Review AMD Radeon RX 6900 XT & RX 6800 XT : Dua VGA Terkuat AMD Saat Ini

Reading time:
December 8, 2020

Kartu grafis terkuat AMD di tahun 2020 ini, Radeon RX 6900 XT akhirnya resmi dirilis. RX 6900 XT diposisikan sebagai produk flagship, dan akan menemani RX 6800 XT dan RX 6800 pada lineup terbaru GPU AMD yang dirancang dengan arsitektur baru RDNA2.

Pada peluncuran RX 6000 Series tanggal 18 November 2020 lalu, kami sudah memberikan sedikit preview singkat akan performa Radeon RX 6800 XT di JagatReview, dan kartu grafis ini nampak menunjukkan potensi yang cukup mengagumkan. Performa-nya pada 4K Gaming (skenario rasterization, non ray-tracing) cukup kompetitif dibanding GPU lain sekelas – walau masih sedikit di belakang RTX 3080 pada skenario real-time 1440p ray tracing.

Yang mengejutkan, Power Efficiency-nya dalam pengujian 3DMark-per-Watt kami menunjukkan hasil yang tertinggi dari semua GPU yang pernah kami uji.

Baca Juga:

Preview AMD Radeon RX 6800 XT

 

Tidak lupa juga, GPU RX 6800 XT juga menunjukkan potensi performa tinggi pada beberapa skenario spesifik. Ini dibuktikan dengan dirinya sempat menduduki posisi pertama 3DMark Fire Strike Single GPU Ranking di database overclocking HWBOT.org, pada tanggal 18 November 2020 lalu – mengalahkan dominasi GeForce RTX 3090 untuk pertamakalinya !

 

Rekor 3DMark Fire Strike Single-GPU di HWBOT per tanggal 18 November 2020 lalu

 

 

Dengan RX 6800 XT terlihat begitu potensial, sejauh mana RX 6900 XT akan unggul? Mari kita simak bersama!

 

Spesifikasi

GPU-Z

 

Tabel Spesifikasi

Berikut spesifikasi dari RX 6900 XT dan RX 6800 XT :

Dilihat sekilas, RX 6800 XT dan RX 6900 XT memiliki perbedaan utama pada pada jumlah Shader Unit, dan segmentasi Harga, sedangkan variabel yang lain sama.

RX 6900 XT dan RX 6800 XT memiliki kesamaan dalam hal :

  • Fabrikasi 7nm dan Arsitektur RDNA2
  • Boost Clock Rating (2250Mhz Boost)
  • Memory Sistem : 16GB GDDR6 dengan Rating 16Gbps
  • TDP 300W (catatan: AMD juga mendefinisikan hal ini sebagai ‘Total Board Power’)

 

RX 6900 XT – Binned?

Satu hal yang menarik dari spesifikasi yang diberikan pada RX 6900 XT adalah bagaimana chip ini memiliki total Compute Unit / Shader unit lebih tinggi, dengan Rating Clockspeed dan Power Sama dengan 6800 XT.

Ini mengindikasikan bahwa chip RX 6900 XT sangat mungkin untuk memiliki tingkat binning lebih baik dari RX 6800 XT, karena berarti GPU yang lebih banyak shader unit-nya ini harus dioperasikan voltage lebih rendah untuk beroperasi dengan daya serupa pada clock sama.

Nampak bahwa salah satu nilai jual RX 6900 XT adalah chip ini merupakan chip ‘Navi 21’ dengan konfigurasi tertinggi, sehingga chip ini sangat mungkin juga memiliki kualitas terbaik dari sebagian besar chip yang diproduksi. AMD sendiri juga sempat menyebut ini pada press briefing yang mereka lakukan, dimana mereka menyebut bahwa RX 6900 XT sebagai ‘the most efficient parts‘ yang memiliki voltage-frequency curve lebih ideal dibanding RX 6800 XT.

 

Target : 4K Gaming

 

Dari berbagai dokumentasi yang kami baca seputar RX 6000-series, terlihat bahwa produk ini ditujukan untuk menghadapi skenario 4K Gaming.

 

Tampilan Fisik RX 6900 XT Reference : Identik dengan RX 6800 XT

Sebagai catatan tambahan, seluruh pengujian kami akan dilakukan pada sebuah desain yang kita sebut sebagai ‘reference design’ buatan AMD. Sedikit berbeda dengan desain GPU NVIDIA versi ‘reference’ (a.k.a ‘Founders Edition‘) yang hanya dijual khusus pada NVIDIA Store, beberapa vendor kartu grafis akan menawarkan model reference dari 6900 XT dan 6800 XT ini.

Tentu saja, model Custom dengan desain khusus masing-masing vendor akan tersedia juga, model custom ini nantinya kemungkinan akan menawarkan factory overclocked specs, Cooler yang lebih baik, Power Limit lebih tinggi, dan berbagai optimalisasi lain (Sayangnya kami belum berhasil mendapatkan versi Custom dari RX 6800 XT untuk perbandingan saat artikel ini rilis).

Baca Juga :

Reference vs Custom Design

 

 

Bentuk fisik versi reference dari RX 6900 XT dan RX 6800 XT ini identik, bisa dilihat berikut ini:

Kemasan

Front


 

Backside

Power Connector : 2×8-pin

(PSU Rekomendasi: 850W untuk RX 6900 XT, 750W untuk RX 6800 XT)

 

Top

Display I/O : HDMI 2.1, DP 1.4 & USB-C

 

 

Arsitektur RDNA2: Performance, Efficiency, Feature

Satu aspek yang menjadi inti dari kartu grafis RX 6000-series adalah penggunaan RDNA2, sebuah arsitektur baru yang menjanjikan sejumlah fitur baru, dan juga peningkatan performance-per-watt.

