Kena Hack Rp 300 Miliar, Indodax Sukses Bangkit dengan Strategi yang Tepat

Author
Irham
Reading time:
September 24, 2024

Indodax, salah satu platform exchange cryptocurrency terbesar di Indonesia, berhasil memulihkan sistemnya setelah mengalami serangan malware yang sempat mengakses aset senilai sekitar Rp 300 miliar. Serangan ini terjadi ketika seorang engineer internal menerima pekerjaan freelance dengan bayaran tinggi, yang ternyata memuat malware yang membuka akses ke server Indodax.

Indodax kena hack 300 miliar

Dalam sebuah talkshow bertajuk Bangkit Lebih Cepat, Pulih Lebih Kuat, CEO Indodax – Oscar Darmawan, mengungkapkan bahwa serangan ini hanya mempengaruhi kurang dari 5% dari total cadangan aset Indodax. Untungnya serangan ini tidak berdampak pada sistem trading maupun platform secara keseluruhan. Meskipun situasi ini tampak serius, Indodax berhasil mengambil langkah cepat untuk mengatasi masalah tersebut. Dalam kurun waktu 80 jam, sistem Indodax kembali beroperasi normal.

Cara Indodax Pulihkan Bisnis

Adanya serangan ini tentunya juga mempengaruhi kepercayaan para nasabahnya. Untuk itu, salah satu langkah kreatif yang dilakukan selama insiden ini adalah mengadakan giveaway melalui media sosial. Dan cara ini juga telah berhasil meningkatkan jumlah deposit, yang bahkan lebih besar dibandingkan penarikan dana selama serangan berlangsung.

Baca Juga: Celengan dari Kartu Grafis Nvidia RTX 30 Series?  • Jagat Review

Indodax juga bekerja sama dengan konsultan keamanan siber internasional untuk memastikan bahwa semua potensi celah keamanan tertutup dan risiko dapat diminimalisir. Selain itu, langkah mitigasi lainnya termasuk pemindahan sebagian risiko ke platform lain.

Kecepatan, kreativitas, dan ketangguhan Indodax dalam menghadapi serangan ini mendapat pujian dari berbagai kalangan. Indodax berhasil mengubah narasi dari korban serangan menjadi perusahaan yang mampu bangkit dengan cepat, menjaga kepercayaan penggunanya, dan terus berinovasi di industri cryptocurrency yang penuh tantangan.

Serangan ini tentunya juga menjadi pengingat bahwa ancaman keamanan siber bisa datang dari cara yang sederhana. Namun dengan respons yang tepat, perusahaan dapat bangkit lebih kuat dan melindungi aset penggunanya dengan lebih baik.

Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 4, 2026 - 0

Nintendo Tambahkan Fitur Penggantian Baterai Untuk Perangkatnya

Nintendo resmi ubah desain Switch 2 demi mengikuti regulasi Uni…
June 3, 2026 - 0

State of Play Juni 2026 Tampilkan Wolverine & God of War: Laufey Sebagai Bintang Utama

PlayStation State of Play Juni 2026 hadirkan kejutan besar dengan…
June 2, 2026 - 0

Delta Force Dikabarkan Siapkan Fitur User Generated Content

Tencent dikabarkan tengah siapkan fitur UGC untuk Delta Force, berpotensi…
June 2, 2026 - 0

Sony Bersiap Hapus 1200 Game Shovelware dari PlayStation Store

Sony kembali membersihkan PlayStation Store dengan menghapus publisher Webnetic yang…