Cixin P1, Chip AI Buatan Tiongkok, Sudah Capai 45 TOPS
Pasar PC AI sedang booming dan menjadi arena persaingan sengit antara tiga raksasa teknologi: Intel, AMD, dan Qualcomm. Di tengah persaingan ketat ini, pendatang baru Cixin Technology mencoba memberikan alternatif domestik dengan meluncurkan SoC terbaru mereka, Cixin P1, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan performa AI di Tiongkok.

Spesifikasi Cixin P1
Cixin P1 adalah prosesor Arm yang dibangun dengan proses 6nm dan dilengkapi dengan CPU 12-core yang berjalan pada kecepatan 3,2 GHz. Prosesor ini juga memiliki grafis terintegrasi 10-core dan NPU (Neural Processing Unit) yang mampu mencapai performa 30 TOPS, sehingga total performa keseluruhan mencapai 45 TOPS.
CPU ini menggunakan arsitektur Armv9.2-A dengan konfigurasi 8 core performa tinggi dan 4 core efisiensi, menawarkan keseimbangan yang optimal antara kinerja dan efisiensi energi. Sayangnya detail spesifik dari CPU, GPU, atau NPU tidak diungkapkan secara rinci.
Baca Juga: Suzuki Patenkan Teknologi Baru Kamera Belakang Motor • Jagat Review
Selain itu, Cixin P1 mendukung memori LPDDR5-6400 dan ekspansi PCIe 4.0 16x untuk GPU atau akselerator AI, serta mampu output hingga resolusi 4K pada 120FPS. Keunikan Cixin P1 terletak pada kompatibilitasnya dengan berbagai sistem operasi seperti Windows, Android, Kirin, Tongxin, dan lainnya. Chip AI bisa digunakan pada berbagai perangkat, termasuk notebook, PC mini, komputer all-in-one, desktop, konsol hiburan rumah, dan host edge perusahaan.
Dalam acara peluncuran, prosesor ini diuji pada berbagai perangkat seperti notebook dan desktop dengan demo benchmark seperti 3DMark06 dan game populer Genshin Impact, yang dilaporkan berjalan lancar tanpa kendala. Namun, meskipun dirancang untuk pasar Tiongkok, Cixin P1 belum memenuhi persyaratan Microsoft untuk “AI PC” karena NPU-nya hanya mencapai 30 TOPS, tidak memenuhi target 40 TOPS.
Cixin Technology sendiri baru didirikan pada tahun 2021 dan telah berkembang pesat berkat investasi dari 15-20 mitra publik dan swasta. Namun, adopsi awal mungkin masih terbatas mengingat status perusahaan yang relatif baru.














