Formula 1 Bakal Gunakan AI untuk Bantu Pengawas Balapan
Fédération Internationale de l’Automobile atau yang disingkat FIA, kabarnya bakal mengimplementasikan AI untuk pemantauan Formula 1. Ini dilakukan untuk meningkatkan akurasi dalam melacak batas lintasan. Jadi nantinya, teknologi AI ini akan menggantikan sebagian pekerjaan para steward atau petugas pengawas untuk melacak batas lintasan.
Teknologi canggih ini akan diuji coba pada Abu Dhabi Grand Prix. Diharapkan nantinya teknologi ini bisa mengambil alih tugas para pengawas balapan secara signifikan.

Teknologi AI disini yaitu menggunakan computer vision, yang akan menganalisisi setiap gerakan yang ada pada video, untuk mengidentifikasi secara akurat kapan mobil melanggar batas lintasan. Dengan teknologi AI ini akan mempercepat proses penjurian, meskipun nantinya tetap dibutuhkan peninjauan secara langsung dari pengawas, tapi tidak akan membutuhkan yang waktu lebih lama dari biasanya.
Baca Juga: MLS Pakai AI Buat Rekrutmen Pemain Bola Profesional, Gimana Hasilnya? • Jagat Review
Pengawas Balap Formula 1 Pakai AI: Dari 800 Proses, Jadi 50 Proses
Ini nantinya akan meringkankan beban dari pihak Tujuan utama implementasi AI adalah untuk meringankan beban kerja dari Remote Operations Center (ROC) FIA. Dengan teknologi ini, proses pemeriksaan akan sangat efektif, dari biasanya mencapai 800 kali, hingga menjadi hanya 50 kali.
Selain AI, FIA juga menguji sistem baru untuk pelacakan kendaraan secara presisi, yang dikenal sebagai Catapult. Sistem Catapult yang juga di dukung dengan AI, dapat memberikan gambaran yang akurat saat kendaraan melaju di lintas secar realtime, sehingga bisa ditampilkan di siaran langsung dengan lebih baik.
FIA berencana untuk terus meningkatkan teknologi yang ada, termasuk pengembangan pelacakan kendaraan untuk meningkatkan akurasi, peningkatan staf ROC, dan peningkatan bandwidth koneksi. Ini dilakukan untuk mengefisiensi proses , dan para staf bisa lebih banyak bekerja secara remote.
Ini bukan pertama kalinya teknologi AI digunakan di bidang olahraga. Sebelumnya teknologi AI juga digunakan untuk pencarian bakat para pemain sepakbola, yang juga bertujuan mengefisiensikan waktu selama proses perekrutan pemain-pemain baru.















