Ling-long, PC Portabel Berbentuk Keyboard Lipat
PC yang satu ini mungkin terlihat beda dari yang lain, karena bentuknya yang unik. Sekilas, ini hanya terlihat sebagai keyboard portabel, namun sebenarnya, ini adalah PC fungsional yang bisa dibawa kemana saja. Produsen PC asal Tiongkok, Ling-Long, memperkenalkan desain inovatif ini dengan menggabungkan PC dalam keyboard lipat yang portabel.

Spesifikasi Mini PC Ling-Long
PC ini sepenuhnya fungsional dan dapat digunakan dengan hanya menyambungkannya ke layar dan mouse. Ling-Long menciptakan PC yang sangat kompak dan fungsional, beda dari desain box kecil yang umum sekarang ini. Bobotnya 800 gram, bentuknya yang mirip keyboard lipat ini juga bahkan bisa dimasukan ke saku celana pengguna.
PC portabel ini dilengkapi dengan AMD Ryzen 7 8840U APU yang memiliki 8 inti dengan arsitektur Zen 4, kecepatan hingga 5.1 GHz, 16 thread, dan iGPU Radeon 780M dengan 12 unit komputasi. Produk ini menggunakan desain unibody dengan mekanisme konversi yang didedikasikan, mirip dengan konsep MacBook dan Mac mini dari Apple.
Meskipun kompak, performanya tetap optimal berkat penggunaan APU AMD Hawk Point, yang dilengkapi kipas aktif dan heatsink tembaga untuk manajemen panas. PC ini tersedia dalam konfigurasi memori 16GB/32GB dan penyimpanan 512GB/1TB.
Baca Juga: OpenAI Tahun Lalu Sempat Kena Hack, Tapi Diam-diam Saja • Jagat Review
Dengan baterai 60Wh, PC ini dapat bertahan hingga 10 jam untuk beban kerja ringan, 6 jam untuk pemutaran media, dan 4 jam untuk beban kerja gaming. Produk ini dijual seharga 4699 RMB ($646) untuk konfigurasi 16GB/512GB dan 5699 RMB ($784) untuk 32GB/1TB. Selain itu, PC ini dilengkapi dengan adaptor daya cepat 100W dan bisa diisi ulang menggunakan power bank.
Semakin Praktis?
Meskipun inovatif, kegunaannya masih dipertanyakan. Memang, PC ini punya desain portable yang sangat menarik, tapi tentunya kebutuhan akan layar membuat fungsi portable itu sendiri berkurang. Pengguna masih butuh display portable untuk membuatnya bisa dibawa kemana-mana.
Sementara jika menggunakan monitor konvensional, jadi tak beda dengan perangkat mini-PC yang sudah lebih banyak beredar. Malahan pengguna jadi harus terpaku dengan keyboard yang terintegrasi.














