Hands-on Review: MSI GeForce RTX 3090 Gaming X TRIO 24G

Reading time:
November 2, 2020

GeForce RTX 3090 merupakan seri tertinggi dari lini produk GeForce RTX 30-series ‘Ampere’. NVIDIA menyebutkan bahwa GeForce RTX 3090 begitu powerful, hingga mereka memberinya gelar ‘The World’s First 8K Gaming GPU‘, yang sanggup menjalankan Game pada resolusi 8K (walau di kondisi ini DLSS harus aktif). Dengan potensi performa tinggi, harganya pun tidak main-main. GPU yang rilis resmi tanggal 24 September lalu ini dihargai cukup premium dengan kisaran mulai USD 1499 (versi reference ‘Founders Edition’).

NVIDIA GeForce RTX 3090 Founders Edition

Seperti berbagai GPU NVIDIA lainnya, RTX 3090 akan datang dengan Versi ‘reference’ dari NVIDIA (disebut ‘Founders Edition’), dan juga versi custom dari berbagai AIB(Add-in Board) partner. Versi custom ini biasanya dilengkapi solusi cooling yang lebih baik, dan bisa juga mendapat konfigurasi pre-overclocked dengan boost clock dan Power Limit lebih tinggi.

Kali ini, telah hadir sebuah GeForce RTX 3090 versi custom besutan MSI, yakni MSI GeForce RTX 3090 Gaming X Trio 24G. Graphics Card ini memiliki desain dan bentuk fisik cukup identik dengan MSI GeForce RTX 3080 Gaming X Trio 10G yang pernah diuji sebelumnya di lab JagatOC :

Dimensi dan Tampilan 3090 & 3080 Gaming X Trio cukup serupa

 

Baca Juga:

Hands-On & Overclocking – MSI GeForce RTX 3080 Gaming X Trio

Kami akan melakukan serangkaian pengujian dan analisis pada MSI GeForce RTX 3090 Gaming X Trio di sesi review singkat ini – mari simak bersama!

 

Tampilan Fisik

Box

 

Card (front)

 

Card (backside)

Decoupling / Bypass Capacitor

 

Display I/O ( 3x DP 1.4a, 1x HDMI 2.1)

Anti-Bending Support Bracket

 

 

Cooler – TORX FAN 4.0

 

 

Cooler – Heatsink & Heatpipe

NVLink Bridge connector

 

3×8-pin PCIe Power Connector

 

RGB – MSI Mystic Light

 

Spesifikasi

 

Mari lihat spesifikasi card ini, saat dibandingkan dengan versi ‘reference’ (FE)

Tabel Spesifikasi – Reference

GPU-Z : MSI GeForce RTX 3090 Gaming X Trio 24G

 

Graphics Card RTX 3090 versi custom dari MSI ini dilengkapi spesifikasi yang sedikit lebih tinggi dari spesifikasi dasar NVIDIA, yang berbeda adalah:

  • Rating Boost Clock (NVIDIA di 1695Mhz, MSI Gaming X Trio di 1785Mhz)
  • Power Limit RTX 3090 dari NVIDIA ada di 350W, MSI Gaming X Trio diberikan 370W, dan bisa ditingkatkan ke 380W.

 

Jumlah shader unit dan juga Rating Memory-nya sama dengan spesifikasi NVIDIA, MSI RTX 3090 Gaming X Trio memiliki 10496 Shader Unit, dan memory-nya menggunakan 24 GB GDDR6X 19.5 Gbps. Chip RTX 3090 dibuat berdasarkan chip GA102, yang dibuat dengan fabrikasi Samsung 8N NVIDIA Custom.

Seperti versi 3080-nya, MSI RTX 3090 Gaming X Trio dilengkapi dengan konektor daya 3×8-pin PCIe, pilihan desain ini nampaknya wajar mengingat rating TDP / Power Limit dari GPU ini diberikan pada 370W. MSI sendiri menyarankan penggunaan PSU dengan rating minimal 750W untuk GPU MSI RTX 3090 ini.

 

Catatan :  ‘2x CUDA Cores’

NVIDIA Ampere memiliki sedikit perubahan pada desain SM(streaming multiprocessor) mereka.

Yang tadinya setiap SM pada Turing itu bisa menangani 64 total concurrent INT + FP32 operation, SM pada Ampere memiliki sebuah tambahan datapath untuk bisa menangani 64 INT + 64 FP32, ATAU bisa juga menangani 64 FP32 + 64 FP32 (total 128 FP32 operation).

Ini yang membuat NVIDIA punya cara berbeda menghitung jumlah “CUDA Cores” (a.k.a shader unit) di Ampere. Yang Biasanya CUDA Cores di Pascal/Turing itu ada 64 unit per SM, di Ampere ini dihitung sebagai 128 Unit per SM, karena dengan jumlah FP32 operation yang ‘double’ sesuai penjelasan di atas.

Jadi sebuah Turing yang memiliki Total 68 SM per GPU seperti RTX 2080 Ti dihitung memiliki ‘4352 CUDA Cores’, sedangkan RTX 3080 yang juga memiliki 68 SM dihitung memiliki ‘8704 CUDA Cores’, terlihat lebih banyak di atas kertas.

NVIDIA mengatakan bahwa Ampere bisa memproses operasi FP32 ‘hingga 2x lebih cepat’ karena unit yang memprosesnya 2x lebih banyak, dan tentunya jumlah ‘CUDA Cores’ yang dihitung lebih banyak ini membuat perhitungan TeraFLOPS di RTX 30-series  menjadi sangat fantastis (Hampir 30 TFLOPS pada RTX 3080, dibanding RTX 2080 Ti yang hanya memiliki kisaran 13 TFLOPS-an), TAPI ini TIDAK selalu membuat Ampere akan selalu lebih cepat dari Turing sampai 2x-nya hanya karena perhitungan Teraflops-nya tinggi.

