Formula 1 Bakal Gunakan AI untuk Bantu Pengawas Balapan

Author
Irham
Reading time:
November 27, 2023

Fédération Internationale de l’Automobile atau yang disingkat FIA, kabarnya bakal mengimplementasikan AI untuk pemantauan Formula 1. Ini dilakukan untuk meningkatkan akurasi dalam melacak batas lintasan. Jadi nantinya, teknologi AI ini akan menggantikan sebagian pekerjaan para steward atau petugas pengawas untuk melacak batas lintasan.

Teknologi canggih ini akan diuji coba pada Abu Dhabi Grand Prix. Diharapkan nantinya teknologi ini bisa mengambil alih tugas para pengawas balapan secara signifikan.

Formula 1 Gunakan AI

Teknologi AI disini yaitu menggunakan computer vision, yang akan menganalisisi setiap gerakan yang ada pada video, untuk mengidentifikasi secara akurat kapan mobil melanggar batas lintasan. Dengan teknologi AI ini akan mempercepat proses penjurian, meskipun nantinya tetap dibutuhkan peninjauan secara langsung dari pengawas, tapi tidak akan membutuhkan yang waktu lebih lama dari biasanya.

Baca Juga: MLS Pakai AI Buat Rekrutmen Pemain Bola Profesional, Gimana Hasilnya? • Jagat Review

Pengawas Balap Formula 1 Pakai AI: Dari 800 Proses, Jadi 50 Proses

Ini nantinya akan meringkankan beban dari pihak Tujuan utama implementasi AI adalah untuk meringankan beban kerja dari Remote Operations Center (ROC) FIA. Dengan teknologi ini, proses pemeriksaan akan sangat efektif, dari biasanya mencapai 800 kali, hingga menjadi hanya 50 kali.

Selain AI, FIA juga menguji sistem baru untuk pelacakan kendaraan secara presisi, yang dikenal sebagai Catapult. Sistem Catapult yang juga di dukung dengan AI, dapat memberikan gambaran yang akurat saat kendaraan melaju di lintas secar realtime, sehingga bisa ditampilkan di siaran langsung dengan lebih baik.

FIA berencana untuk terus meningkatkan teknologi yang ada, termasuk pengembangan pelacakan kendaraan untuk meningkatkan akurasi, peningkatan staf ROC, dan peningkatan bandwidth koneksi. Ini dilakukan untuk mengefisiensi proses , dan para staf bisa lebih banyak bekerja secara remote.

Ini bukan pertama kalinya teknologi AI digunakan di bidang olahraga. Sebelumnya teknologi AI juga digunakan untuk pencarian bakat para pemain sepakbola, yang juga bertujuan mengefisiensikan waktu selama proses perekrutan pemain-pemain baru.

Sumber

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 12, 2026 - 0

Stellar Blade Blood Rain Janjikan Karakter Protagonis Yang Lebih Kuat

Evie, protagonis baru untuk Stellar Blade: Blood Rain, dipastikan Shift…
June 12, 2026 - 0

Gears of War: E-Day Siapkan Campaign Dengan Durasi Terpanjang

The Coalition memastikan campaign di Gears of War: E-Day akan…
June 12, 2026 - 0

Roblox Diklaim Ingin “Jalan Damai” Untuk Ratusan Gugatan Keamanan Anak

Roblox diklaim ingin selesaikan lebih dari 150 gugatan terkait dugaan…
June 12, 2026 - 0

Xbox Kaji Ulang Strategi Console Next-Gen Mereka

Xbox sedang mengevaluasi kembali pendekatan untuk Project Helix, dengan faktor…