Microsoft Hentikan Proyek Eksperimen Data Center Bawah Laut Mereka

Author
Mahfud
Reading time:
June 24, 2024

Microsoft diam-diam menghentikan proyek eksperimen data center bawah laut yang mereka jalankan sejak 2013 bernama Project Natick. Eksperimen tersebut membuahkan kesimpulan yang positif, akan tetapi Microsoft mengatakan bahwa perusahaan tidak berencana membangun proyek data center bawah laut baru untuk saat ini.

microsoft project natick

Noelle Walsh, Head of Cloud Operations + Innovation di Microsoft, mengungkapkan bahwa temuan yang mereka dapat dalam Project Natick bakal diterapkan ke kasus lain. Kendati demikian, tidak dijelaskan secara spesifik alasan mengapa Microsoft tidak melanjutkannya atau membangun yang lebih besar ketika hasilnya cukup bagus.

Sebagai informasi, tujuan Microsoft memulai proyek data center bawah laut adalah untuk mencari solusi sistem cooling yang menurut data dari DataSpan memakan kurang lebih 40% sumber daya listrik dari data center. Dengan menaruhnya di bawah laut, hal tersebut diharapkan akan menjadi sistem cooling alami sehingga bisa mengurangi atau bahkan menghilangkan kebutuhan listrik untuk data center.

Setelah diinisiasi pada 2013, Microsoft menenggelamkan server mereka di lepas pantai Skotlandia pada 2018 dan mendapati kesimpulan yang positif selain penghematan energi signifikan. Microsoft hanya kehilangan enam dari 855 server bawah laut, dibanding delapan dari 135 server darat dalam eksperimen yang dijalankan bersamaan. Angka ini setara dengan kerusakan server 0,7% di laut dibanding 5,9% di darat.

Fakta menariknya, sementara Microsoft sudah selesai dengan eksperimen data center bawah lautnya, Tiongkok baru saja memulai eksperimen serupa pada 2023 dengan menurunkan 68.000 meter persegi server di pantai selatan Hainan. Namun, Microsoft tidak mengindikasikan rencana untuk memulai proyek data center bawah laut lain di masa depan.

Sumber

Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 14, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S14 OLED (UX5406AA): Baterai Awet, Performa Makin Kenceng, Desain Tetap Mewah

Ini adalah laptop terbaru dari ASUS yang cantik banget! Bodinya…
May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

ASUS ExpertBook Ultra ini bisa dikatakan sebagai Laptop Bisnis pertama…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…

Gaming

May 14, 2026 - 0

Film Live Action The Legend of Zelda Dipercepat Rilisnya

Nintendo bagikan berita baik, dengan memajukan rilis film live action…
May 14, 2026 - 0

Capcom Jelaskan Posisi Generative AI Dalam Pengembangan Game Mereka

Capcom gunakan generative AI untuk meningkatkan efisiensi pengembangan game dan…
May 14, 2026 - 0

Frekuensi Update ARC Raiders Akan Dikurangi Demi Jaga Kualitas Konten

Embark Studios mengubah strategi frekuensi update ARC Raiders menjadi dua…
May 14, 2026 - 0

Fortnite Resmi Umumkan Kolaborasi dengan Overwatch

Setelah cukup lama hanya jadi rumor, Fortnite akhirnya berkolaborasi dengan…