Bardi: Smart Home Bekerja Otomatis

Reading time:
August 28, 2020

Pernah membayangkan bagaimana jika perangkat smart home bisa bekerja secara otomatis tanpa diperintah lebih dulu? Saklar menghidupkan lampu saat kita mendekati rumah dan mematikannya saat kita menjauh. Atau AC menyala saat suhu udara memanas? Banyak otomatisasi yang bisa dilakukan di mana semua hal tersebut tentunya akan membuat hidup kita kian mudah.

Smart Home 2

Pembahasan kali ini akan mengulas tentang Automation dari produk Bardi Smart Home, di mana produk brand lokal ini memang memfokuskan diri untuk memberikan perangkat-perangkat pendukung smart home.

Bardi Smart Home

Bardi merupakan merk lokal Indonesia yang memiliki fokus terhadap perangkat pendukung Smart Home, di mana Bardi sendiri sudah menyediakan perangkat Smart Home untuk bisa dibeli di seluruh wilayah Indonesia. Pada video Bardi sebelumnya, kami sempat membahas beragam produknya seperti Smart Bulb, Smart Portable Plug, Smart Wall Socket, Smart Extension Power Strip, dan lain sebagainya.

Smart Wall Socket White Set 1

Untuk dapat mengontrol perangkat Bardi, bisa dilakukan lewat aplikasi di perangkat Android atau iOS, dan bisa juga dilakukan melalui internet. Jadi secara logikanya, perangkat Bardi ini bisa dikontrol dari mana saja, selama ada konektivitas internet yang berjalan.

Voice

Tak hanya itu, perangkat Bardi juga memiliki kompatibilitas dengan Amazon Alexa, Google Assistant, dan Siri. Tapi, menghubungkan semua perangkat Bardi dengan konektivitas tersebut masih butuh dikontrol secara manual oleh penggunanya. Pertanyaannya, apakah ada cara untuk bisa mengontrol seluruh perangkat ini yang lebih modern? Jawabannya, ada, dengan memanfaatkan Automation.

 

Informasi lengkap mengenai produk Bardi Smart Home bisa dilihat di situs resmi mereka: https://bardi.co.id/

Home Automation dengan Bardi Smart Home

App

Home Automation yang dimaksudkan di sini kurang lebih artinya membuat perangkat smart home untuk melakukan suatu fungsi secara otomatis ketika terdapat trigger/pemicu tertentu yang telah diatur. Trigger dan fungsi apa yang akan dilakukan ini dapat ditentukan oleh si pengguna dengan sekali atur untuk perangkat melakukan automation tersebut. Sebagai informasi, produk Bardi yang digunakan sebagai contoh Home Automation ini sudah mampu menawarkan fitur canggih nan modern tersebut.

Schedule After Schedule Before

Contoh sederhana dari Automation adalah “Schedule”, di mana artinya fungsi otomatis yang akan dijalankan ini memiliki “waktu” sebagai trigger atau pemicunya. Seperti misalnya, Bardi Smart Bulb bisa diatur untuk otomatis menyala atau mati di jam tertentu. Tingkat brightness juga bisa diatur agar secara otomatis ditingkatkan atau dikurangi pada jam-jam tertentu yang diatur oleh penggunanya. Pola ini akan terus berulang setiap hari dan membuat perangkat smart home dapat bekerja secara otomatis tanpa ada campur tangan penggunanya.

Memafaatkan Automation di Bardi Smart Home

Fungsi otomatis yang dapat diatur di Bardi Smart Home tentunya tidak hanya waktu saja yang bisa jadi pemicunya. Pada aplikasi Bardi Smart Home, pengguna dapat melakukan beragam pengaturan utnuk automation dengan trigger yang jauh lebih bervariasi, misalnya:

1. Trigger Status Perangkat

Di sini, pengubahan status fungsi sebuah alat bisa digunakan sebagai trigger untuk menjalankan automation tertentu. Misalnya, ketika salah satu Smart Bulb dimatikan, maka otomatis Smart Bulb lain yang terpasang juga bisa mati secara otomatis. Atau misalnya, Door Sensor mendeteksi kondisi tertentu, lampu juga bisa menyala otomatis.

P1110091.MP4 snapshot 00.30 P1110090.MP4 snapshot 00.08 P1110087.MP4 snapshot 00.10 Multi Layer Automation

2. Trigger Kondisi Cuaca

Trigger ini jelas memanfaarkan informasi cuaca di tempat tinggal atau lokasi perangkat Bardi Smart Home berada, di mana pengaturan ini memiliki beberapa jenis trigger cuaca yang berbeda untuk Bardi Smart Home.

