Review MSI Modern 14: Laptop Bisnis, Bisa Diajak Gaming dan Editing

Author
Irham
Reading time:
October 21, 2020

MSI baru saja meluncurkan line up baru untuk segmen Business & Productivity. Dan salah satu produknya adalah laptop MSI Modern 14 yang telah hadir di meja pengujian Jagat Review.

Perangkat ini dibuat dengan mempertimbangkan produktivitas dan mobilitas penggunanya. Baik dari segi desain dan ergonomi yang dibuat ramping dan ringan, serta performa yang reliable menggunakan prosesor Intel Core generasi ke-10 dan kartu grafis GeForce MX330.

Penasaran seperti apa kemampuan dari MSI Modern 14 yang harganya kurang dari Rp 12 juta ini? Simak review lengkap MSI Modern 14 berikut ini

Desain

Desain dari MSI Modern 14 mungkin berbeda dari produk MSI yang sering kita lihat. Mengambil segmen Business & Productivity, MSI menyesuaikan produk terbarunya ini dengan desain yang ramping dan juga ringan. Tentunya untuk menunjang mobilitas bagi penggunanya.

review MSI Modern 14 1

Material yang digunakan yaitu Aluminium, yang tentunya memberikan bobot yang ringan akan tetapi kokoh. Dan MSi merancang body perangkat ini dengan memenuhi Memenuhi standar militer MIL-STD 810G. Sebenarnya produk ini terlihat sederhana, mirip dengan MSI Prestige 14 yaitu dengan desain polos dan logo naga MSI di bagian belakang.Review MSI Modern 14

 

Bentuk form factornya Clamshell dimana pengguna bisa membentangkan  layar hingga 180 derajat. Untuk pilihan warna yang tersedia adalah Blue Stone dan Onyx Black.  Keduanya tampak elegan dengan warna metalik yang kontras.

Review MSI Modern 14

Dimensinya sendiri memiliki panjang – 31.9 cm, Lebar – 22.2 cm dan Tebal – 1.69 cm. Bobotnya cukup ringan untuk ukuran layar 14 inci, yaitu hanya 1,29 Kg. Bersama dengan adaptor charger 190gram, saat berpergian pengguna akan membawa beban seberat  1,48 Kg.

review MSI Modern 14 3 review MSI Modern 14 4

MSI Modern 14 membekali diri dengan panel IPS-Level, berukuran 14 inci dengan resolusi  Full HD (1920 x 1080). Tingkat kecerahannya mencapai 300 nits, dengan akurasi warna mendekati 100% sRGB. Ini tentunya cocok digunakan untuk editing foto dan video ringan.

Review MSI Modern 14

Bingkai layarnya terlihat cukup tipis, yaitu dengan ketebalan 5,7mm pada sisi bagian kanan dan kiri. Screen to body rasio mencapai 90%. Saat layar dibuka,  bodi bagian Keyboard mengangkat sekitar 5 derajat. Terdapat bumper rubber pada bagian bawah layar.

Layar dapat dibuka hingga 180 derajat dengan fitur Flip n Share. Yaitu terdapat tombol shortcut (Tombol F12) yang dapat digunakan untuk merotasi tampilan layar 180 derajat. Ini akan memudahkan saat ingin memperlihatkan layar ke lawan bicara.

Review MSI Modern 14

Layar laptop ini juga dilengkapi dengan teknologi MSI True Color, yang berfungsi untuk merubah mode dan temperatur warna sesuai penggunaan. Terdapat  4 Preset + 1 Preset kustom yang dapat dipilih, diantaranya sRGB, Office, Movie, Anti-Blue, dan Customize.

Di bezel bagian atas layar terdapat kamera webcam dengan resolusi 720p/30fps. Selain itu untuk fitur audionya, laptop ini dilengkapi dengan 2 speaker stereo 2W yang disokong dengan software pengaya Nahimic, dengan berbagai preset Audio. Kualitas suara yang ditawarkan cukup memuaskan, tidak jelek namun juga tidak begitu isitimewa.

 

review MSI Modern 14 review MSI Modern 14 8

Layout keyboard yang ditampilkan mirip seperti pada Layout mirip seperti keyboard MSI Prestige 14. Keyboard memiliki travel distance sebesar 1,5mm, dengan backlit berwarna putih serta dengan 3 tingkat kecerahan yang dapat diatur menggunakan tombol F8 atau melalui Software Creator Center.

review MSI Modern 14

Sementara posisi Touchpad, berada agak  ke kanan dari spacebar. Ya, touchpad cenderung center to laptop, yang mungkin MSi lebih mengutamakan estetika ketimbang desain ergonomi. Berbeda dengan laptop lain yang menempatkan Touchpad berada persis sejajar dengan tombol space bar. Tidak terdapat tombol kanan-kiri pada touch pad, namun toucpad ini telah mendukung Windows Precision Driver.

review MSI Modern 14

Konektor yang tersedia pada perangkat laptop MSI Modern 14 antara lain yaitu:

  • Kiri
    review MSI Modern 14

    • DC-IN
    • 1x HDMI
    • 1x USB 3.1 Gen 2 Type-C
    • Micro SD Card Reader
  • Kanan
    review MSI Modern 14 12

