Razer Rilis DeathAdder V3 Pro, Mouse Gaming Wireless Super Ringan
Razer baru saja merilis seri terbaru dari mouse gaming terlaris mereka, DeathAdder V3 Pro. Dengan bobot yang super ringan, mouse tersebut membawa sejumlah peningkatan untuk menunjang gamer profesional di level kompetitif. Peningkatan itu termasuk di antaranya teknologi mouse terbaru dari Razer, yakni HyperSpeed Wireless dan HyperPolling.

DeathAdder V3 Pro memiliki desain ergonomis dengan sisi samping yang lebih kecil. Bobotnya cuma 63 gram untuk warna hitam dan 64 gram untuk warna putih, lebih ringan 25% dari pendahulunya. Meski ringan, mouse wireless itu mampu memberikan ketahanan baterai hingga 90 jam, dan dapat di-charge dengan USB-C. Tenang, Razer juga menyertakan kabel charging Razer Speedflex di dalam box.
Tak lupa, Razer juga menyematkan teknologi wireless terbaru mereka HyperSpeed Wireless dan mendukung HyperPolling Wireless. HyperSpeed Wireless menawarkan koneksi 25% lebih cepat ketimbang teknologi lainnya. Secara default, mouse ini akan memiliki tingkat respon 1000 Hz dengan latensi 1 ms. Dengan HyperPolling Wireless, tingkat respons bisa meningkat ke 4000 Hz dengan latensi hanya 0,25 ms. Namun, hal itu dapat dicapai dengan menggunakan HyperPolling Wireless Dongle yang dijual terpisah.

DeathAdder V3 Pro mengusung sensor Focus Pro 30K yang memiliki akurasi 99,8%. Menariknya, sensor tersebut dilengkapi fitur-fitur AI seperti Smart Tracking, Motion Sync, dan Asymmetric Cut-Off. Tak hanya itu untuk menghindari kemungkinan masalah double-click, disematkan Razer Optical Mouse Switches Gen-3 yang memiliki daya tahan 90 juta klik. Bahkan, Razer mengklaim kemungkinan double-click bisa mencapai nol alias tidak akan pernah.
Razer mengungkapkan bahwa DeathAdder V3 Pro dibanderol dengan harga sekitar Rp2.5 juta dan akan tersedia baik online maupun offline. Namun, berdasarkan pantauan kami, mouse gaming baru ini belum masuk melalui distributor resmi ke Indonesia. Tertarik untuk membelinya ketika sudah tersedia?













