Di Ban AS, SMIC Justru Naik Ranking Tiga Dunia

Author
Mahfud
Reading time:
May 25, 2024

Sejak Amerika Serikat menjatuhkan sanksi perdagangan terhadap Tiongkok pada 2022, itu menjadi tahun-tahun yang sulit bagi industri semikonduktor di sana. Kendati demikian, nyatanya SMIC yang merupakan perusahaan foundry terbesar di Tiongkok justru mengalami perkembangan dan pada Q1 2024 berhasil merangsek naik ke ranking tiga dunia.

Di Ban AS, SMIC Justru Naik Ranking Tiga Dunia

Menurut laporan terbaru dari Counterpoint Research, SMIC (Semiconductor Manufacturing International Corporation) menduduki ranking ketiga dari segi pendapatan untuk pertama kalinya. Perusahaan foundry tersebut mengalami peningkatan pendapatan year-on-year hingga 12 persen dengan pangsa pasar sebesar enam persen.

Meskipun pangsa pasar SMIC terpaut jauh dari TSMC (62%) dan Samsung (13%) yang berada di urutan pertama dan kedua dari segi pendapatan, SMIC memiliki performa yang jauh melebihi prediksi. Mereka berhasil menggeser UMC dan Global Foundries yang kini berada di urutan keempat dari segi pendapatan pada kuartal pertama 2024 ini.

SMIC Bangun Kekuatan Lokal

Harus diakui hal tersebut juga ada andil dari Huawei, yang setelah sanksi dari AS mulai menggunakan chip yang sepenuhnya lokal. Baru-baru ini SMIC berhasil mengejutkan dunia lantaran mereka mampu memproduksi chip 7nm yang kompleks tanpa mendapatkan akses mesin litografi terbaru extreme ultraviolet (EUV) yang dibuat oleh ASML asal Belanda.

Huawei Kirin 2

Huawei Pura Series yang baru diluncurkan pada April lalu diperkuat oleh SoC Kirin 9010 yang diproduksi oleh SMIC. Diketahui SoC tersebut memanfaatkan teknologi proses 7nm generasi kedua dari perusahaan foundry Tiongkok tersebut yang mereka namai sebagai 7nm N+2.

Tidak hanya dari Huawei, pendapatan SMIC juga berasal dari klien-klien lokal mereka lainnya. Mereka juga memproduksi chip untuk komputer, teknologi IoT, hingga mobil auto di Tiongkok.

Laporan terbaru, SMIC tengah mengembangkan teknologi proses 5nm meski hanya dengan mesin “jadul” deep ultraviolet (DUV). Di sisi lain, TSMC dan Samsung sudah mulai memproduksi masal chip dengan teknologi proses 3nm, dengan pengembangan 2nm juga kabarnya sudah dimulai.

Sumber

Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…

Gaming

April 27, 2026 - 0

Zenless Zone Zero Versi 2.8 “New: Eridan Sunset” Akan Tutup Season 2 di Awal Mei

HoYoverse resmi umumkan kehadiran Zenless Zone Zero versi 2.8 “New:…
April 25, 2026 - 0

Update Besar Slay the Spire 2 Picu Gelombang Review Negatif

Kehadiran update besar untuk Slay the Spire 2 justru memicu…
April 25, 2026 - 0

Xbox Fokus Perkuat Game Pass Dengan Tekankan Harga dan Fleksibilitas

Xbox tetapkan Game Pass sebagai prioritas layanan utama, dengan fokus…
April 24, 2026 - 0

Avalanche Studios Buka Rekrutmen untuk Proyek Game AAA Baru

Kreator dari seri Just Cause, Avalanche Studios, membuka rekrutmen untuk…