Samsung Kembangkan Memori HBM-PIM, Terintegerasi AI

Author
Irham
Reading time:
February 18, 2021

Samsung tengah mengembangkan teknologi memori terbaru yang disebut HBM-PIM (High Bandwith Memory – Processing In Memory), dimana teknologi memori terbaru ini akan mengintegerasikan RAM dengan sebuah sistem proses berbasis AI.

Seperti yang kita ketahui, saat ini sebagian besar sistem komputasi saat ini didasarkan pada arsitektur von Neumann, yang menggunakan prosesor dan unit memori terpisah untuk melakukan jutaan tugas pemrosesan data yang rumit.

Baca Juga: Review Monitor Samsung S24R350: IPS, Rp 1,6 Juta, Untuk Konten Kreator 

Samsung HBM-PIM AI memori

Sistem seperti membutuhkan data untuk terus bergerak maju mundur dari memori ke unit komputasi. Ini dianggap mengakibatkan bottleneck memperlambat sistem, terutama saat menangani volume data yang terus meningkat.

Pada pengembangan memori jenis baru HBM-PIM ini, Samsung menempatkan sebuah unit proses khusus berbasis AI pada perangkat memori, yang diharapkan dapat menghilangkan bottleneck tersebut.

Dengan teknologi HBM-PIM, data yang diolah pada memori tidak perlu melakukan pemrosesan data secara bolak balik ke CPU. Sehingga pergerakan data akan berkurang dan kecepatan pengolahan akan meningkat.

Samsung telah menguji coba teknologi integrasi AI tersebut pada memori Samsung dengan arsitektur  HBM2 Aquabolt  yang ada saat ini. Dan terbukti, teknologi ini dapat meningkatkan kecepatan proses sebanyak 2 kali lipat.

Selain itu dengan meminimalisir pergerakan data, penggunaan daya juga bisa berkurang hingga 70%.

Menariknya lagi, Samsung mengklaim kalau teknologi akan kompatiel dengan sistem yang sudah ada saat ini. Jadi memori ini nantinya bisa digunakan, tanpa mengganti hardware maupun software pada sistem komputer yang sudah ada sebelumnya.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…