    • 1x Audio Jack Combo 3.5 mm
    • 2x USB 2.0

Spesifikasi 

Untuk mesin utamanya, laptop ini menawarkan spesifikasi yang cukup menjanjikan. Diantaranya prosesor Intel Core i5-10210U (Comet Lake- 14nm) yang memiliki 4-Core/8-Thread dengan Base 1.6 GHz/Max Turbo 4.2 GHz, 6 MB Intel Smart Cache serta TDP 15W

Di bagian memorinya, menggunakan RAM 8 GB DDR4-2666 SODIMM Single Channel. Ya, laptop ini hanya menyediakan satu slot single channel. Namun setidaknya pengguna masih dapat mengupgradenya hingga kapasitas 16GB. Tidak seperti laptop single Channel lainnya yang menggunakan RAM on Board tersolder. Sementara untuk storagenya tersedia 512 GB SSD PCIe NVMe bagi pengguna.

review MSI Modern 14

Aspek grafis menjadi bagian paling menarik, karena perangkat ini selain menggunakan Intel UHD Grpahics secara terintegerasi, juga disokong dengan Nvidia  GeForce MX250 dengan 384 CUDA Cores. Kartu grafis ini tentunya cukup mumpuni tak hanya untuk kebutuhan kerja tetapi juga untuk casual gaming.

review MSI Modern 14

Disisi konektivitas terdapat Intel Wi-Fi AC 9560, yang juga  mendukung MU-MIMO dan Gigabit Wi-Fi. Selain itu terdapat pula konektivitas nirkabel Bluetooth v5.0.

Untuk aspek software, laptop ini juga didukung dengan software Creator Center. Terdapat opsi “Creator Mode” yang dapat mengatur prioritas performa untuk program tertentu. 2 Preset opsi Creator Mode yang tersedia yaitu:

  • User Priority – Pengguna dapat memilih secara manual software yang diprioritaskan
  • Real Time – Prioritas performa diatur secara otomatis untuk software yang sedang dijalankan

Terdapat pula opsi pengaturan performa laptop dengan 4 preset diantaranya:

  • High Performance
  • Balance
  • Silent
  • Super Battery

Tak hanya soal performa, sofware ini juga menghadirkan opsi  pengisian baterai yang diantaranya yaitu

  • Best for Mobility – baterai akan dicharge hingga 100%
  • Balance – baterai akan berhenti dicharge di 80%, dan diisi kembali saat 70%
  • Best for Battery – baterai akan berhenti dicharge di 60% dan diisi kembali saat 50%
Load Comments

Gadget

June 16, 2021 - 0

Review Tecno Spark 7 Pro: Murah dan Kencang di Harga Rp 1,8 Jutaan

TECNO Mobile, kami sadar kalau dalam beberapa bulan terakhir ini,…
June 9, 2021 - 0

Video Long Term Review Xiaomi Mi 11: Smartphone Xiaomi Terbaik

Awal tahun 2021, Xiaomi akhirnya mengumumkan perangkat Xiaomi Mi 11…
June 5, 2021 - 0

Jawab 30+ Pertanyaan Seputar Poco X3 Pro

Poco telah memperkenalkan Poco X3 Pro di pasar Indonesia sebagai…
June 5, 2021 - 0

Video Review Poco F3: Smartphone PremiumTermurah dan Kencang!

Poco F3 Sudah mulai dijual resmi di Indonesia. Berawal dari…

Laptop

September 6, 2021 - 0

Review Acer Nitro 5 (AN515-57): Super Kencang, Dingin dan Ada Thunderbolt

Lagi-lagi tim Jagat Review kedatangan laptop Acer Nitro 5 AN515-57…
September 1, 2021 - 0

Review Lenovo ThinkPad X1 Nano: Mungil, Ringan, Kencang, Lengkap dan Keren!

Kali ini tim Jagat Review kembali kedatangan laptop terbaru dari…
August 30, 2021 - 0

Cara Maksimalkan Produktivitas di Laptop Huawei dan Ekosistemnya

Dari segi spesifikasi Hardware, Laptop Huawei memang tidak banyak berbeda…
August 27, 2021 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus M16 (GU603): Tipis, Ringan, Kencang Parah!

Kali ini tim Jagat Review kedatangan laptop gaming terbaru dari…

Gaming

September 20, 2021 - 0

“Proyek Penting” Pertama Ulang Tahun 25 Persona Berisikan Konser dan Streaming Anime di Jepang

Hype adalah kata yang tepat untuk menjelaskan apa yang berhasil…
September 20, 2021 - 0

Dev. Detroit Become Human Racik Game Star Wars?

Developer yang berfokus mengembangkan game dengan genre “interactive story” memang…
September 20, 2021 - 0

Otak Balan Wonderworld Belajar Bikin Game Sendiri

Berapa banyak dari Anda yang mengenal sosok Yuji Naka? Di…
September 20, 2021 - 0

RPG Baru SEGA Ternyata Game Mobile, Dihujani Dislike

Salah timing? Atau berbagi panggung dengan developer yang salah? Apa…