Direct Release: Pomelo Fashion Percayakan AWS Sebagai Mitra Penyedia Cloud

Reading time:
December 21, 2020

Startup di bidang mode asal Asia Tenggara gunakan layanan AWS seperti machine learning dan komputasi serverless untuk menciptakan pengalaman berbelanja yang unik dan sesuai dengan kebutuhan, serta mendukung ekspansi ke negara-negara lain.David Jou CEO Pamelo Fashion 2

BANGKOK – 18 Desember 2020 – Amazon Web Services, Inc. (AWS), perusahaan Amazon.com, mengumumkan bahwa startup Pomelo Fashion telah memberikan kepercayaan kepada AWS sebagai penyedia cloud untuk menghadirkan cara baru yang lebih impresif bagi pelanggan dalam berselancar mencari dan membeli busana berdasarkan tren mode terbaru.

Pomelo merupakan salah satu platform e-commerce terkemuka di bidang mode di Asia. Dengan catatan pemasukan sebesar dua kali lipat secara year-on-year, Pomelo yang berbasis di Thailand mengandalkan infrastruktur AWS untuk mendukung ekspansinya ke Singapura dan Indonesia, serta yang sebentar lagi ke Malaysia, Vietnam, dan Filipina.

Portfolio layanan cloud AWS yang luas dan mendalam yang meliputi machine learning, komputasi, serverless, penyimpanan, database, dan analitika memampukan Pomelo untuk menganalisis data secara masif dan menciptakan fitur-fitur baru bagi pelanggannya. Contoh dari fitur ini adalah rekomendasi yang lebih personal dan ditujukan untuk memperkaya pengalaman berbelanja.

Untuk melayani pelanggannya yang terus bertumbuh, ratusan produk baru dari beberapa kategori seperti pakaian wanita, alas kaki, aksesoris, dan kosmetika terus diperkenalkan setiap minggunya. Dibandingkan dengan tahun lalu, sekarang produknya sudah berjumlah lima kali lipat dan jumlah tersebut tentunya akan terus bertambah. Untuk menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih baik, misalnya, teknologi AWS didayagunakan untuk Just for You, sebuah tool yang bertugas untuk membuat rekomendasi berdasarkan pola belanja dan pencarian terdahulu, sehingga mereka dapat menemukan mode yang mereka senangi dengan cepat.

Pomelo menggunakan gudang data Amazon Redshift dan layanan machine learning Amazon Personalize untuk menciptakan pengalaman pelanggan yang personal dengan lebih cepat dan real-time. Produknya dikurasi berdasarkan selera masing-masing pelanggan yang unik dan berbeda-beda, seperti kisaran harga dan gaya berpakaian yang sesuai dengan preferensi mereka. Just For You dan fitur-fitur lain yang digerakkan dengan Amazon Personalize sekarang berhasil mencetak persentase sebesar 60 persen klik di keseluruhan toko online Pomelo.

Sekira 20 persen pelanggan Pomelo di Asia membeli barang baru pada hari yang sama ketika barang tersebut tersedia secara daring. Memahami hal tersebut, perusahaan berfokus untuk memenuhi permintaan pelanggan secara konsisten dan cepat. Dengan solusi AWS yang bernama AWS Lambda, yaitu layanan yang membantu pelanggan untuk menjalankan kode tanpa harus melakukan provisioning atau mengelola server, Pomelo dapat meningkatkan workflow-nya agar lebih dari 130 merk baru dapat bergabung dan diakomodasi selama tahun 2020. Pomelo juga dapat memberikan pengalaman berbelanja yang mulus, bahkan pada saat memasuki peak times. Misalnya, pada saat ajang 2019 Singles Day yang juga merupakan salah satu hari berbelanja terbesar di dunia, Pomelo mengandalkan infrastruktur dan layanan AWS untuk terus melayani pelanggan meski traffic mencapai 40 kali lipat dibandingkan biasanya.

Sejak 2017, AWS telah mendukung perjalanan Pomelo ketika perusahaan bergabung ke dalam program AWS Activate. Program tersebut menawarkan AWS credits, layanan teknisi, dan pelatihan agar perusahaan startup dapat mengembangkan bisnisnya. Keuntungan dari AWS Activate dirancang untuk membantu para pendiri perusahaan untuk dapat menikmati kombinasi yang tepat antara tools dan dukungan ahli dengan tujuan optimisasi performa, manajemen risiko, dan menjadikan startup yang berada di masa-masa awal mampu mengendalikan berbagai pembiayaan yang dikeluarkan. Dengan sumber daya yang tersedia di AWS Activate, Pomelo dapat lebih awal mengakses teknologi terdepan dan bantuan teknis untuk mendukung peluncuran Just For You. Tim proyek yang hanya beranggotakan lima orang tersebut pun dapat menyelesaikannya hanya dalam waktu dua minggu.

“Sekarang ini, pelanggan menginginkan sesuatu yang lebih dari sekadar bertransaksi. Pelanggan ingin mendapatkan pengalaman berbelanja yang imersif dan penuh inspirasi. Di Pomelo, fokus kami adalah menyediakan pengalaman-pengalaman personal dan engaging bagi setiap pelanggan kami di seluruh dunia. Kami bertekad untuk terus menggunakan teknologi AWS untuk mengakselerasi setiap upaya kami memperkenalkan produk-produk terbaru, serta mempercepat upaya kami dalam melakukan ekspansi pasar,” tutur David Jou, CEO, Pomelo Fashion.

“Pomelo menjadi contoh bagaimana perusahaan startup di Asia Tenggara telah mendayagunakan teknologi AWS untuk melakukan transformasi pada industrinya masing-masing lewat penggunaan beberapa teknologi terdepan seperti machine learning untuk menciptakan pengalaman baru yang menyenangkan bagi para pelanggannya. Pendekatan mereka yang inovatif sangat memuaskan konsumen di seluruh kawasan Asia Tenggara. Kami tidak sabar melihat apa saja yang akan mereka bangun di kemudian hari dengan mengandalkan teknologi cloud paling terkemuka di dunia,” kata Conor McNamara, Managing Director, AWS ASEAN.

Share

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 29, 2026 - 0

Valve Tambahkan Dukungan CD Drive ke Steam Frame dalam Hitungan Menit

Valve tambahkan dukungan CD drive ke kernel Steam Frame setelah…
October 29, 2026 - 0

Sony Hadiahkan US$50 Ribu Untuk Hacker Penemu Komponen Jailbreak

Sony membayar hadiah US$50.000 untuk hacker yang melaporkan celah keamanan…
October 29, 2026 - 0

Epic Games Akan Latih AI Untuk Dukung Unreal Engine

Epic Games akan mengubah EULA Unreal Engine agar game yang…
October 29, 2026 - 0

Nintendo Switch 2 Lite Dikabarkan Pakai Chip Samsung yang Hemat Daya

Nintendo Switch 2 Lite dirumorkan memakai platform Samsung 8LPU+ yang…