Intel Bakal Jual Saham Perusahaan Mobil Otonom “Mobileye” Miliknya
Intel sempat mengakuisisi perusahaan teknologi self-driving bernama Mobileye di tahun 2017 silam. Tahun lalu, Intel sempat mengumumkan kalau perusahaan mobil otonom tersebut diperkirakan memiliki valuasi senilai lebih dari USD 50 miliar.

Kini Intel telah mengajukan IPO dengan Securities and Exchange Commission, untuk perusahaan mobil otonomnya tersebut. Dan Intel mengharapkan nilai yang justru lebih rendah untuk Mobileye, yaitu hanya sebesar USD 30 miliar. Ini disebabkan tingkat inflasi yang melonjak dan kondisi pasar yang memburuk.
Meski demikian, Intel tetap berencana mempertahankan saham mayoritas di Mobileye, seperti yang diutarakan oleh Head Excecutive Intel, Pat Gelsinger.
Intel membuka IPO untuk perusahaan mobil otonom tersebut, dengan harapan perusahaan bisa tumbuh lebih mudah, tentunya dengan investasi dari lebih banyak pihak.
Meski demikian, Intel sendiri belum meirinci berapa harga saham yang akan diajukan ke SEC, untuk penjualan IPO dari Mobileye.
Fokus ke Bisnis Pengecoran Chip
Hasil dari penjualan saham tersebut, nantinya juga akan digunakan Intel untuk pembangunan pabrik chip mereka. Ya, Intel memang sempat diberitakan akan membangun banyak pabrik chip di Amerika Serikat dalam beberapa tahun kedepan.
Baca Juga: Bangun Pabrik dan RnD, Intel Bakal Investasikan 87 Miliar Dollar AS di Eropa • Jagat Review
Pertengahan bulan lalu, Intel telah memulai pembangunan pabrik mereka di Ohio, yang disebut bakal menjadi pabrik pembuatan chip terbesar di dunia. Investasinya senilai USD 100 miliar, dengan investasi awal sebesar USD 20 miliar
Sepertinya langkah yang dilakukan oleh Intel ini terbilang cukup tepat. Apalagi Intel memang lebih ahli dibidang chip ketimbang bisnis otomotif untuk saat ini.
Sementara membuka penjualan saham untuk bisnis mobil otonomnya ini, tentunya akan memungkinkan perusahaan tersebut berkembang lebih baik.















