Microsoft “Project Silica,” Penyimpanan 7TB Berbahan Kaca, Tahan 10 Ribu Tahun
Microsoft mengumumkan update terbaru untuk proyek penelitiannya, yaitu Project Silica. Ini merupakan solusi penyimpanan terbaru dengan konsep sustainability yang ditujukan untuk media penyimpanan cloud server.
“Project Silica” menghadirkan penyimpanan dengan material seperti selembar kaca dengan ukuran telapak tangan, yang kapasitasnya mencapai 7 TB. Ini memungkinkan untuk menyimpan 1,75 juta lagu atau sekitar 3.500 film. Dan yang menarik lagi, media penyimpanan ini diklaim bisa bertahan hingga 10.000 tahun.

Proyek Silica telah mengalami beberapa penyempurnaan sejak laporan terakhir pada Juni 2022. Kini penyimpanan ini difokuskan pada penyimpanan data server cloud ketimbang penyimpanan untuk pengarsipan musik.
Ant Rowstron dari Microsoft Research Cambridge menjelaskan keunggulan utama Project Silica dalam mengatasi jumlah data yang terus meningkat dan penyimpanan cloud.
Tidak seperti penyimpanan magnetik seperti HDD ataupun memori flash yang hanya bertahan selama lima hingga 10 tahun, teknologi penyimpanan baru punya durabilitas yang jauh lebih tinggi. Karena media penyimpanan ini diletakan di dalam kaca yang tahan terhadap air, gelombang elektromagnetik, suhu ekstrem, dan goresan permukaan, sehingga dapat stabil selama ribuan tahun.

Ada empat langkah dalam penyimpanan data Project Silica, diantaranya yaitu:
- Write Lab: Pada tahap ini, pulsa laser singkat digunakan untuk merekam data ke dalam kaca dalam bentuk voxels (piksel 3D).
- Read Lab: Tahap ini melibatkan penggunaan mikroskop yang dikendalikan komputer untuk membaca data yang telah direkam.
- Decode Lab: Di sini, data yang telah dibaca didekode kembali ke dalam format bacaan komputer standar menggunakan kecerdasan buatan Azure.
- Library Lab: Ketika data diminta untuk dipulihkan, seorang robot di perpustakaan akan mengambil potongan yang sesuai dan memasukkannya ke dalam pembaca.
Project Silica sendiri kemungkinan merupakan media penyimpanan yang permanen. Jadi data yang disimpan memang bukan data yang akan diakses dengan cepat dan diubah secara berkala.
Tapi dibalik kekuatannya dalam menjaga data untuk tetap aman bahkan hingga ribuan tahun, sayangnya Microsoft tidak membahas kekuatan fisik dari Project Silica ini. Apalagi bahanya yang menggunakan kaca, tentunya akan timbul pertanyaan bagaimana jika ini mengalami benturan atau terjatuh.
Tentunya Project Silica masih dalam tahap pengembangan, dan belum akan digunakan secara komersial dalam waktu dekat. Namun tampaknya layanan Cloud Microsoft yaitu Azure akan menjadi yang pertama gunakan teknologi ini jika telah resmi diluncurkan.










