Riset: Masyarakat Indonesia Makin Suka Belanja Online
Baru-baru ini, perusahaan riset Populix telah melakukan studi perilaku belanja online di Indonesia, terutama dalam kategori elektronik, rumah tangga, dan kesehatan. Metode penelitian mencakup survei online yang melibatkan 1.005 responden yang aktif dalam menggunakan internet dan aplikasi e-commerce.
Hasil survei mengungkapkan bahwa faktor-faktor utama yang memengaruhi pilihan platform e-commerce meliputi kepercayaan, kualitas produk, pengiriman yang aman, dan pengalaman belanja yang nyaman.
Lebih Efisien Waktu, Harga Lebih Terjangkau, Banyak Diskon
Tercatat bahwa 82% masyarakat Indonesia lebih memilih belanja online lewat e-commerce sebagai opsi belanja utama, dengan alasan efisiensi waktu, ongkos kirim gratis, harga lebih terjangkau, diskon khusus, dan kemudahan perbandingan harga.

Dalam ranah brand e-commerce, Tokopedia, Shopee, dan Lazada mendominasi popularitas. Secara khusus, Tokopedia (44%) memimpin pilihan masyarakat, diikuti oleh Shopee (40%) dan Lazada (11%).
Tokopedia menunjukkan tingkat konversi tertinggi dalam hal retensi pembelian. Untuk kategori produk elektronik, Tokopedia (58%) menjadi platform paling diminati, disusul oleh Shopee (47%) dan Lazada (14%), dengan Tokopedia meraih skor kepuasan tertinggi (4.2).
Pada sektor barang rumah tangga, Tokopedia (53%) tetap menjadi pilihan utama, mencatat skor kepuasan yang setara dengan Shopee (4.2) dan Lazada (4.0). Faktor utama dalam pembelian kebutuhan rumah tangga di Tokopedia meliputi ongkos kirim gratis, pengiriman cepat, dan produk berkualitas.
Baca Juga: Belanja di Live Streaming Jadi Tren E-Commerce Saat ini • Jagat Review
Dalam kategori kesehatan, Shopee (80%) menjadi platform yang paling sering digunakan, diikuti oleh Tokopedia (37%) dan Lazada (22%). Shopee menarik konsumen dengan harga terjangkau dan promo ongkos kirim gratis, serta performa baik dalam menarik minat konsumen baru.
Di sisi lain, Tokopedia unggul dalam mempertahankan loyalitas konsumen di kategori kesehatan melalui produk berkualitas dan antarmuka pengguna yang intuitif.

Jadi, kunci bagi pelaku e-commerce adalah terus mengembangkan layanan, serta memastikan platform yang aman dan dapat dipercayai bagi seluruh lapisan masyarakat dan rentang usia.















