Direct Release: Huawei Andalkan Konektivitas, Komputasi, Platform, dan Ekosistem Baru untuk Perkokoh Fondasi Intelligent World 2030

Reading time:
February 27, 2020

Menjadi Konferensi Transformasi Digital Industrial pertama di Dunia yang Dapat diikuti Melalui Live Streaming

[Shenzhen, China, 27 Februari 2020] Virus Corona telah menjadikan World Congress (MWC) Barcelona 2020 batal digelar. Namun, Huawei tetap menyelenggarakan Konferensi Transformasi Industri Digital bertema “Hi, Intelligent World” yang mempertemukan tamu-tamu undangan dari berbagai negara, antara lain Inggris, Swiss, Amerika, Jerman, dan Italia, melalui live streaming.

Pada konferensi tersebut, Huawei menyampaikan dan mengupas lima tren yang diprediksikan bakal terjadi dalam kurun waktu 10 tahun dari sekarang. Huawei juga menyampaikan usulan adanya fondasi yang terbangun pada konektivitas, komputasi, platform, dan ekosistem yang baru. Ini juga akan memampukan tergelarnya pembangunan dan pemberdayaan berbagai industri, dari pembangunan perkotaan, manufaktur, energi, keuangan, hingga transportasi sebagainya.

Pada kesempatan yang sama, Masyarakat Ekonomi ASEAN, Shenzhen Airport Group, dan berbagai pihak lain juga menyampaikan pendapat, gagasan, serta pengalaman mereka terkait transformasi digital.

Di masa depan, arus informasi melalui teknologi informasi dan komunikasi yang baru seperti 5G, AI atau kecerdasan buatan, dan IoT akan mendukung terbangunnya fondasi kokoh seperti yang diharapkan. Dunia pada tahun 2030 akan bertransformasi menjadi semakin cerdas. Ada lima poin yang dipercayai Huawei akan menjadi penanda dekade baru tersebut:

1)    Di tataran pemerintahan, pemerintahan berbasis teknologi digital yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat luas akan dibangun agar mampu beradaptasi dengan kehidupan khalayak yang lebih baik;

2)    Di tataran perekonomian, robot-robot cerdas akan makin berperan dan menjadi bagian dari tenaga kerja masa depan;

3)    Dari sisi sosial, teknologi digital akan membantu terwujudnya kesetaraan kualitas pendidikan, kesehatan, dan layanan publik lainnya;

4)    Dari perspektif budaya, masyarakat akan terbebas jenis pekerjaan yang berat secara fisik, atau jenis-jenis pekerjaan yang repetitif. Fokus masyarakat dengan sendirinya akan beralih dari hal-hal yang hanya bernilai materi ke hal-hal yang punya mental value;

5)    Dari segi lingkungan, teknologi digital akan membantu meningkatkan efektivitas pengawasan dan pengendalian emisi karbon sehingga bumi akan semakin terlindungi.

Ma Yue
Ma Yue, Vice President of Huawei Enterprise Business Group

Ma Yue, Wakil Presiden Huawei Enterprise Business Group, mengatakan, “Dekade yang akan datang akan menjadi saksi pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Huawei percaya bahwa konektivitas, komputasi, platform, dan ekosistem yang baru akan menjadi fondasi yang kokoh bagi terbangunnya dunia yang cerdas pada tahun 2030. Ultra-broadband dan jejaring berkecepatan tinggi yang dibangun dengan 5G, Wi-Fi 6, dan komunikasi kuantum akan menjembatani kedua dunia fisik dan digital.”

“Model komputasi mutakhir ini akan dilengkapi dengan solusi full-stack untuk seluruh skenario, dari chip di lapis bawah, hingga pada algoritma di lapis paling atas. Solusi ini digunakan di lingkungan konsumer hingga bisnis, sebagai inti dari terbangunnya sebuah transformasi digital yang cerdas. Platform digital yang terkonvergensi dan terdistribusi yang menonjolkan efisiensi dan keterbukaan yang tinggi menjadikan pelanggan dapat fokus kepada keunggulan, diferensiasi, dan inovasi, sehingga mereka makin mampu berperan penting dalam mewujudkan transformasi digital di berbagai industri. Berdasarkan strategi, arsitektur, kebijakan, dan operasional (SAPO) enterprise, ekosistem terbaru ini menyediakan keahlian tunggal yang terintegrasi secara mendalam dengan berbagai keahlian dan dapat menawarkan solusi-solusi bisnis yang lebih komprehensif dan berorientasi kepada pelanggan,” lanjut Ma.

