Dilengkapi Beragam Sensor, Bola Al Rihla Harus Di-charge Sebelum Dipakai Bertanding

Author
Irham
Reading time:
December 7, 2022

Piala Dunia 2022 segera memasuki babak perempat final, dan selalu banyak hal menarik untuk dibahas bahkan dari segi teknologi yang digunakan.

Di bola Al Rihla misalnya, meski sering mengundang kontroversi, tapi teknologi yang disematkan di bola tersebut terbukti telah membantu wasit untuk memberikan keputusan yang tepat selama pertandingan.

Adidas technology Al Rihla

Nah, baru-baru ini beredar foto dimana bola Al Rihla sedang diisi dayanya sebelum digunakan di pertandingan. Layaknya smartphone, bola ini harus diisi daya sebelum dipakai karena, untuk memastikan teknologi sensor-sensor yang ada di dalamnya bekerja dengan baik, tidak dalam kondisi kehabisan daya.

bola Al rihla di-charge

Beberapa sensor yang disematkan di dalam bola Al Rihla salah satunya yaitu sensor gerak 500Hz yang dikembangkan oleh KINEXON. Ini berfungsi untuk mendeteksi pergerakan bola, hingga 500 frame per detik. Lalu ada lagi sensor Ultra-Wide Band (UWB) dan Inertial Measurement Unit (IMU), untuk merekam posisi pergerakan bola secara tiga dimensi.

Baca Juga: FIFA 23 Dipakai Penipu untuk Siaran Langsung “Bajakan” Piala Dunia 2022 • Jagat Play

Sensor-sensor yang diletakan di dalam bola ini sebenarnya sangat kecil, totalnya hanya sekitar 14 gram. Berdasarkan informasi dari Adidas – perusahaan yang memproduksi bola Al Rihla, daya di bola ini bisa dipakai selama enam jam, dan bisa bertahan selama 18 hari jika sedang tidak digunakan.

Dengan teknologi yang ada di bola ini, secara otomiatis bisa mendeteksi setiap momen-momen di dalam pertandingan, yang bahkan mungkin tidak bisa di lihat secara kasat mata. Seperti posisi offside, bola out dan sebagainya. Gol Jepang saat menaklukan Spanyol di fase group, juga jadi salah satu keputusan yang diambil berdasarkan informasi dari teknologi di bola tersebut.

Nah, Gimana pendapat kalian tentang teknologi yang ada di bola Al-Rihla ini? Membantu atau malah bikin ribet?

Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 28, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios Neo 16S AI: Prosesor Baru, Lebih Efisien, Bodi Tipis, Tetap Powerful!

Ini adalah laptop gaming dengan prosesor Panther Lake pertama yang…
June 24, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 7i FIFA World Cup Edition: Laptop Gaming Kolaborasi Spesial Piala Dunia!

Ini adalah laptop gaming limited edition dari Lenovo, yang kolaborasi…
June 23, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026: Laptop Snapdragon X2 Elite Paling Ringan, Irit, & Kencang

Laptop 18-Core ini bodinya tipis dan beratnya enteng banget cuman…

Gaming

July 3, 2026 - 0

Inisiatif Stop Killing Games Digagalkan Parlemen Amerika

RUU Protect Our Games Act yang dimulai oleh inisiatif Stop…
July 3, 2026 - 0

GTA 6 Diprediksi Tak Bisa Berjalan 60 FPS di PS5 Pro & Xbox Series X

GTA 6 diprediksi hanya dapat berjalan di 30 FPS pada…
July 3, 2026 - 0

Nintendo Dikabarkan Siapkan Switch 2 dengan Layar LCD Baru

Nintendo dikabarkan tengah menyiapkan Switch 2 dengan panel LCD baru…
July 3, 2026 - 0

Xbox Tegaskan Tak Kurangi Investasi Game Meski Lakukan PHK Massal

Xbox menegaskan investasi untuk pengembangan game tidak berkurang meski perusahaan…