 

Baca Juga:

Lebih Dekat dengan RDNA2

Kami pernah membahas RDNA2 ini cukup lengkap pada sebuah artikel, dan kami sangat menyarankan Anda untuk membaca artikel ini untuk informasi lebih lengkap seputar GPU AMD RX 6000-series.

 

 

 

Ruang Lingkup dan Metode Pengujian

Daftar Pengujian

Berikut beberapa topik yang akan dibahas pada pengujian kali ini:

  • Overview Singkat Spesifikasi & Arsitektur RDNA2
  • Analisis : Clockspeed, Voltage, Power & Thermal
  • Test – Performance Gaming
  • Test – Feature – AMD Smart Access Memory (di Ryzen 9 5950X)

 

Metode Pengujian – Analisis

Mengingat RX 6900 XT dan 6800 XT menggunakan arsitektur baru RDNA2, akan menarik untuk melihat cara kerja chip grafis ini dibandingkan generasi sebelumnya. Untuk itu kami akan melakukan berbagai analisis, misalnya melakukan logging Clockspeed/ Voltage/ Power/ Temperature dengan bantuan beberapa software deteksi seperti GPU-Z dan HWINFO saat GPU sedang di-load. Sebagian besar load-nya sendiri akan menggunakan skenario yang terkontrol seperti benchmark sintetis 3DMark (bagian ‘Stress Test‘).

 

Performance Test – Game

Tentu penggunaan benchmark sintetis seperti 3DMark belum cukup untuk memberikan gambaran performa secara lengkap, dan pengujian Gaming akan dibutuhkan. Berikut kami menjalankan:

  • 8 skenario Game yang sering kami pakai di pengujian GPU (dengan rendering tradisional tanpa real-time ray tracing, disebut juga ‘Rasterization’) pada resolusi 4K (3840×2160)
  • 4 skenario Game yang menggunakan Real-time Ray Tracing dengan DirectX Ray Tracing (DXR), pada resolusi 1440p (2560×1440)

Catatan tambahan :

Pengujian performa saat GPU RX 6800 XT rilis hanya dilakukan pada konteks gaming, karena beberapa skenario GPU Compute (dengan API OpenCL misalnya) untuk akselerasi aplikasi content creation belum bisa dilakukan. Kami akan memberikan update tersendiri jika hal ini dimungkinkan pada masa mendatang.

 

 

Testbed

Berikut spesifikasi PC testbed yang kami gunakan:

  • Prosesor 1 (pengujian utama): AMD Ryzen 9 3900X
  • Prosesor 2 (uji feature) : AMD Ryzen 9 5950X
  • Motherboard: MSI X570 GODLIKE – BIOS 1.C1
  • RAM: G.Skill TridentZ RGB DDR4-3600CL16 2x8GB (XMP Enabled)
  • GPU 1 : AMD Radeon RX 6800 XT 16GB (reference)
  • GPU 2 : AMD Radeon RX 6900 XT 16GB (reference)
  • SSD (OS) : A-DATA SX8200 PRO 1TB nvme Gen3 x4 SSD
  • SSD (Game + App): Corsair MP600 2TB nvme Gen4 x4 SSD
  • PSU: Corsair AX1200i PSU
  • CPU Cooler: Corsair H105 240mm AIO
  • Case: Tanpa Casing, OpenBenchTable (ambient monitored at 25 C)
  • OS: Windows 10 64-bit, version 2004

 

Mari mulai!

 

Load Comments

Gadget

January 4, 2021 - 0

Review Samsung Galaxy A12: Kamera Keren, RAM dan Storage Besar

Tidak semua smartphone dirancang untuk menjadi smartphone gaming, seperti yang…
December 7, 2020 - 0

Smartphone Terbaik 2020: Rp 3 – 4 Juta

Kalian sudah menyaksikan daftar smartphone terbaik 2020 versi kami? Setelah…
November 28, 2020 - 0

Review Vivo V20 SE: Desain Mewah, Produktivitas Lengkap

Setelah sebelumnya kami melakukan review untuk produk Vivo V20, kini…
November 26, 2020 - 0

Gaming Test Snapdragon 665: Masih Layakkah di 2020?

Snapdragon 665 adalah SoC kelas menengah yang cukup berjaya di…

Laptop

January 4, 2021 - 0

Review Samsung Galaxy A12: Kamera Keren, RAM dan Storage Besar

Tidak semua smartphone dirancang untuk menjadi smartphone gaming, seperti yang…
December 7, 2020 - 0

Smartphone Terbaik 2020: Rp 3 – 4 Juta

Kalian sudah menyaksikan daftar smartphone terbaik 2020 versi kami? Setelah…
November 28, 2020 - 0

Review Vivo V20 SE: Desain Mewah, Produktivitas Lengkap

Setelah sebelumnya kami melakukan review untuk produk Vivo V20, kini…
November 26, 2020 - 0

Gaming Test Snapdragon 665: Masih Layakkah di 2020?

Snapdragon 665 adalah SoC kelas menengah yang cukup berjaya di…

Gaming

January 14, 2021 - 0

Demo Game Indonesia – BIWAR: The Legend of Dragon Slayer Kini Tersedia!

Menjadi salah satu game racikan lokal yang cukup diantisipasi, banyak…
January 14, 2021 - 0

CD Projekt Red Minta Maaf Secara Terbuka Terkait Cyberpunk 2077

Berangkat dari salah satu game yang paling diantisipasi di tahun…
January 14, 2021 - 0

Hogwarts Legacy Ditunda ke 2022

Sebuah teaser pendek yang bocor ke internet berujung melahirkan rasa…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…