Dunia cerdas tahun 2030 tidak dapat terwujud tanpa transformasi digital lintas industri. Huawei telah memiliki pengalaman luas dalam membantu berbagai sektor industri, seperti pemerintahan, transportasi, keuangan, dan kelistrikan, dalam mewujudkan terselenggaranya transformasi digital pada masa sekarang dan masa depan melalui konektivitas, komputasi, platform, dan ekosistem yang baru. Saat ini, lebih dari 700 kota di seluruh dunia dan 228 perusahaan yang masuk ke dalam jajaran Fortune Global 500, termasuk 58 perusahaan yang masuk ke jajaran Fortune Global 100, telah memberikan kepercayaan kepada Huawei sebagai mitra dalam menggelar transformasi digital.

Dr. Aladdin D. Rillo, Deputy Secretary-General for ASEAN Economic Community, berkomentar, “Ekonomi digital ASEAN telah melambung ke angka 100 miliar dolar AS untuk pertama kalinya pada tahun 2019 dan diharapkan akan tumbuh melampaui 300 miliar dolar AS pada tahun 2025. Bagi pemerintahan, bisnis, dan masyarakat, transformasi digital bukan lagi hanya sebuah pilihan, namun sebuah keniscayaan untuk pemberdayaan ekonomi dan bisnis. Untuk kian mendorong terselenggaranya transformasi digital di ASEAN, saat ini berbagai inisiatif baru tengah diupayakan, seperti pengembangan ekosistem 5G, kerangka kerja untuk mobile roaming internasional, manufaktur cerdas, dan jaringan inovasi ASEAN. Namun, agar upaya kami berhasil, kami membutuhkan dukungan dari pemain-pemain swasta seperti Huawei, terutama dalam membangun ekosistem yang ramah inovasi, serta untuk menjawab isu-isu terkait big idea dan privasi data.”

Zhang Lixuan, GM of Digitalization Shenzhen Airport Group (SAG), pada kesempatan tersebut berbagai kisah sukses tentang bagaimana SAG berhasil melakukan transformasi digital dan membangun Bandar Udara (Bandara) yang cerdas. Transformasi digital Bandara adalah pekerjaan yang sangat kompleks, namun berkat visi “One Airport, One Dream”, SAG berhasil menciptakan sebuah pendekatan sistematis dalam membangun sebuah landasan udara yang sepenuhnya digital, di mana pengguna dapat menikmati pengalaman yang menakjubkan. SAG memilih Huawei sebagai mitra strategis dalam transformasi digital tersebut dan menggunakan Huawei Horizon Digital Platform yang dilengkapi sinergi antara cloud dengan jaringan.

Platform tersebut mengintegrasikan enam sumber daya teknologi informasi dan komunikasi, antara lain IoT, big data, kecerdasan buatan, video cloud, GIS dan ICP, untuk membangun empat sistem layanan yang komprehensif, yakni keamanan, kontrol operasional, layanan, dan manajemen. Tampilan operasional Bandar Udara dalam layar tunggal telah berdampak sangat signifikan: ketepatan waktu penerbangan bertambah menjadi 87% dan intelligent stand allocation dapat berjalan tuntas dalam hitungan detik. Hal tersebut dapat mengurangi jumlah penumpang bis jemput-antar sebanyak 4 juta orang per tahunnya. Berkat teknologi ini, Shenzhen Airport menjadi organisasi pertama dunia yang mempublikasikan studi kasus tentang platform New Experience in Travel and Technologies (NEXTT).

Dari sudut pandang keamanan, sistem terbaru ini memberikan kendali yang lebih akurat dan cerdas terhadap area terminal, landasan undara, area umum, dan area kargo. Dengan adanya solusi pengenalan wajah, pemeriksaan penumpang menjadi 60% lebih efisien, penumpang tidak perlu khawatir akan risiko kehilangan kartu identitas karena tidak perlu mengeluarkannya, dan dapat memenuhi persyaratan khusus untuk penumpang kelas bisnis.

Chen Kunte
Chen Kunte, former Chief Information Officer of China Merchants Bank and currently Digital Transformation Officer of Global Financial Services in Huawei’s Enterprise Business Group

Chen Kunte, mantan Chief Information Officer China Merchants Bank yang sekarang menjabat sebagai Chief Digital Transformation Officer of Global Financial Services, Huawei Enterprise Business Group, mengomentari perubahan-perubahan besar yang telah terjadi dalam industri perbankan Tiongkok. Di masa depan, sebuah aplikasi yang sederhana akan melampaui batasan-batasan konvensional, berubah menjadi sebuah ekosistem yang mengintegrasikan pelanggan ritel dan korporat dan membawa layanan perbankan ke dalam lingkungan digital. Ini berbeda dengan konsep terdahulu di mana transformasi digital di dunia perbankan hanya diterjemahkan sebagai penggantian teknologi pada sistem aplikasi inti. Namun, Chen percaya bahwa transformasi digital yang sesungguhnya adalah proses peleburan antara teknologi informasi dan tim kerja yang menghasilkan kelincahan berbisnis.

