Latitude 5000 Series, Laptop Paling Ramah Lingkungan dari Dell

Author
Irham
Reading time:
April 20, 2022

Menyambut hari Bumi, Dell meluncurkan produk terbarunya yaitu Latitude 5000 series, yang diklaim sebagai laptop Dell paling ramah lingkungan. Laptop ini mengusung Concept Luna yang sebelumnya digaungkan Dell, yaitu produk dengan menggunakan bahan daur ulang dan mengutamakan nilai berkelanjutan.

​​“Tujuan Dell adalah menciptakan teknologi yang mendorong kemajuan manusia. Kami terinspirasi oleh kesempatan untuk mengubah berbagai hal menjadi lebih baik untuk generasi mendatang. Tujuan ini jelas terlihat dalam cara-cara baru kami merancang dan mengemas produk-produk kami untuk mengurangi dampak lingkungan, limbah, dan emisi,” kata Rahul Tikoo, senior vice president, Client Product Group, Dell Technologies.

Material Daur Ulang di Laptop Dell Latitude 5000 Series

Produk Latitude seri 5000 adalah laptop Dell dengan volume penjualan tertinggi.  Maka dari itu Dell memilih produk ini unguk menggunakan konsep keberlanjutanan, akan dapat memberikan dampak yang efektif dalam skala besar.

DELL Latitude 5000 series

Material daur ulang yang digunakan pada laptop ini mulai dari casing yang 71%-nya menggunakan bahan daur ulang. Mulai dari bioplastik yang berasal dari industri pembuatan kertas (21%), serat karbon yang direklamasi (20%) dan plastik bekas konsumsi (30%).

Casing penutup  bagian atas merupakan bagian kedua terberat dari perangkat laptop. Ini banyak berkontribusi dalam mengurangi jejak karbon dan energi pada produk tersebut.

Baca Juga: Dell Luncurkan Precision 5470, Laptop Workstation 14 Inci dengan Spesifikasi Tinggi • Jagat Review

Sementara itu bagian casing bawah laptop dibuat dari serat karbon reklamasi (20%) , dan rubber feet berbasis bio terbaru yang terbuat dari minyak biji jarak (39%). Bahan daur ulang ini akan mengurangi ketergantungan pada material yang berbasis minya bumi.

Material sampah plastik laut (Ocean Bound recycle Plastic) juga banyak digunakan pada perangkat Dell Latitiude 5000 series. Ini digunakan pada komponen housing fan, sebanyak 28%.

Sementara itu bagian kemasan produk juga dibuat dari 100 persen bahan daur ulang. Dan juga 100% dapat didaur ulang kembali.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…