Weather Triggers

Pengaturan trigger cuaca yang dapat dilakukan misalnya seperti suhu udara, tingkat kelembaban, cuara (panas, mendung, hujan), sunset atau sunrise, serta wind speed. Skenarion penggunaan bisa dipakai misalnya sebagai berikut:

  • Suhu udara bisa digunakan sebagai trigger untuk AC di rumah. Saat suhu udara berubah, misalnya lebih tinggi dari angka tertentu, pengguna bisa mengatur agar AC secara otomatis dihidupkan, sehingga suhu di dalam rumah tidak jadi terlalu panas.
  • Sunrise/sunset bisa digunakan sebagai trigger untuk mematikan/menyalakan beberapa lampu, baik untuk Bardi Smart Bulb maupun lampu biasa dengan Smart Wall Switch.
  • Kelembaban udara bisa digunakan untuk trigger air humidifier yang terhubung ke Smart Portable Plug/Smart Wall Socket
  • Kondisi cuaca juga bisa digunakan untuk trigger beberapa perangkat di rumah, seperti lampu, AC, dan lain sebagainya.
Weather Temp Weather Humidity

3. Trigger Lokasi

Trigger ini memanfaatkan GPS pada smartphone, di mana pengguna dapat mengatur agatr perangkat Bardi Smart Home menjalankan fungsi ketika pengguna mendekat/masuk atau menjauh/meninggalkan area tertentu. Sebagai contohnya, pengguna dapat mengatur apabila sudah dekat dengan rumah, maka perangkat lampu dan AC akan menyala secara otomatis. Bisa juga berlaku kebalikannya ketika pengguna meninggalkan area rumah, lampu dan AC akan otomatis mati.

Location Automation Location Before Location After

4. Kombinasi Automation

Tentunya, trigger yang dapat diatur tidak hanya bisa digunakan satu jenis saja, tetapi mampu dikombinasikan untuk melakukan automation. Misalnya, pengguna dapat mengatur automation tertentu untuk dijalankan otomatis hanya pada hari tertentu saja lewat trigger schedule. Bisa juga diatur agar dapat menyalakan lampu rumah berdasarkan schedule tertentu dan jika penggunanya aktif masuk ke area tempat tinggal.

Multi Layer Automation 2 Multi Layer Automation

Dengan opsi dan kombinasi pengaturan yang luas tersebut, pengguna bisa menyesuaikan kapan perangkat Bardi Smart Home ini bisa aktif, atau mengubah status operasi perangkatnya sesuai dengan kebutuhan yang ada.

Lebih jelasnya lagi, simak video pembahasan soal Automation di rumah berikut ini:

Load Comments

Gadget

May 6, 2021 - 0

Rekomendasi Smartphone Lebaran 2021: Harga Rp 5-7 Juta

Setelah membahas rentang harga Rp 10 jutaan keatas, Rp. 7…
May 6, 2021 - 0

Rekomendasi Smartphone Lebaran 2021: Harga Rp 7-10 Juta

Setelah sebelumnya kami membahas mengenai rekomendasi smartphone tebaik di harga…
April 30, 2021 - 0

(VIDEO) Review Bose SleepBuds 2: Kualitas Tidur Jadi Lebih Baik

TWS tapi dipakainya untuk tidur? Ya, Bose Sleepbuds 2 yang…
April 22, 2021 - 0

Review Poco X3 Pro: Terlalu Murah & Kencang!

Poco baru saja mengumumkan jajaran produk terbarunya, di mana salah…

Laptop

May 17, 2021 - 0

Review MSI Stealth 15M: Laptop Gaming Ultraportable, Sangat Tipis, Sangat Ringan

Laptop ini tak hanya ringan dan tipis, tetapi juga punya…
May 1, 2021 - 0

Review Huawei Matebook D 15 (2021): Laptop Layar Lebar yang Ringan dan Tipis

Huawei kembali menghadirkan laptop uniknya. Laptop berlayar lebar yang ringan,…
April 26, 2021 - 0

Review MSI GP66 Leopard: Performa Premium dengan RTX 3060!

MSI baru saja mengumumkan kehadiran laptop gaming terbarunya, MSI GP66…
April 25, 2021 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo 15 SE (GX551QM): Laptop Gaming Dua Layar, Tipis dan Kencang!

Setelah sebelumnya kami telah memberikan review untuk laptop dua layar…

Gaming

May 17, 2021 - 0

Genshin Impact Unjuk Aksi Waifu Teranyar – Eula

Ekonomi berbasis Waifu adalah strategi terbaik yang bisa ditawarkan oleh…
May 17, 2021 - 0

Ratchet & Clank: Rift Apart Rampung

Pengumuman tanggal rilis memang tidak lagi jadi informasi yang bisa…
May 17, 2021 - 0

Story of Seasons Tuju Mobile

Sebuah kenyataan yang tidak bisa terbantahkan, ada alasan mengapa banyak…
May 17, 2021 - 0

Playstation Studios Kini Punya Halaman Steam Sendiri

Sudah bukan rahasia lagi sepertinya bahwa Sony memang tertarik untuk…