Ini Kunci Kesuksesan Laptop Lenovo di Indonesia
Lenovo adalah salah satu brand laptop yang populer saat ini di Indonesia. Kami memantau peningkatan persepsi pasar terhadap brand laptop ini dan menemukan bahwa konsumen sudah banyak yang mengidamkan laptop dari brand ini. Apakah ini hanya karena efek promosi dan marketing semata? Menariknya, ternyata tidak.

Sebagai catatan, yang kami bahas ini adalah laptop Lenovo tipe consumer ya. Bukan tipe commercial atau tipe bisnis. Yang tipe commercial itu adalah yang namanya berawalan “Think”, seperti ThinkPad dan ThinkBook. Yang kami pantau kemajuannya ini adalah seri untuk konsumen umum. Baik itu seri Ideapad, Yoga, maupun Legion.
Berdasarkan info yang kami dapatkan saat Peter Yeung, Executive Director – Consumer Business Lenovo Asia Pacific hadir ke Indonesia, penjualan Lenovo laptop di tahun 2020 dan 2021 memang naik pesat. Sangat pesat, baik untuk laptop gaming maupun utuk tipe premium yang tipis.
Menurutnya, Lenovo memang sedang memperhatikan 3 kategori saat ini:
- Entertainment dan Gaming
- Premium dan Lifestyle
- Smart learning, smart working
Dalam kunjungannya di pertengahan tahun 2022 ini, beliau pun mengatakan bahwa Indonesia adalah pasar yang penting. Salah satu indikatornya adalah: Saat kunjungan ke negara lain sudah diijinkan (sebelumnya terhambat karena pandemi), negara pertama yang dikunjungi adalah Indonesia.
Baca Juga: Review Lenovo IdeaPad Gaming 3i 15IAH7: Kembaran Lenovo Legion yg Lebih Murah! • Jagat Review
Terlepas dari pembahasan di atas, kami melihat bahwa keberhasilan Lenovo di Indonesia, dari kacamata konsumen adalah 3 poin di bawah ini.
Racikan yang Kian Membaik
Semakin baik racikan komposisi spesifikasi dalam sebuah laptop, biasanya akan lebih baik. Pasar akan lebih menyukainya dan pada akhirnya akan membicarakannya. Perhatikan racikan untuk seri Legion, yang merupakan laptop gaming atau laptop high-performance. Dengan cepat Lenovo memasangkan konfigurasi RAM dual channel untuk performa terbaik, terutama untuk yang prosesornya AMD.

Lalu perhatikan layar seri Legion yang pada akhirnya sudah pakai IPS 100% SRGB. Ini membuat laptop kencang tersebut kian cocok untuk para content creator. Bukan hanya gamers saja. Jumlah content creator dan pelajar/mahasiswa yang membutuhkannya, luar biasa banyak di Indonesia, bukan?
Mengikutsertakan Office Home & Student juga tindakan yang sangat baik dan turut memicu sebuah standar untuk laptop kelas menengah ke atas. Saat ini, laptop Windows di kelas tersebut, wajib punya MS Office full version.
Mendengarkan Konsumen
Ini juga yang kami sangat senang. Lenovo terlihat mendengarkan masukan dari luar. Banyak yang minta, “laptop Core i5 tipis jangan dikasih RAM 8GB dong!” Perhatikan apa yang terjadi sekarang. Laptop tipis Lenovo dengan Intel Core i5 generasi ke-12, RAM-nya langsung 16GB dual channel.

Pada saat Ideapad Gaming pertama diluncurkan, banyak yang protes mengenai suhu dan performa. Di edisi keduanya, Lenovo langsung mengubah Ideapad Gaming series menjadi mirip dengan Legion series. Bahkan, saat ini sudah kian mirip dengan Legion, hanya saja, harganya lebih murah. Kami jarang melihat Lenovo membiarkan spesifikasi yang kurang baik, dibiarkan selama bertahun-tahun. Selalu diperbaiki.
Inovasi Garansi
Ini yang sangat penting menurut kami. Memperkenalkan ADP atau Accidental Damage Protection adalah hal yang berani. Untuk level tertentu, Lenovo menyediakan proteksi “all-risk” atau proteksi dari kerusakan akibat kelalaian pengguna. Berawal dari 1 tahun, kini sudah ada yang 3 tahun. Tentunya ini membuat kepercayaan pelanggan jadi makin tinggi. Beli laptop 20 jutaan, dipastikan dalam 3 tahun, kerusakan apapun akan dibereskan gratis.

Kami tentunya sedikit berharap ada inovasi seperti garansi ADP 4 tahun khusus Mahasiswa. Itu akan memudahkan pilihan orang tua dalam membelikan laptop buat anaknya yang masuk kuliah, tentunya. Mengingat lenovo itu sering mendengarkan masukan, siapa tahu bisa diwujudkan?
Ketiga poin di atas adalah hal yang menurut kami membuat Lenovo seri consumer kian diminati di Indonesia. Kami suka di mana Lenovo Indonesia kini lebih peduli untuk menyuguhkan laptop berkualitas, dan bukan yang “asal lebih murah saja”. Karena, kita kan sukanya yang berkualitas tapi terjangkau, ya kan?














