Review Toshiba 65X9900LP: Smart TV Kelas Atas Tercanggih dari Toshiba
Konsumsi Daya
Lalu, berapa konsumsi daya dari TV ini? Kami coba mengukur konsumsi daya saat TV ini menampilkan konten, baik dari aplikasi di TV maupun input dari HDMI.

Konsumsi dayanya bisa ada di rentang 60 Watt sampai 310 Watt. Ya, ini OLED, jadi daya yang digunakan akan tergantung seberapa gelap atau seberapa terang tampilan di layar.
Harga

TV Toshiba 65X9900LP ini dipasarkan dengan harga Rp 36.499.000.
Penutup
TV kelas flagship dari Toshiba ini benar-benar terasa bisa menghadirkan pengalaman premium kelas flagship. Bukan cuma dari sisi tampilan dan audio saja, tapi juga pengalaman penggunaan secara keseluruhan.
Toshiba 66X9900LP ini cocok untuk yang mencari TV layar besar untuk berbagai jenis hiburan, baik itu menonton video, menonton film, maupun bermain game.
Hal yang Perlu Diperhatikan:
- TV ini menggunakan OS VIDAA. Aplikasi belum selengkap di Android TV atau Google TV. Tapi, dibandingkan dengan pertama kali kami mencoba OS ini, pilihan aplikasinya sudah jauh lebih banyak.
Disney+ Hotstar memang belum tersedia di sini, tapi Toshiba menjanjikan kalau aplikasi itu akan hadir dalam waktu dekat.
- Menu pengaturan cepat yang tersedia menurut kami masih kurang cepat. Kita masih harus masuk ke dalam menu setting dulu sebelum bisa mengubah beberapa setting.
Kami berharap akan ada menu pengaturan cepat yang lebih mudah diakses seperti yang disediakan oleh beberapa TV kelas atas dan kelas premium lain yang pernah kami coba di VIDAA untuk TV kelas flagship ini.
- Layar tidak anti-glare. Tapi, ini akan membuat warna terlihat lebih cemerlang.
- Remote masih menggunakan desain banyak tombol. Tapi, pengelompokan tombol yang dilakukan Toshiba bisa membuat remote ini tetap terasa nyaman digunakan.
- Konektor yang menghadap ke belakang cukup sulit dijangkau kalau ruang di sekitar TV cukup sempit. Untuk konektor Ethernet dan Digital Audio Out, ini seharusnya tidak jadi masalah karena umumnya kalau sudah terpasang, jarang sekali butuh cabut-pasang kabelnya.
Tapi untuk USB, ada kemungkinan kita butuh sering mengganti perangkat yang terpasang di sana. Untungnya, setidaknya masih ada konektor USB 3.0 yang lebih mudah dijangkau
Konektor-konektor yang menghadap ke belakang ini juga akan sulit digunakan kalau kita memasang TV ini ke dinding.
Kelebihan:
- Kualitas tampilan baik, klas OLED. Kedalaman warna dan black level juga sangat baik, terbilang memuaskan.
- Color gamut pas untuk menikmati konten, mendekati 100% DCI-P3.
- View angle luas, warna tampilan tidak akan bergeser sekalipun kita melihat ke arah TV dari sisi samping.
- Tersedia dukungan untuk Dolby Vision, HLG, HDR10, dan HDR10+.
- Sistem audio menawarkan kualitas suara jauh di atas rata-rata. Separasi suaranya bisa dikatakan baik, cukup menggambarkan speaker 8 channel yang diusungnya.
- Refresh rate juga sudah 120 Hz, jadi cocok untuk gaming frame rate tinggi.
- Ada juga VRR dan ALLM, cocok untuk penggunaan bersama console game terbaru. Juga mendukung AMD FreeSync dan NVIDIA G-Sync Compatible untuk gaming dengan PC.
- VIDAA U6 yang digunakan benar-benar responsif, terasa ringan.
- Desain TV menunjukkan kelasnya sebagai produk kelas flagship.
- Tersedia 4 port HDMI, jadi TV ini bisa dipasangkan dengan 4 perangkat lain sekaligus.
- Sudah mendukung Wi-Fi 6.
- Ada FILMMAKER MODE.
- Siap untuk menerima siaran TV Digital Indonesia.
- Paket Penjualan, Desain, Spesifikasi
- Penggunaan
- Pengalaman Penggunaan, Kualitas Tampilan
- Konsumsi daya, penutup

















