Review ASUS Vivobook Pro 15 OLED (K6502ZC): Komplit dan Kencang untuk Content Creator
Uji Performa
Pada Software MyASUS disediakan menu Fan Profile untuk mengatur profil performa dan kecepatan kipas Laptop dengan pilihan:
- Performance Mode
- Standard Mode
- Whisper Mode
Profil tersebut juga dapat diubah dengan menekan tombol FN+F.
Cinebench R15 20X Loop



Skor tertinggi yang dicapai di mode Standard adalah 1667 poin dan 1685 poin di mode Performance. Sementara untuk skor yang dapat dipertahankan ada dikisaran 1530-1580 poin di mode Standard dan 1610-1680 poin di mode Performance.
Skor Sustain-nya ternyata tidak turun terlalu jauh dari skor tertingginya.
Cinebench R15 20X Loop (Dengan Baterai)

Saat pakai baterai saja, skor yang dapat dipertahankan ada dikisaran 1220-1250 poin. Memang ada sedikit penurunan tetapi skor seperti itu tetap tergolong tinggi.
Suhu Kerja (Cinebench R15 20X Loop dengan Charger)

Pada mode Standard dan Performance, suhu prosesor rata-rata ada di 94-96 °C.
Blender 3.0.1 (BMW27 Scene)

- CPU Rendering – 3 Menit 48 Detik
- GPU Rendering dengan CUDA – 51 Detik
Kalau kita tambahkan EGPU yang biasa kita pakai waktu Render dengan CUDA menjadi – 16 Detik
Suhu Kerja (GPU Rendering dengan CUDA)

- Pada mode Performance, suhu prosesor sempat naik ke 75 °C di awal pengujian sebelum akhirnya dikendalikan dikisaran 60-70 °C
- Sementara suhu tertinggi Discrete GPU-nya hanya mencapai 64 °C yang terjadi di awal pengujian
Premiere Pro CC 2022

4K60 dengan Video berdurasi 2 Menit 7 Detik
Software Only
- Single Channel (1X 16 GB) – 12 Menit 55 Detik
- Dual Channel (16 GB+8 GB) – 11 Menit 34 Detik
GPU Acceleration (CUDA)
- Single Channel (1X 16 GB) – 2 Menit 32 Detik
- Dual Channel (16 GB+8 GB) – 2 Menit 23 Detik
Kalau kita tambahkan EGPU yang biasa kita pakai waktu Export dengan CUDA menjadi – 2 Menit.

FHD60 dengan Video berdurasi 2 Menit 7 Detik
Software Only
- Single Channel (1X 16 GB) – 2 Menit 38 Detik
- Dual Channel (16 GB+8 GB) – 2 Menit 34 Detik
GPU Acceleration (CUDA)
- Single Channel (1X 16 GB) – 43 Detik
- Dual Channel (16 GB+8 GB) – 40 Detik
Kalau kita tambahkan EGPU yang biasa kita pakai waktu Export dengan CUDA menjadi – 30 Detik.
Suhu Kerja (4K Video Export dengan CUDA)

- Pada mode Performance, suhu prosesor sempat beberapa kali mencapai 84 °C dengan suhu rata-rata tetap di bawah 80 °C
- Sementara suhu tertinggi Discrete GPU-nya hanya mencapai 69 °C
DaVinci Resolve (Free)

4K60 to Youtube 4K60 dengan Video 2 Menit 7 Detik
- Single Channel (1X 16 GB) – 6 Menit 5 Detik
- Dual Channel (16 GB+8 GB) – 5 Menit 27 Detik
Kalau kita tambahkan EGPU yang biasa kita pakai waktu Export menjadi – 5 Menit 9 Detik.

FHD60 to Youtube FHD60 dengan Video 2 Menit 7 Detik
- Single Channel (1X 16 GB) – 1 Menit 42 Detik
- Dual Channel (16 GB+8 GB) – 1 Menit 31 Detik
Kalau kita tambahkan EGPU yang biasa kita pakai waktu Export menjadi – 1 Menit 28 Detik.
Suhu Kerja (4K Video Export)


- Pada mode Performance, suhu prosesor bergerak dikisaran 90-100 °C dan suhu tertinggi Discrete GPU ada di 73 °
- Sementara kalau menggunakan mode Standard, suhu prosesor sempat berada 90-98 °C di menit-menit awal pengujian, kemudian turun dan dikendalikan dikisaran 80-90 °C walaupun sesekali ada Spike sedikit diatas 90 °C
Gaming

Nah! Laptop Content Creation ini kalau dipakai main Game dimana yah performanya? Hasilnya bisa disimak berikut ini.
- DOTA 2 – 1080P | Fastest | Render Scale 100%: 90-170 FPS
- CSGO – 1080P | Low: 270-470 FPS
- Shadow of the Tomb Raider – 1080P | High | Ray Tracing Medium | DLSS Quality: 70-90 FPS
- God of War – 1080P | High | DLSS Quality: 50-60 FPS
- Assassin’s Creed Valhalla – 1080P | Medium: 45-60 FPS
Suhu Kerja (30 Menit Assassin’s Creed Valhalla)

- Pada mode Performance, suhu rata-rata prosesor ada dikisaran 68-72 °C
- Sementara suhu Discrete GPU ada dikisaran 63-64 °C
Suhu Permukaan Bodi (30 Menit Assassin’s Creed Valhalla)

- Suhu tertinggi untuk Keyboard kami jumpai disekitar tombol H dengan suhu mencapai 39 °C
- Sementara suhu area Keyboard lain aman dibawah 39 °C
- Suhu permukaan bodi juga terpantau aman dibawah 39 °C
- Untuk suhu Palmrest pastinya berada dibawah 35 °C
Storage Test

Crystal Disk Mark
- Read – 3696 MB/s
- Write – 3288 MB/s
Cukup disayangkan SSD PCIe Gen 4-nya hanya sekencang SSD PCIe Gen 3. Tapi kecepatan seperti itu sudah tergolong tinggi.
Battery Life

Menggunakan mode Standard dengan Brightness 50%, Volume 25%, dan Setting layar di 2.8K 120 Hz.
1080P Video Playback
- Discrete GPU – 4 Jam
- MSHybrid – 8 Jam 30 Menit
Charging

- 30 Menit – 49%
- 60 Menit – 80%
- 90 Menit – 93%
- 120 Menit – 98%
- Full – 2 Jam 17 Menit
- Masih tergolong normal walaupun kami mengharapkan di dua jam.












