SpaceX Bangun Jaringan Satelit Mata-mata untuk Badan Intelijen AS

Author
Mahfud
Reading time:
March 18, 2024

SpaceX dilaporkan telah dikontrak oleh Department of Defense National Reconnaissance Office (NRO) alias Badan Intelijen Amerika Serikat untuk membuat jaringan satelit mata-mata. Melansir dari Reuters, jaringan satelit itu bernama Starshield yang punya kemampuan untuk beroperasi di orbit rendah dan melacak target di permukaan bumi.

SpaceX Bangun Jaringan Satelit Mata-mata untuk Badan Intelijen AS

Laporan terbaru dari Reuters ini menyambung pemberitaan dari The Wall Street Journal beberapa waktu lalu. WSJ mengungkapkan bahwa SpaceX telah teken kontrak senilai USD 1,8 miliar pada 2021 lalu dengan sebuah badan pemerintah yang tak disebutkan namanya, akan tetapi kini diungkap oleh Reuters bahwa badan tersebut adalah NRO.

Reuters sendiri mengutip lima sumber yang mengetahui langsung program tersebut, meskipun identitas dari kelima sumber tentunya dirahasiakan. Menurut salah seorang sumber, jaringan satelit mata-mata Starshield tersebut bahkan berpotensi membuat semua orang “tidak ada yang bisa bersembunyi” dari pantauannya.

 

Footage dari ARGUS-IS, satelit mata-mata AS yang sempat dipublikasikan pada 2013

Lebih lanjut dideskripsikan bahwa Starshield akan terdiri dari ratusan satelit mata-mata. Jaringan satelit tersebut punya kemampuan untuk melacak target di permukaan bumi menggunakan sistem pencitraan beresolusi besar dan mengirimkan datanya ke badan intelijen atau militer AS. Singkatnya, hal ini memungkinkan pemerintah AS menangkap gambar secara real-time di hampir seluruh belahan bumi mana pun.

Baca Juga: LinkedIn Bakal Tambahkan Fitur Game Biar Gak Bosen • Jagat Review

Dikatakan sekitar belasan prototipe telah diluncurkan sejak tahun 2020 silam. Namun, masih belum diketahui kapan jaringan satelit Starshield tersebut akan mulai online. Baik SpaceX maupun NRO masih menolak untuk berkomentar secara langsung mengenai kerja sama mereka terkait hal ini.

Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…

Gaming

April 25, 2026 - 0

Update Besar Slay the Spire 2 Picu Gelombang Review Negatif

Kehadiran update besar untuk Slay the Spire 2 justru memicu…
April 25, 2026 - 0

Xbox Fokus Perkuat Game Pass Dengan Tekankan Harga dan Fleksibilitas

Xbox tetapkan Game Pass sebagai prioritas layanan utama, dengan fokus…
April 24, 2026 - 0

Avalanche Studios Buka Rekrutmen untuk Proyek Game AAA Baru

Kreator dari seri Just Cause, Avalanche Studios, membuka rekrutmen untuk…
April 24, 2026 - 0

Xbox Tinggalkan Branding Microsoft Gaming & Siap Evaluasi Eksklusivitas

Xbox resmi kembali ke branding lama mereka, sambil siapkan untuk…