Hati-Hati, Celah Keamanan Tersembunyi di Logo Windows 7

Reading time:
October 5, 2022

Kalau anda masih menggunakan Windows 7 nampaknya harus berhati-hati. Sebuah kelompok hacker yang disebut Witchetty atau LookingFrog ini melakukan penyerangan dengan metode steganografi. Target utamanya rata-rata adalah pemerintahan di Timur Tengah dan bursa saham yang berada di negara Afrika.

Bagi yang belum paham tentang teknik steganografi. Secara garis besarnya ini adalah suatu metode yang menyisipkan data-data atau pesan tersembunyi. Umumnya bisa melalui gambar, video bahkan file audio.

Windows 7 Witchetty
Walaupun tampak seperti gambar biasa, tersimpan muatan tersembunyi yang cukup berbahaya.

Berdasarkan laporan dari pakar keamanan di Symantec. Serangan ini terjadi mulai dari bulan Februari hingga September 2022, tahap pertama yang dilakukan peretas adalah menargetkan celah keamanan yang sering dieksploitasi seperti ProxyShell dan ProxyLogon untuk mendapatkan akses ke sistem.

Baca Juga: Celah Keamanan Apple Ada Lagi! Bisa Ambil Alih Perangkat Korban • Jagat Review

Distribusi Melalui GitHub

Setelah menembus sistem, sistem yang terinfeksi akan memuat gambar logo Windows 7 yang sudah disisipi dengan backdoor dari situs Github. Github sendiri digunakan karena dengan situs terpercaya seperti ini, kemungkinan terdeteksi akan jauh lebih kecil. Ketika muatan backdoor berhasil dijalankan, selain malware, dari celah ini bisa juga digunakan untuk mencuri data-data yang penting.

Siapakah Withetty?

Witchetty sendiri pertama kali didokumentasikan oleh ESET pada April 2022. Kesimpulan dari laporan tersebut menunjukkan, bahwa kelompok ini adalah salah satu dari tiga sub kelompok TA410. TA410 sendiri dikabarkan memiliki hubungan erat dengan Cicada (APT10) yaitu sebuah kelompok hacker yang biasanya bergerak untuk memata-matai sebuah negara.

Aktivitas Witchetty biasanya ditandai dengan dua tahap. Tahap pertama memasang backdoor yang dikenal sebagai “X4”, lalu tahap kedua di ikuti dengan malware yang disebut “LookBack”. Seperti grup utamanya, biasanya yang mereka serang adalah Pemerintahan, Misi Diplomatik, Badan Amal hingga industri/manufaktur.

Sumber

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…

Gaming

April 25, 2026 - 0

Update Besar Slay the Spire 2 Picu Gelombang Review Negatif

Kehadiran update besar untuk Slay the Spire 2 justru memicu…
April 25, 2026 - 0

Xbox Fokus Perkuat Game Pass Dengan Tekankan Harga dan Fleksibilitas

Xbox tetapkan Game Pass sebagai prioritas layanan utama, dengan fokus…
April 24, 2026 - 0

Avalanche Studios Buka Rekrutmen untuk Proyek Game AAA Baru

Kreator dari seri Just Cause, Avalanche Studios, membuka rekrutmen untuk…
April 24, 2026 - 0

Xbox Tinggalkan Branding Microsoft Gaming & Siap Evaluasi Eksklusivitas

Xbox resmi kembali ke branding lama mereka, sambil siapkan untuk…