Review ASUS VivoBook Pro 16X OLED N7600: Kencang Untuk Content Creation, Layar 4K OLED
Desain
Laptop ini mengusung form factor Clamshell dengan material Alumunium. Warna yang kami uji disini yaitu Comet Grey, disamping warna lain yang tersedia yaitu Cool Silver.
Menurut ASUS, Laptop ini mengusung tema Industrial yang membuatnya tampak seperti Rugged-Laptop dengan ornamen “Hazard Stripe” di area punggung layar dan tombol Enter. Bodi Laptop ini pun menggunakan Weave Coating yang diklaim membuat sidik jari maupun noda sulit menempel.
Saat dipegang, Weave Coating ini terasa seperti permukaan kertas amplas yang halus. Tentunya ini membuat bodi tidak licin saat dipegang. Lucunya, ASUS tetap memberikan bonus stiker yang dapat menyulap penampilan dari Laptop yang gagah menjadi Laptop kawula muda yang penuh warna
Ukuran dimensinya yaitu panjang 36 cm, Lebar 25.9 cm, dan tebal 1.89 cm. Bobot laptop yaitu 1,95 kg, ditambah dengan 329 gram, jadi total keseluruhannya yaitu sebesar 2,28 Kg.

Beralih ke display, laptop ini memiliki layar berukuran 16 Inci – standar masa kini ukuran layar Laptop, dengan resolusi 4K dengan Aspect Ratio 16:10 atau lebih tepatnya di 3840 x 2400 Pixels. Refresh Rate-nya yaitu 60 Hz dengan Response Time 0.2 ms.
Panel yang diusungnya yaitu OLED, dimana tingkat kecerahannya diklaim mencapai 550 Nits dengan Color Gamut di 100% DCI-P3 dan diklaim mampu menghasilkan 1.07 milyar warna.
Sementara berdasarkan pengukuran alat kami, hasilnya yaitu:
-
- Tingkat kecerahan maksimal ada di 367 Nits
- Gamut Coverage di 98.9% DCI-P3 dan Gamut Volume di 122% DCI-P3
- Nilai maksimum Delta E 2000 ada di 1.89
Jadi ini layar yang memang ideal untuk Content Creation kelas profesional sekalipun terlebih dengan disematkannya logo Pantone Validated di Laptop ini.
Layar ini juga telah mengantongi sertifikasi dari Vesa yaitu Display HDR True Black 500. Tentunya layar ini juga telah mengantongi sertifikasi TÜV Rheinland yang menjamin emisi cahaya biru aman dan nyaman untuk mata.
Layar Laptop ini punya permukaan yang Glossy sehingga memang akan memantulkan sedikit bayangan. Akan tetapi permukaan layar yang Glossy justru membuat warna yang ditampilkan lebih cemerlang.
Bingkai layar juga sudah menggunakan desain NanoEdge Display dengan sisi paling tipis di kanan dan kiri yang ketebalannya hanya 4.8 mm. Untuk sisi atas ketebalannya adalah 8.9 MM yang menjadi tempat Kamera 720P 30 FPS. Ketebalan bingkai layar seperti itu membuat tingkat Screen to Body Ratio mencapai 86%

Ke aspek audionya, laptop ini menggunakan solusi Audio dari harman/kardon dengan dua Speaker pada sisi depan mengarah ke alas Laptop dan otomatis langsung mengarah ke pengguna. Disediakan Software DTS Audio Processing untuk mengatur profil dan Equalizer
Suara yang dihasilkan kualitasnya masih lumayan oke dan cukup lantang meskipun di telinga kami terasa tidak sebaik solusi harman/kardon di Laptop ASUS lainnya.
Untuk konektor yang tersedia diantaranya:
Kiri

- 2X USB 2.0
Kanan

- 1X 3.5 MM Audio Combo Jack
- 1X MicroSD Card Reader
- 1X Thunderbolt 4
- 1X HDMI
- 1X USB 3.1 Gen 1 (5 Gbps)
- 1X DC-IN untuk nge-Charge Laptop
Lalu untuk Keyboard di Laptop ini punya penampilan yang unik berkat komposisi warna yang digunakan. Sejumlah tombol menggunakan warna abu-abu sementara tombol lain warnanya hitam.
Sementara tombol Escape punya warna Orange yang membuatnya berbeda dibanding tombol lainnya. Tombol Keyboard punya tingkat Travel Distance di 1.35 mm. Walaupun cukup pendek, tombol Keyboard masih cukup nyaman saat dipakai mengetik.

Setiap tombol Keyboard juga diberikan cekungan sedalam 0,2 MM sehingga jari tidak mudah meleset saat mengetik. Tentunya Keyboard ini juga dilengkapi lampu Backlit dengan tiga tingkat kecerahan yang diatur dengan menekan tombol F7.
Posisinya touchpad Center to Body, yang justru membuat sisi pinggir kanannya melebar jauh hingga dekat tombol panah. Ini membuat aktivitas mengetik menjadi agak kurang nyaman karena tangan kanan masuk ke area Touchpad. Untungnya kendala ini dapat diatasi dengan mematikan Touchpad saat sedang mengetik.
Tapi menariknya, Touchpad di Laptop ini punya fitur unik yaitu ASUS DialPad. Berbeda dengan seri ZenBook yang menggunakan tombol fisik, DialPad pada VivoBook menggunakan knop Virtual.
Untuk memunculkannya, pengguna cukup menempelkan jari pada logo kecil di pojok kanan atas Touchpad, kemudian geser jari ke arah tengah dan DialPad akan muncul pada sisi kiri atas. DialPad ini berbentuk seperti donat dimana pengguna dapat menekan lingkaran tengah untuk melakukan konfirmasi sementara untuk mengubah parameter pengguna cukup memutar jari di area antara lingkaran dalam dan lingkaran luar.
DialPad ini dapat digunakan untuk menaikan dan menurunkan volume suara ataupun tingkat kecerahan layar saat di Desktop. Sementara saat di Software Content Creation seperti di Premiere, pengguna bisa menggunakannya untuk melakukan Zoom In/Out pada Timeline, maju-mundur di Video, dan masih banyak lagi. Tentunya DialPad ini juga kompatibel dengan Software lainnya seperti After Effect, Photoshop, maupun Lightroom Classic.
Selain itu Laptop ini dilengkapi pengaman biometrik pengenalan sidik jari dengan posisi sensor menyatu dengan tombol Power. Laptop ini juga dilengkapi penutup fisik untuk Kamera bernama Webcam Shield yang digunakan dengan menggeser penutupnya.























