Lenovo Legion Slim 7i: Laptop Gaming Tipis, Ringan dan Kencang

Author
Irham
Reading time:
February 9, 2021

Baterai

Lenovo Legion Slim7i dibekali dengan baterai berkapasitas  71 Wh. Seperti biasa pada review Lenovo Legion Slim7i ini, kami menguji daya pakai dengan pengujian video playback dan web browsing.

Review Lenovo Legion Slim7i

Laptop diatur dengan tingkat kecerahan 50%, Volume 25% dan Hybrid Mode On (IGP aktif). Hasilnya sebagai berikut:

  • 1080P Video Playback – 5 Jam 50 Menit
  • Web Browsing (Chrome) – 5 Jam

Dengan hasil tersebut, sudah cukup baik walaupun kami mengharapkan daya tahannya bisa tembus diatas 6 jam.

Baca Juga: Review ASUS ROG Zephyrus M15 (GU502LW): Laptop Gaming Tipis nan Kencang

Pengujian kedua yaitu dengan pengaturan Brightness 50%,  Volume 25% dan Hybrid Mode Off (RTX 2060 Max-Q selalu aktif). Hasilnya yaitu:

  • 1080P Video Playback – 2 Jam 39 Menit

Melihat hasil yang ditampilkan, kami menyimpulkan bahwa untuk aktivitas ringan, sebaiknya selalu aktifkan fitur Hybrid Mode.

Sementara untuk pengisian dayanya, laptop ini didukung dengan fitur Rapid Charge. Kami menguji dengan dua mode berbeda, hasilnya sebagai berikut:

Rapid Charge Off 

Charging 01 1
  • 30 Menit – 28%
  • 60 Menit – 52%
  • 90 Menit – 76%
  • 120 Menit – 95%
  • 100% – 2 Jam 28 Menit

Rapid Charge On

Charging 02

Klaim Lenovo > 50% dalam 30 Menit

  • 30 Menit – 59% > Ternyata dapat terisi lebih dari 50%
  • 60 Menit – 92%
  • 100% – 1 Jam 18 Menit

Sistem Pendingin

Lenovo Legion Slim 7i dibekali dengan sistem pendingin Legion Coldfront 2.0. Teknologi ini menggunakan  tiga buah Heatpipe tembaga dan dua kipas yang mendinginkan CPU, GPU, Chip GDDR6, komponen VRM, dan Chip PCH. Empat ventilasi pembuangan udara panas terdapat di kanan, kiri, belakang kanan, dan belakang kiri.

Baca Juga: Review Acer Predator Helios 300: Laptop Dingin, Kencang dan Serba Bisa 

Suhu Kerja – Load Cinebench R15 Loop

Balanced Mode

CPU Heat Balance
  • Pada mode ini, diawal pengujian suhu prosesor hanya naik hingga 73 °Clalu kemudian turun dan berada dikisaran 60-63 °C
  • Suhu kerja yang tergolong rendah sekali mengingat di mode ini performa prosesor sudah tergolong kencang

Performance Mode

CPU Heat Performance
  • Sementara di mode ini, suhu kerja prosesor sempat cukup lama bertahan di kisaran 90-93 °Cdengan beberapa kali Drop ke 80 °C
  • Setelah setengah pengujian berjalan, suhu kemudian turun ke kisaran 82-85 °Cdengan beberapa kali Spike sesaat ke 93 °C untuk colongan performa

3DMark Fire Strike Stress Test (Performance Mode)

GPU Heat
  • Suhu tertinggi RTX 2060 Max-Q hanya mencapai kisaran 70-71 °C

Load >>> Menjalankan Assassin’s Creed Valhalla selama 30 Menit (Performance Mode)

CPU GPU Heat 1
  • Suhu prosesor tampak berfluktuatif dikisaran 75-87 °C
  • Sementara suhu tertinggi RTX 2060 Max-Q hanya mencapai kisaran 74-75 °C

Flir One

Assassin’s Creed Valhalla (Performance Mode)

Screenshot 1337
  • Permukaan bodi dengan suhu paling tinggi tampak ada di area tengah Keyboard dan di sekitar tombol Power
  • Di sekitar tombol Power suhu permukaan bodi mencapai 58°C
  • Sementara di area tengah Keyboard suhu permukaan tombol juga dapat mencapai lebih dari 50°C
    • Cukup wajar area tengah akan sepanas itu mengingat komponen penghasil panas paling tinggi (CPU & GPU) ada di area ini
  • Untunglah area tombol ASDW yang digunakan untuk memainkan Game tetap aman di bawah 40°C
  • Suhu Palmrest juga tetap aman di bawah 35°C
  • Tentunya suhu setinggi itu hanya dicapai saat beban kerja yang sangat berat seperti memainkan Game
  • Saat aktivitas ringan, suhu permukaan bodi tidak akan setinggi itu.
Load Comments

Gadget

May 6, 2021 - 0

Rekomendasi Smartphone Lebaran 2021: Harga Rp 5-7 Juta

Setelah membahas rentang harga Rp 10 jutaan keatas, Rp. 7…
May 6, 2021 - 0

Rekomendasi Smartphone Lebaran 2021: Harga Rp 7-10 Juta

Setelah sebelumnya kami membahas mengenai rekomendasi smartphone tebaik di harga…
April 30, 2021 - 0

(VIDEO) Review Bose SleepBuds 2: Kualitas Tidur Jadi Lebih Baik

TWS tapi dipakainya untuk tidur? Ya, Bose Sleepbuds 2 yang…
April 22, 2021 - 0

Review Poco X3 Pro: Terlalu Murah & Kencang!

Poco baru saja mengumumkan jajaran produk terbarunya, di mana salah…

Laptop

May 1, 2021 - 0

Review Huawei Matebook D 15 (2021): Laptop Layar Lebar yang Ringan dan Tipis

Battery Kapasitas 42 Whr Setting Brightness 50% | Volume 25%…
April 26, 2021 - 0

Review MSI GP66 Leopard: Performa Premium dengan RTX 3060!

Sistem Pendingin Sistem Pendingin aktif Cooler Boost 5 dengan 2…
April 25, 2021 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo 15 SE (GX551QM): Laptop Gaming Dua Layar, Tipis dan Kencang!

Baterai Untuk pengujian baterai di review ASUS ROG Zephyrus Duo…
April 15, 2021 - 0

Review HP Envy 15: Kencang, Elegan, Cocok utk Content Creator & Video Editor

Sistem Pendingin Sistem pendingin menggunakan tipe Vapor Chamber yang yang…

Gaming

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 12, 2021 - 0

Capcom Sempat Rencanakan Ada Wong untuk RE Village!

Dengan lebih banyak seri Resident Evil utama yang meluncur ke…