Samsung Pamerkan Lagi Micro LED dan Neo QLED/Neo Quantum di CES 2022, Tingkatkan Sisi Software

Author
Irham
Reading time:
January 3, 2022

Menjelang gelaran CES 2022, Samsung Electronics Co., Ltd. telah mengumumkan jajaran TV terbarunya mulai dari Micro LED, Neo QLED dan Lifestyle TV generasi terbaru.  Membawa visi ‘Screens Everywhere, Screens for All’ menjadi nyata dengan gambar seolah hidup, suara imersif dan pengalaman yang benar-benar dipersonalisasi.

 

Baca Juga: Samsung Kenalkan Jajaran TV Terbarunya untuk 2021 • Jagat Review

Micro LED

Micro LED diperkenalkan oleh Samsung di Maret tahun 2021 kemarin, dan kembali ditampilkan di event CES 2022. Di CES 2022, Samsung akan menampilkan Micro LED dalam tiga ukuran berbeda – 110, 101, dan 89 inci.

Samsung MICRO LED 1 1

Teknologi Micro LED Samsung untuk tahun 2022 ini tidak hanya mengedepankan sisi hardware tapi juga software. Dimana Micro LED 2022 kini mendukung kedalaman greyscale 20-bit.

Dengan ini Micro LED dapat memberikan kontrol pada warna dan kecerahan hingga hingga 1 juta tingkatan, untuk meberikan pengalaman HDR sejati. Selain itu Micro LED juga memiliki cakupan warna dengan 100% color gamut DCI dan Adobe RGB.

Beberapa fitur tambahan yang hadir di Samsung Micro LED 2022 antara lain:

  • Art Mode memungkinkan konsumen untuk mengubah ruangan apapun menjadi sebuah galeri seni saat mereka memilih dan menampilkan karya seni favorit atau fotografi digital mereka. MICRO LED 2022 juga dilengkapi dengan dua karya eksklusif dari artis dan desainer terkemuka Refik Anadol.
  • Multi View memungkinkan pengguna melihat konten dari empat sumber yang berbeda secara bersamaan – dari setiap atau semua dari empat port HDMI – dalam resolusi 4K cemerlang hingga mencapai 120fps.
  • Dolby Atmos memberikan pengalaman audio imersif premium dengan speaker saluran atas, samping dan bawah untuk suara yang menakjubkan dan multi-dimensi.

Neo QLED dengan Neo Quantum Processor

 
Samsung juga kembali memamerkan teknologi TV Neo QLED dengan Neo Quantum prosesor di event CES 2022, dimana Neo Quantum Processor ditingkatkan dengan fitur advanced contrast mapping.

Teknologi ini menggunakan BLU (back-light unit), meningkatkan tingkat kecerahan dari 12 hingga 14-bit gradasi, memungkinkan TV untuk mengontrol pencahayaannya di 16.384 tingkat, empat kali lipat dari 4.096 di model sebelumnya.

Samsung Neo QLED 8K 1

Selain itu terdapat pula Shape Adaptive Light, yang memanfaatkan Neo Quantum Processor untuk menganalisis garis, bentuk, dan permukaan untuk mengontrol bentuk cahaya dari Quantum Mini LED, dan meningkatkan kecerahan dan keakuratan semua bentuk yang ditampilkan di layar. Hasilnya adalah kualitas gambar yang luar biasa, menempatkan konten HDR terbaik pada layar.

Samsung Neo QLED 2022 juga dilengkapi Real Depth Enhancer, algoritma kualitas gambar dengan multi-intelligence. Kemajuan teknologi ini menciptakan sensasi realisme yang lebih kuat dengan membedakan dan memproses obyek di layar terhadap latar belakangnya untuk menciptakan sensasi kedalaman (depth).

Selain itu, Samsung Neo QLED 2022 mempunyai EyeComfort mode, yang secara otomatis menyesuaikan tingkat keterangan dan tone layar berdasarkan sensor cahaya built-in dan informasi matahari terbenam/matahari terbit.

Seiring dengan perubahan cahaya dalam ruangan, layar secara bertahap akan mengurangi jumlah cahaya dan menawarkan tone warna yang lebih hangat, dan juga menyesuaikan level blue light. Ini memungkinkan pengalaman menonton yang lebih nyaman di malam hari dengan mengurangi blue light yang dapat mempengaruhi kualitas tidur pengguna.

Di aspek Audio, peningkatan hadir pada Neo QLED lewat fitur OTS (Object Tracking Sound), yang mengarahkan suara untuk bergerak melintasi ruangan bersama-sama dengan obyek yang bergerak di layar. Jajaran TV 2022 akan menawarkan OTS Pro, yang menggabungkan speaker up-firing yang kuat untuk menciptakan surround sound yang menyelimuti ruangan.

Neo QLED 2022 juga memberikan pengalaman Dolby Atmos, dengan speaker top channel, dan speaker multi-channel yang ditempatkan di seluruh TV. Ini membuat Neo QLED memberikan pengalaman suara yang dinamis yang mengikuti gerakan di layar dari semua sudut.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 22, 2026 - 0

Review Zyrex D-Tech: Rp 6 Jutaan, AMD Ryzen Quad-Core, Bisa Upgrade, Tapi…

Harga RAM naik, harga SSD naik, harga Laptop ikut naik.…
July 20, 2026 - 0

Review Axioo Hype AMD X1: Terjangkau, Kencang, & Aman Kalau Dimaling

“Kalau punya duit 5 jutaan, dapat Laptop seperti apa?” “Bisa…
July 16, 2026 - 0

Review Dell Pro 14 Essential: Dell Bikin Laptop Bisnis Terjangkau? Performanya Gimana?

Dell jualan laptop bisnis terjangkau di Indonesia? Iya, kalian gak…
July 14, 2026 - 0

Review Lenovo IdeaPad Pro 5a (14AGP11): Desain Makin Mewah, Bodi Kokoh, Performa Mantap!

Kalau denger laptop dengan nama “Pro”, apa yang ada di…

Gaming

July 24, 2026 - 0

Philips Perkenalkan Monitor Gaming 4K QD-OLED 165 Hz

Philips meluncurkan monitor gaming Evnia 32M2N6901A dengan panel 4K QD-OLED…
July 24, 2026 - 0

Acer Predator Atlas 8 Ungkapkan Harga yang Sulit Dijangkau

Acer mengungkap harga Predator Atlas 8 mulai US$1.340 hingga hampir…
July 24, 2026 - 0

Valve Perbarui Wishlist & Gift Steam Menjadi Lebih Pintar

Valve memperbarui Steam dengan Wishlist yang lebih pintar serta sistem…
July 24, 2026 - 0

CEO SK Hynix Beri Peringatan, Krisis Memori Terburuk Diprediksi Terjadi di 2027

CEO SK Hynix memprediksi 2027 menjadi tahun terburuk bagi pasokan…