Graphics load pada game akan memiliki berbagai instruksi/operasi, tidak semuanya merupakan FP32 operation dan merupakan campuran dari berbagai operasi, sehingga ‘2x FP32’ yang dihitung NVIDIA ini tidak akan selalu membuat Ampere 2x lebih cepat dari TuringJadi, jangan hanya lihat jumlah ‘CUDA CORES’ saat membandingkan arsitektur Ampere dan Turing.

 

 

 

Ruang Lingkup Pengujian & Testbed

Spesifikasi Testbed

Berikut spesifikasi PC yang kami gunakan untuk menguji:

  • Prosesor: AMD Ryzen 9 3900X
  • Motherboard: MSI X570 GODLIKE
  • RAM: G.Skill TridentZ RGB DDR4-3600CL16 2x8GB
  • SSD (OS) : A-DATA SX8200 PRO 1TB nvme Gen3 x4 SSD
  • SSD (Game + App): Corsair MP600 2TB nvme Gen4 x4 SSD
  • PSU: Corsair AX1200i PSU
  • CPU Cooler: Corsair H105 240mm AIO
  • Case: Tanpa Casing, OpenBenchTable (ambient monitored at 25 C)
  • OS: Windows 10 64-bit, version 1909

 

Ruang Lingkup Pengujian

Sesi uji singkat kali ini akan melingkupi:

  • Analisis – Boost Clock saat Load
  • Uji Temperature / Power
  • Uji Performa dengan Game 4K (rasterization) – dengan MSI RTX 3080 Gaming X Trio sebagai pembanding

 

Catatan – Tuning dengan MSI Afterburner

Semua tuning yang kami kerjakan di Graphics Card ini dikerjakan dengan tool MSI Afterburner.

Tuning yang bisa dilakukan cukup sederhana :

  • Power Limit Slider bisa digeser untuk power ekstra (hanya bisa sampai 102% karena card ini defaultnya 370W dengan Max 380W)
  • Lalu Core Clock bisa ditambah (offset) dari kondisi defaultnya. Perlu diingat penambahan clock 100Mhz pada slider belum tentu menghasilkan extra clock 100 Mhz juga karena bisa jadi ada faktor lain seperti Power Limit.
  • Memory Clock juga bisa di-offset, hanya saja Anda perlu tahu bahwa nilai penambahannya tidak dilakukan dalam satuan Mhz. Dengan kondisi 1219 Mhz sebagai nilai default GDDR6X (19Gbps), menambahkan nilai Memory clock hingga +500 di sini akan menghasikan clock memory yang naik hanya 62 Mhz saja hingga total menjadi 1281 Mhz (GDDR6X ~ 20.5 Gbps).
  • Tentu, Fan Speed bisa diatur sesuai keinginan. Batas wajar menurut kami adalah sekitar 1900- 2000 RPM di 60%.

 

 

Mari mulai!

Load Comments

Gadget

January 4, 2021 - 0

Review Samsung Galaxy A12: Kamera Keren, RAM dan Storage Besar

Tidak semua smartphone dirancang untuk menjadi smartphone gaming, seperti yang…
December 7, 2020 - 0

Smartphone Terbaik 2020: Rp 3 – 4 Juta

Kalian sudah menyaksikan daftar smartphone terbaik 2020 versi kami? Setelah…
November 28, 2020 - 0

Review Vivo V20 SE: Desain Mewah, Produktivitas Lengkap

Setelah sebelumnya kami melakukan review untuk produk Vivo V20, kini…
November 26, 2020 - 0

Gaming Test Snapdragon 665: Masih Layakkah di 2020?

Snapdragon 665 adalah SoC kelas menengah yang cukup berjaya di…

Laptop

January 4, 2021 - 0

Review Samsung Galaxy A12: Kamera Keren, RAM dan Storage Besar

Tidak semua smartphone dirancang untuk menjadi smartphone gaming, seperti yang…
December 7, 2020 - 0

Smartphone Terbaik 2020: Rp 3 – 4 Juta

Kalian sudah menyaksikan daftar smartphone terbaik 2020 versi kami? Setelah…
November 28, 2020 - 0

Review Vivo V20 SE: Desain Mewah, Produktivitas Lengkap

Setelah sebelumnya kami melakukan review untuk produk Vivo V20, kini…
November 26, 2020 - 0

Gaming Test Snapdragon 665: Masih Layakkah di 2020?

Snapdragon 665 adalah SoC kelas menengah yang cukup berjaya di…

Gaming

January 15, 2021 - 0

Star Wars Battlefront II GRATIS di EGS!

Bagi gamer-gamer PC, kehadiran EGS dan komitmen Epic Games untuk…
January 14, 2021 - 0

Pokemon Snap Switch Meluncur April 2021

Pokemon adalah salah satu franchise terpopuler dan terbesar dunia, dimana…
January 14, 2021 - 0

Gamer Habiskan Total 31,3 Miliar Jam Waktu Bermain di Steam Sepanjang 2020

Jika ada satu industri yang meraih keuntungan besar dari situasi…
January 14, 2021 - 0

EA Akan Tetap Ikut Tangani Game Star Wars

Mengejutkan adalah kata yang tepat untuk menjelaskan berita yang keluar…