Perancis dan Italia Kolaborasi, Dorong Uni Eropa Buat Regulasi AI Adil dan Transparan

Author
Irham
Reading time:
November 20, 2023

Kecanggihan AI yang semakin berkembang, ternyata juga disertai dengan ancaman dari sisi yang lain, khususnya masalah keamanan dan privasi. Beberapa negara tampaknya cukup menyoroti masalah tersebut.

Seperti yang baru-baru ini dilakukan oleh tiga negara di Eropa yaitu Jerman, Perancis dan Italia. Ketiga negara tersebut, baru-baru ini berdiskusi mengenai pencetusan undang-undang regulasi terkait penggunaan teknologi AI.

regulasi AI di Uni Eropa

Ketiga negara tersebut juga menyatakan sepakat untuk membuat komitmen sukarela yang mengikat kepada penyedia AI besar/kecil di UE. Ini dilakukan agar komisi Uni Eropa segera merundingkan mempercepat regulasi terkait penyedia layanan AI ini.

Baca Juga: Kena Aturan Ekspor Baru AS, NVIDIA Terpaksa Bikin Chip AI Baru Lagi Untuk Pasar China • Jagat Review

Isi Kesepakatan Tiga Negara Soal Regulasi AI

Dalam dokumen kesepakatan yang dibuat, terdapat setidaknya empat poin yang disampaikan oleh tiga negara tersebut. Di antaranya:

  1. Komitmen Sukarela yang Mengikat: Ketiga negara mendukung komitmen sukarela yang mengikat untuk semua penyedia AI di UE, terlepas dari ukuran atau asal mereka.
  2. Mengatur Penerapan, Bukan Teknologi: Fokus peraturan ini adalah mengatur penerapan AI, bukan pada teknologi itu sendiri. Pendekatan ini bertujuan untuk memanfaatkan peluang AI sekaligus membatasi risiko terkait.
  3. Otoritas Pemantauan Kepatuhan Eropa: Perjanjian tersebut mengusulkan pembentukan otoritas Eropa untuk memantau kepatuhan terhadap standar regulasi AI di UE.
  4. Perdebatan Institusi UE mengenai UU AI: Komisi Eropa, Parlemen Eropa, dan Dewan UE saat ini sedang merundingkan posisi UE di bidang AI. Parlemen memperkenalkan “Undang-undang AI” pada bulan Juni, yang bertujuan untuk menghindari risiko keselamatan dari penerapan AI dan menghindari dampak diskriminatif tanpa menghambat kekuatan inovatif teknologi di Eropa.

Tidak Menghambat, Justru Bakal Dorong Semua Penyedia AI

Parlemen Uni Eropa sendiri sebenarnya telah mengusulkan rancangan Undang-undang AI pada bulan Juni. RUU ini bertujuan untuk menghindari risiko keamanan yang ditimbulkan oleh aplikasi AI dan menghindari dampak diskriminatif.

Namun disisi lain, parlemen Uni Eropa juga tidak ingin regulasi AI tersebut nantinya menghambat inovasi teknologi baru ini di Eropa. Sehingga rancangan awal dari undang-undang regulasi AI tersebut, mengusulkan kalau kode etik terkait AI hanya mengikat penyedia layanan AI besar, terutama para penyedia yang berasal dari Amerika Serikat.

Sementara tiga negara yang membuat kesepakatan baru yang telah disebutkan diatas, menyatakan kalau transparansi harus mengikat pada semua pihak. Justru dengan adanya transparansi tersebut, nantinya akan meningkatkan kepercayaan pengguna tidak hanya pada penyedia layanan besar, tetapi juga perusahaan-perusahaan penyedia layanan AI kecil, seperti yang saat ini juga mulai banyak berkembang di Eropa.

Sumber

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…