Review Lenovo Yoga Slim 7i: Laptop Tipis, Ringan, Irit, & Handal Untuk Beragam Pekerjaan
Ada beberapa jenis Yoga Slim 7i yang ada di pasaran, kali ini kita akan me-review versi yang paling murahnya, yang menggunakan prosesor Intel Core i5 11th Gen. Laptop ini sekilas ini terlihat biasa saja. Tapi sebenarnya ini adalah laptop yang siap dijadikan kuda beban.
Yoga, artinya ini seri premium dari Lenovo. Slim, artinya ini versi tipis, non-convertible, yang umumnya lebih tough.

Selain itu, adanya logo EVO berarti sudah memenuhi sertifikasi dari Intel tertinggi untuk laptop tipis-ringan. Seperti baterai harus irit, harus punya thunderbolt, bisa bangun dari sleep – kurang dari 1 detik.
Dan tentunya, karena ini adalah laptop kelas premium dari Lenovo, garansinya juga sudah yang paling lengkap, termasuk Accidental Damage Protection dan Premium Care. Nah, tanpa panjang lebar langsung saja kita simak review Lenovo Yoga Slim 7i yang satu ini.
Spesifikasi Dasar
Intel Core i5-1135G7

- Sesuai syarat EVO yang membutuhkan prosesor Intel Core i5/Core i7
- Tiger Lake
- 10nm SuperFin
- 4-Core/8-Thread
- Range TDP 12-28W
- Base Clock 2.4 GHz
- Max Boost Clock 4.2 GHz
- 8 MB Intel Smart Cache
Intel Xe Graphics

- 80 Execution Units
- Mendukung teknologi Intel Quick Sync Video (QSV) yang mampu memberikan akselerasi hardware pada kegiatan content creation maupun consumption
- Mendukung akselerasi hardware AV1 yang futureproof
8 GB DDR4-3200 Dual Channel

- On-board, tidak dapat di-upgrade
- Sesuai syarat EVO yang membutuhkan minimal 8 GB RAM
512 GB SSD PCIe NVMe Gen 4

- Sesuai syarat EVO yang memerlukan SSD minimal 256 GB
- SSD PCIe Gen 4 tergolong baru dan memiliki kecepatan yang sangat tinggi
- Hanya terdapat satu slot SSD M.2
- Tidak ada tambahan slot SATA
Intel WiFi 6 AX201

- WiFi 6/WiFi AX
- Mendukung Gigabit WiFi & MU-MIMO
- Bluetooth v5.2
- Sesuai dengan syarat EVO yang harus menggunakan konektivitas WiFi 6 dan Bluetooth v5, dengan kemampuan transfer data nirkabel berkecepatan tinggi
Windows 11 Home

- OS yang tergolong baru, pengguna tidak perlu susah-susah melakukan upgrade dari Windows 10
Desain
Laptop ini mengusung Form Factor Clamshell dengan Material Full Aluminium, dengan surface treatment Anodizing Sandblasting. Untuk unit yang kami review yaitu Dark Moss, disamping dua warna lain yang tersedia yaitu Orchid dan Slate Grey.

Desain yang diusungnya khas Lenovo Yoga yaitu simpel dan minimalis. Dengan logo Yoga di pojok kiri atas laptop dan Lenovo di pojok kanan bawah belakang layar. Bagi kami, desain simpel tersebut memberikan kesan yang profesional dan stylish.

Untuk dimensinya, panjangnya yaitu 32 cm, dengan lebar 20.8 cm, dan tebal 1.49 cm. Sementara untuk bobotnya, laptop ini memiliki berat sebesar 1,29 Kg, dan ditambah charger 65W USB Type C dengan bobot 230 gram. Jadi total keseluruhan beban yang diangkut pengguna yaitu 1,52 Kg.
Baca Juga: Review Lenovo IdeaPad Gaming 3: Terbaik di Kelas Harganya! • Jagat Review
Beralih ke display, ukurannya yaitu 14 inci dengan Resolusi Full HD (1920 x 1080p). Panelnya yaiu IPS, yang diklaim memiliki Color Gamut 100% sRGB dan tingkat kecerahan maksimal di 300 nits.
Berdasarkan pengujian kami untuk akurasi warna dan tingkat kecerahannya yaitu:
- Gamut Coverage 99.6% sRGB
- Gamut Volume 109.9% sRGB
- Peak Brightness 376 nits
Jadi layar ini memang memiliki warna dan kecerahan yang cukup baik.
Layar ini memiliki Refresh Rate 60Hz, serta memiliki Lapisan Anti-Glare atau Matte. Ini membuatnya nyaman digunakan tanpa pantulan cahaya yang mengganggu. Bingkai layar cukup tipis di ke-empat sisinya. Engsel layar dapat dibuka hingga 180 derajat seperti kebanyakan laptop Lenovo lainnya.
Terdapat kamera 720p 30fps di bagian atas layar, lengkap dengan Infra-Red yang mendukung Windows Hello. Jadi pengguna bisa login ke Windows dengan lebih mudah, nyaman dan tetap aman.

Untuk sistem audionya menggunakan Dolby Atmos Stereo Speaker dengan 2x 2W Speaker. Ini terletak di sisi kanan-kiri keyboard, menghadap ke atas.
Preset audio dapat diubah melalui software Lenovo Vantage maupun Dolby Atmos Speaker System. Kualitas suara memang belum sehebat yang bisa ditawarkan laptop gaming berukuran tebal. Tapi untuk laptop tipis, ini mantap sekali. Lantang dan layak menjadi speaker sebuah laptop kelas premium.
Untuk konektor yang tersedia, diantaranya:
Kiri

- 1x Thunderbolt 4 (Default charging port)
- Mendukung:
- Data transfer hingga USB4 40Gbps
- Power Delivery 3.0
- Display Output dengan protokol Display Port
- Penggunaan perangkat tambahan seperti External GPU dan External Storage
- 1x HDMI 1.4b
- 1x Thunderbolt 4
- Dukungan konektor sama seperti sebelumnya
- 1x Audio Jack Combo 3.5mm
- Mendukung:
Kanan

- 1x Micro-SD Card Reader
- 1x USB 3.2 Gen 1 (10 Gbps)
- 1x USB 3.2 Gen 1 (10 Gbps) yang mendukung fitur Always ON
- Tombol Power
Untuk keyboardnya, keseluruhan memiliki desain dan layout yang sama seperti seri pendahulunya. Sangat nyaman saat digunakan untuk mengetik.
Keyboard juga memiliki Backlit warna putih dengan dua tingkat kecerahan. Ini Dapat diatur dengan tombol Fn+Spacebar. Terdapat pula mode Auto dimana lampu backlit akan menyala secara otomatis saat ruangan gelap.

Beralih ke touchpad, terletak Center-to-Spacebar. Ini membuat aktivitas mengetik menjadi lebih nyaman. Ukuran touchpad tergolong besar jika dibandingkan ukuran laptopnya, jadi Terasa leluasa saat digunakan.
Selain itu touchpad ini juga mendukung Windows Precision Driver sebagai syarat laptop dengan pre-installed Windows 11.

Untuk Sistem Pendingin, laptop ini dilengkapi dengan 2 fan dan 2 heatpipe dengan arus Intake dari bawah, dan Exhaust ke arah belakang.
- Spesifikasi & Desain
- Pengujian Performa
- Storage Test, Baterai
- Harga dan Paket Penjualan, Kesimpulan





















