Internal PS5 Masuk Beta, SEAGATE Tawarkan Produk Pertama

Beberapa gamer memang harus membiasakan diri dengan kapasitas ruang yang…
July 29, 2021 - 0

Digimon Survive Kembali Ditunda, Kini Untuk 2022

Berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan Digimon Survive?…
July 29, 2021 - 0

Veteran Industri Game Racik Studio Baru – That’s No Moon

Hengkangnya beberapa talenta dari studio game raksasa yang karyanya dipuja-puji…
July 29, 2021 - 0

Neptunia X Senran Kagura: Ninja Wars Tuju Barat

Kolaborasi paling rasional yang sepertinya memang sudah dinanti para pencinta…