Review Sony Alpha 7C II: Kamera Full Frame Mungil Terbaik 2023!

Reading time:
December 1, 2023

Bodi dan Desain

Sony Alpha 7C II 16

Di kiri ini adalah letak semua konektor dan slot. Di bagian atas ada jack 3.5mm untuk mikrofon atau audio input.

Di sampingnya, ada port USB Type-C. Ini bisa digunakan untuk transfer data dan untuk nge-charge juga. Ya, kita bisa menggunakan kamera ini sembari di-charge. Di bagian Tengah, ada slot untuk single SD Card Lalu di bagian bawah ada port micro-HDMI untuk menampilkan gambar ke layar dan audio jack 3.5mm untuk audio output atau headphone.

Sony Alpha 7C II 12

Di bagian atas sisi kiri ini ada logo T-star berwarna merah. Ini adalah logo dari coating-nya Zeiss yang terkenal itu. Kenapa ada di sini? Karena viewfinder yang ada di sisi kiri ini, menggunakan coating tersebut agar tampilan jadi jernih. Ini adalah viewfinder yang menurut kami nyaman dipakai. Posisinya memang tidak di Tengah, tapi untuk kamera semungil ini, kami rasa posisinya malah jadi pas. EVF ini menggunakan 2.36 juta dot OLED dengan magnification 0.7x. Peningkatan cukup jauh dibandingkan Alpha 7C II. Di sebelah kanan EVF ini terlihat ada tombol putar pengatur diopter untuk Anda yang menggunakan kacamata. Jadi, ga perlu pakai kacamata untuk mengintip di sini.

Sekarang mari kita lihat sisi atas dari Alpha 7C II. Di sisi kiri atas, ada logonya dan di dekatnya ada 2 lubang yang merupakan speaker kamera ini. Kalau logo ini tahu kan? Ini dulu adalah penanda posisi film plane. Kalau sekarang, seharusnya ini penanda posisi sensor di dalam body.

Sony Alpha 7C II 17

 Beralih ke Tengah, ini adalah sebuah hot shoe Sony yang sudah dilengkapi dengan konektor untuk audio dan aksesoris lainnya. Lanjut ke kanan, ada tombol putar pengaturan menu perekaman yang klasik. Berisikan dengan mode Auto, P, A, S, M dan 3 mode custom. Di dasar tombol ini ada switch untuk memilih mode perekamannya mau khusus untuk pemotretan, perekaman video atau mode S&Q.

Sony Alpha 7C II 18

Lanjut ke bagian kanan agak ke belakang, ini adalah tombol pengaturan multi-fungsi, yang pada dasarnya akan menjadi pengatur kompensasi pencahayaan secara default. Di depannya ada tombol khusus perekaman video. Kemudian di paling depan ada tombol shutter untuk pengambilan foto, yang dikelilingi switch ON-OFF. Maju sedikit ke depan lagi, ini adalah tombol putar baru untuk pengaturan beragam parameter pemotretan. Tombol ini membuat pengaturan parameter jadi makin cepat dan nyaman, seperti kamera professional.

OK sekarang mari kita lihat ke bagian belakang.

Sony Alpha 7C II 15

Di sisi kanan bagian belakang, ada tombol putar pengaturan parameter perekaman juga. Jadi, body ini punya total 3 tombol pengaturan seperti ini. 2 dikendalikan ibu jari kita, dan 1 dikendalikan telunjuk. Di sisi kirinya, ada tombol C1 untuk fungsi yang bisa diatur, dan ada tombol MENU untuk membuka semua fitur kamera ini. Beralih ke kanan lagi, ada tombol AF-ON. Ini tombol khusus untuk “memaksa” autofocus aktif, dalam mode apapun. Kemudian ada tombol FN untuk membuka menu pengaturan cepat pada kamera ini.

Sekarang kita beralih ke dial yang ada di belakang. Tombol putar ini sebenarnya adalah D-Pad 4 arah yang bisa ditekan juga sisi-sisinya. 

Sisi atas untuk pengaturan tampilan layar. Ini harusnya akan sering digunakan. Sisi kanan didedikasikan untuk ISO Sisi kiri untuk pengaturan Drive mode dan timer. Dan bagian bawah untuk pengaturan menu galeri.

Sony Alpha 7C II 8

Di bawah tombol putar ini ada sebuah tombol untuk membuka galeri dan sebuah tombol dengan fungsi yang bisa di-custom (C2) yang sekaligus merangkap jadi tombol delete saat berada dalam galeri.

Nah untuk layarnya, ini adalah layar 3” 1.036 juta pixel. Layar ini tentunya bisa diarahkan ke berbagai penjuru dan sekaligus. Hal yang baru di sini adalah layar Alpha 7C II ini adalah layar sentuh yang berfungsi untuk semua menu dan dalam galeri juga.  Jadi, pengoperasian Alpha 7C II, bisa jadi lebih mudah untuk para pemula.

Sony Alpha 7C II 19

Kemudian di sisi bawah kamera ini kita bisa lihat ada slot untuk baterai. Penutupnya bisa dibuka nih, kalau kita mau pakai aksesoris baterai yang terkoneksi ke colokan listrik langsung. Kemudian di sisi Tengah, terlihat ada lubang untuk tripod yang terbuat dari metal. Posisinya tepat di poros lensa.

Simak pembahasan kami yang lebih lengkap di video berikut ini:

Share

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Bodi Lenovo Legion Pro 5i Gen 10 Form Factor Clamshell…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Bodi Form Factor Clamshell atau laptop klasik Material Full Aluminum…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Bodi Infinix XBOOK 14 Neo Form Factor Clamshell Material Aluminium…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Bodi Form Factor Clamshell, atau laptop klasik Material Polikarbonat Warna…

Gaming

October 29, 2026 - 0

Valve Tambahkan Dukungan CD Drive ke Steam Frame dalam Hitungan Menit

Valve tambahkan dukungan CD drive ke kernel Steam Frame setelah…
October 29, 2026 - 0

Sony Hadiahkan US$50 Ribu Untuk Hacker Penemu Komponen Jailbreak

Sony membayar hadiah US$50.000 untuk hacker yang melaporkan celah keamanan…
October 29, 2026 - 0

Epic Games Akan Latih AI Untuk Dukung Unreal Engine

Epic Games akan mengubah EULA Unreal Engine agar game yang…
October 29, 2026 - 0

Nintendo Switch 2 Lite Dikabarkan Pakai Chip Samsung yang Hemat Daya

Nintendo Switch 2 Lite dirumorkan memakai platform Samsung 8LPU+ yang…