Review ASUS ROG Strix Scar 18 G834JZ (2023): Laptop Monster Kencang Serba Bisa!
Desain
Sebelum membahas mengenai desain laptopnya, mari kita mulai dengan bagian packaging. ASUS ROG Strix Scar 18 hadir dengan packaging berwarna abu-abu khas ROG. Bagian belakang kardusnya dihiasi dengan ilustrasi ala “Komik Barat”.

Ketika membuka kardus, perhatikan bahwa posisinya harus tidur, bukan berdiri. Hal ini disebabkan karena laptop ini tidak memiliki lapisan pelindung di bagian atasnya.

Jika dibuka dalam posisi berdiri, ada risiko laptop jatuh karena tidak ada penahan yang kuat di bagian atasnya. Oleh karena itu, penting untuk membukanya dengan hati-hati!
Bodi
Secara desain, ASUS ROG Strix Scar 18 masih mengadopsi ornamen garis diagonal yang telah menjadi ciri khas generasi sebelumnya. Terdapat logo ROG kecil di cover atas dan di cover keyboard.
Baca Juga: Review Axioo PONGO Series: Laptop RTX3070 Murah dan Kencang! • Jagat Review

Bagian atas keyboard memiliki area yang agak transparan, memberikan tampilan yang menarik. Di bagian belakang layar, terdapat logo ROG yang cukup besar dengan lighting RGB yang terintegrasi dengan RGB lighting strip yang ada di sisi bawah laptop. Opsi tingkat kecerahan dan pengaturan lighting dapat diakses melalui software Armoury Crate.
Laptop ini hadir dalam warna hitam yang elegan. Dengan dimensi panjang 39,9 cm, lebar 29,4 cm, dan ketebalan 3,08 cm, ASUS ROG Strix Scar 18 memiliki bobot 3,06 kilogram untuk laptopnya dan 850 gram untuk charger 330W-nya. Total bobot keseluruhan mencapai 3,9 kilogram.
Layar
Layar merupakan salah satu keunggulan utama dari laptop ini. Menggunakan ROG Nebula Display dengan panel IPS-Level berukuran 18 inci, laptop ini menawarkan resolusi QHD+ atau 2,5K (2560 x 1600 piksel) dengan aspect ratio 16:10.

Refresh rate-nya mencapai 240 Hz dan mendukung teknologi NVIDIA G-Sync. Dengan teknologi Dolby Vision HDR, layar ini mampu menghasilkan gambar yang kaya akan warna dan detail.
Berdasarkan pengujian kami:
- Brightness indoor di 436 nits
- Gamut Coverage di 98.7% DCI-P3
- Gamut Volume di 103.5% DCI-P3
Layar juga sudah tersertifikasi Pantone Validated dan TUV Rheinland Certification Low Blue Light untuk kenyamanan pengguna. Bingkai atas dan sampingnya tergolong sangat tipis, dengan kamera terletak di bagian atas bingkai.
Webcam dan Audio
Untuk kamera, sayangnya laptop ini masih menggunakan webcam resolusi 720p30. Kualitas kamera dan mikrofonnya dapat dikatakan standar untuk keperluan video conference dan streaming.

ASUS ROG Strix Scar 18 dilengkapi dengan sistem audio yang mengesankan. Menggunakan 4-Speaker system dari Dolby Atmos dengan Smart Amplifier Technology, laptop ini mampu menghasilkan suara yang bagus dan jelas.
Letak speaker berada di bagian bawah kanan-kiri laptop. Terdapat software Dolby Access yang memungkinkan pengguna untuk mengatur preset audio sesuai preferensi mereka.
Konektivitas Port I/O
Konektivitas pada laptop ini juga cukup lengkap. Di sisi kiri terdapat port DC-IN, Ethernet, HDMI 2.1, Thunderbolt 4, USB-C 3.2 Gen 2, dan Audio Jack Combo 3.5mm.
Sementara di sisi kanan terdapat 2x USB 3.2 Gen 2.
Keyboard dan Touchpad
Keyboard pada ASUS ROG Strix Scar 18 mengadopsi layout khas ROG Strix Scar dengan tombol numpad. Dengan travel distance 2,0 mm dan kedalaman cekungan keyboard 0,15 mm, keyboard ini nyaman digunakan untuk mengetik dan bermain game.
Dilengkapi dengan teknologi N-Key Rollover, keyboard ini mendukung input simultan hingga beberapa tombol sekaligus. Terdapat juga lima tombol makro di bagian atas keyboard yang dapat dikonfigurasi melalui software Armoury Crate. Backlit RGB pada keyboard dapat diatur tingkat kecerahannya melalui software Armoury Crate atau tombol fn+F3.
Touchpad pada laptop ini terletak sedikit ke arah kanan dari pusat laptop, tetapi masih dalam jangkauan yang nyaman. Touchpad ini menggunakan Precision Touchpad, memberikan responsifitas yang baik.
Sistem Pendingin
Sistem pendingin pada ASUS ROG Strix Scar 18 menggunakan teknologi ROG Intelligent Cooling yang terdiri dari Tri-Fan Technology dengan dua fan berukuran besar dan satu fan kecil.

Terdapat juga full surround vents dan 7 heatpipes untuk menjaga suhu laptop tetap dingin. ASUS mengklaim penggunaan Thermal Grizzly Conductonaut Extreme Liquid Metal pada laptop ini dapat menurunkan suhu CPU dan GPU hingga 15 derajat Celsius. Sirkulasi udara dilakukan melalui intake di bagian bawah laptop dan exhaust ke arah belakang dan samping.



























