Tokopedia Tingkatkan Layanan Dengan Intel Xeon Scalable dan Google Cloud
E-commerce bisa dibilang adalah salah satu industri yang dengan pesat mengadopsi teknologi terbaru, untuk bisa mengikuti demand konsumen. Terutama pada masa pandemi beberapa waktu lalu, e-commerce bertumbuh dengan pesat di serluruh dunia termasuk Asia Tenggara.
Tokopedia menjadi salah satu brand e-commerce yang memiliki lonjakan pengunjung yang sangat tinggi. Sehingga Tokopedia harus meningkatkan layanan mereka, terutama dari segi skalabilitas. Apalagi Tokopedia juga kini menyediakan layanan Tokopedia Play, yang memungkinkan merhant melakukan live streaming untuk mempromosikan produk mereka secara live.

Dengan beban trafik yang semakin tinggi, tapi platform juga harus tetap lancar diakses, baik bagi pelanggan maupun merchant. Untuk mengatasi tantangan tersebut, Tokopedia bekerja sama dengan Intel dengan mengadopsi teknologi dari Intel dan juga Google Cloud.
Makin Andal dengan Intel Xeon Scalable dan Google Cloud
Didukung oleh compute instances berbasis prosesor Intel Xeon Scalable, tim dari Tokopedia, Intel maupun Google Cloud bekerja sama untuk mengimplementasikan AI Platform Training yang menggunakan TensorFlow, yang dioptimalkan dengan library Intel seperti Intel Math Kernel Library untuk Deep Neural Networks, Intel® DL Boost-VNNI serta Dataproc milik Google Cloud.
Hasilnya, Tokopedia bisa meningkatkan realibilitas layanan mereka. Platform tetap lancar diakses, dan fiturnya juga semakin banyak. Kemampuan analitik di layanan Tokopedia juga ditingkatkan sehingga pengguna bisa lebih efisien saat pencarian dan penemuan produk, yang mencakup insight mengenai kebiasaan membeli, waktu pemrosesan pembayaran, penyimpanan barang, dan logistik pengiriman.

Dengan peningkatan infrstruktur ke teknologi yang lebih modern ini, yaitu dengan menggunakan server berbasis Intel Xeon Scalable ini, menariknya Tokopedia bisa mengefisiensi biaya hingga 20 persen, dengan tetap mempertahanakan kinerja yang sama.
Selain itu dengan teknologi Intel Xeon Scalable, Tokopedia mampu melakukan auto-scale (meningkatkan kapasitasnya secara otomatis) dan mengatasi lonjakan lalu lintas masuk dengan lebih baik.
Sementara dari segi trafik, Tokopedia Play mengalami pertumbuhan luar biasa baik bagi pembuat konten maupun viewer, dengan penayangan bulanan meningkat 16x pada semester pertama tahun 2021, dan dengan pengadopsian live shopping yang tumbuh dua digit. Dalam rentang waktu yang sama, platform ini juga mengalami peningkatan 8x dalam pembuatan konten mingguan, dibandingkan dengan awal tahun 2021.
Jumlah pesanan melalui Tokopedia Play meningkat tiga kali lipat dari Maret 2022 – Agustus 2022 dibandingkan dengan September 2021 – Maret 2022. Selain itu, Tokopedia Play juga mengalami pertumbuhan tiga kali lipat dalam penjualan di platform dalam periode yang sama.
Fitur livestreaming juga menghasilkan peningkatan pageview hingga 625x pada detail produk, 262x peningkatan kunjungan toko, dan meningkatkan pemesanan harian di toko hingga 100 persen. Lebih penting lagi, Tokopedia mampu mencapai zero downtime (server tidak pernah mati) di beberapa event penting yang dgelar secara live.