Di masa depan, 5G akan menjadi penggerak di balik perkembangan-perkembangan yang signifikan terhadap kapasitas aplikasi yang akan membawa layanan-layanan perbankan ke dalam dunia digital sehingga kantor cabang dan manajer akan berhubungan dengan nasabah ritel dan korporat secara lebih reguler. Ia menjadikan China Merchants Bank sebagai contoh. Bank tersebut mendirikan cloud pribadi serta mobile platform dan membuka host function untuk mengatur alat dan pengguna, dan juga mengendalikan keamanan jaringan. China Merchants Bank juga membangun platform big data dengan arsitektur, kecerdasan buatan dan machine learning kepada seluruh matarantai bisnis untuk menambah pengendalian risiko kredit. Lebih jauh lagi, bank tersebut juga melaksanakan migrasi aplikasi menuju cloud, membuat pengalaman pelanggan semakin nyaman dan mendukung inovasi layanan secara terus-menerus.

Liu Jianming, Director of the Expert Committee on Smart Grid Technology and Equipment dari Kementerian Industri dan Teknologi Informasi Tiongkok, percaya bahwa sistem daya di masa depan akan mengintegrasikan teknologi digital dengan sumber daya tradisional. Ketika kegunaan teknologi digital kian banyak ditemukan dalam kultivasi daya listrik, sistem-sistem masa depan akan berevolusi menuju prinsip “konektivitas universal, interaksi cerdas, fleksibilitas tinggi, dan keamanan serta kontrol yang kokoh.”

Dalam pidatonya, Liu memperkenalkan beberapa praktik transformasi digital dalam industri daya listrik Tiongkok. Pada tahun 2019, Qinhai Green Energy Cloud Network Control Platform and Big Data Center mendukung provinsi Qinhai dalam penggunaan energi yang 100% bersih selama 15 hari berturut-turut. Ketika diterapkan pada transmisi daya dan jasa distribusi, teknologi kecerdasan buatan telah meningkatkan efisiensi dalam inspeksi serta identifikasi perlengkapan sebanyak 90%. Teknologi informasi dan komunikasi mendukung infrastruktur pengisian daya publik di Tiongkok, dimana lebih dari 500.000 kendaraan listrik ditargetkan bertumbuh menjadi 6,18 juta pada penghujung tahun.

Baru-baru ini, wabah Coronavirus telah menjadi perhatian komunitas internasional. Subsidiary di provinsi Zhejiang, Jiangsu, dan Sichuan telah menganalisa indeks daya dari pengoperasian kembali enterprise berdasarkan big data jaringan listrik. Pemerintah lokal tempatan sangat terbantu dengan adanya gambaran tentang berproduksinya kembali perusahaan-perusahaan lokal.

Kami merasa sangat terhormat dapat berperanserta dalam setiap upaya pengembangan dan pembangunan di era yang serba cerdas dan mengesankan ini. Strategi Huawei Enterprise Group yang dinamakan “Platform + AI + Ecosystem” berfokus kepada pembangunan sinergi  dengan mitra ekosistem, pemerintahan, dan enterprise untuk membangun sebuah landasan yang kokoh bagi terbangunnya dunia baru yang cerdas dengan konektivitas, komputasi, platform, dan ekosistem baru, serta bersama-sama merealisasikan tekad dalam mewujudkan sebuah era baru yang cerdas.

Untuk mendapatkan informasi lebih lengkap tentang Huawei Industrial Digital Transformation Conference, silakan mengunjungi: https://e.huawei.com/topic/mwc2020/en/index.html?ic_medium=hwdc&ic_source=ebg_EEBGHQ205001G&source=ebg_banner&ic_content=mwc2020_cn

Share
Tags:

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 29, 2026 - 0

Valve Tambahkan Dukungan CD Drive ke Steam Frame dalam Hitungan Menit

Valve tambahkan dukungan CD drive ke kernel Steam Frame setelah…
October 29, 2026 - 0

Sony Hadiahkan US$50 Ribu Untuk Hacker Penemu Komponen Jailbreak

Sony membayar hadiah US$50.000 untuk hacker yang melaporkan celah keamanan…
October 29, 2026 - 0

Epic Games Akan Latih AI Untuk Dukung Unreal Engine

Epic Games akan mengubah EULA Unreal Engine agar game yang…
October 29, 2026 - 0

Nintendo Switch 2 Lite Dikabarkan Pakai Chip Samsung yang Hemat Daya

Nintendo Switch 2 Lite dirumorkan memakai platform Samsung 8LPU+ yang…