OpenAI Tahun Lalu Sempat Kena Hack, Tapi Diam-diam Saja
Perusahaan-perusahaan teknologi terus-menerus menghadapi ancaman peretasan, dan juga banyak kabar terkait pelanggaran terkait keamanan. Tahun lalu, OpenAI mengalami serangan peretasan besar yang membuat layanannya tidak berfungsi beberapa kali dalam beberapa minggu.

Dalam serangan tersebut, peretas berhasil mencuri informasi sensitif dari forum pribadi karyawan yang membahas model terbaru. Meskipun data yang dicuri hanya berupa percakapan karyawan dan tidak mencakup data fundamental seperti kode sumber, tidak ada informasi pelanggan yang dicuri dalam serangan ini.
OpenAI Pilih Rahasiakan Kasus Hack
Sebagai tanggapan, perusahaan yang dipimpin Sam Altman ini memilih untuk tidak mengungkapkan peretasan ini ke publik atau FBI karena tidak ada data pelanggan yang dicuri. Namun, dua orang yang dekat dengan masalah ini mengungkapkan informasi peretasan tersebut.
Baca Juga: NVIDIA Dulu Hampir Dibeli AMD, Kini Jadi Perusahaan dengan Value Tertinggi di Dunia • Jagat Review
Keputusan perusahaan untuk merahasiakan peretasan ini dianggap tidak transparan dan bisa menimbulkan masalah di masa depan. Pemerintah sedang mendorong lebih banyak transparansi dari perusahaan AI mengenai pelanggaran keamanan.
Akibatnya, kini OpenAI mungkin menghadapi konsekuensi karena tidak mengungkapkan peretasan ini, terutama di tengah peningkatan tuntutan transparansi. Tentu ini jadi buah simalkama buat perusahaan, karena jika harus transparan, akan menghilangkan kepercayaan dari konsumen. Sementara, ketidak-transparan juga membuatnya harus menghadapi tuntutan hukum.















