Review Zenless Zone Zero: Masih Mencari Jati Diri!

Reading time:
September 26, 2024

zenless zone zero final release jagatplay 146 1

  Gila memang kata yang tepat untuk menjelaskan gempuran-gempuran yang berhasil dlcapai oleh HoYoVerse di pasar game gacha selama beberapa tahun terakhir ini. Ketika banyak banyak developer sejenis yang memiliki produk sukses hanya berdiri di atas produk tersebut dan mengeksploitasi-nya sebaik yang mereka bisa, HoYoVerse terus berusaha menelurkan game baru dengan monetisasi utama berbasis gacha. Menariknya? Setidaknya dari kasus kelima game utama yang mereka jadikan pondasi saat ini, setiap dari mereka punya identitas, mekanik, dan daya tarik yang berbeda-beda. Termasuk gamer teranyar mereka - Zenless Zone Zero. Datang dengan cita rasa anak muda yang lebih kental hingga di titik membuat Anda seperti tengah menikmati sebuah seri teranyar Persona, baik dari desain karakter, pemilihan warna, hingga setting yang Anda kunjungi, Zenless Zone Zero langsung berhasil menempatkan diri di posisi yang berbeda dengan Genshin Impact ataupun Honkai Star Rail yang punya sensasi fantasi yang lebih kental. Konsep tersebut kemudian dilebur ke dalam sebuah game action yang mudah dikuasai dan terlihat begitu seru dan menyenangkan untuk dieksekusi. Walaupun tetap harus diakui, ada kekhawatiran juga soal  bagaimana cara mereka menangani sisi “eksplorasi”. Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Zenless Zone Zero alias ZZZ ini? Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang masih mencari jati diri? Review yang didasarkan pada update terakhir - 1.2 ini akan membahasnya lebih dalam untuk Anda.

Plot

[caption id="attachment_154316" align="aligncenter" width="3840"] Anda akan berperan sebagai Proxy - sang pemandu di dalam Hollow.[/caption] Zenless Zone Zero sendiri diposisikan sebagai sebuah cerita post-apocalyptic dengan setting sebuah dunia bernama Eridu. Dunia ini tiba-tiba didatangi dimensi misteri yang entah datang dari mana - Hollow yang juga berujung melahirkan monster-monster bernama Ethereals di dalamnya. Bertarung dan nyaris membinasakan umat manusia, mereka yang berhasil selamat dan bertahan pun berujung membentuk lokasi baru - New Eridu. Manusia juga menemukan bahwa Hollow nan misterius dan menyeramkan ini ternyata juga membuat beragam resource berharga yang esensial untuk aksi bertahan hidup bahkan maju. Ini membuat aksi untuk masuk dan keluar dari Hollow menjadi sebuah aktivitas yang rasional. Berita baiknya? Mereka yang berani tidak harus masuk dengan tanpa persiapan dan buta informasi. Eksis mereka yang disebut Proxies - para “peretas” yang kebetulan memiliki teknologi dan keahlian untuk memandu mereka yang ingin beraksi di Hollow untuk alasan apapun menggunakan robot bernama Bangboo secara remote. Benar sekali, dua beradik karakter utama yang Anda gunakan- Wise dan Belle merupakan Proxies. [caption id="attachment_154364" align="aligncenter" width="3840"] Hollow yang misterius terlihat berhasil "menelan" porsi besar Eridu lama.[/caption] [caption id="attachment_154863" align="aligncenter" width="3840"] Misteri tentu saja mengitari dua karakter utama - Wise dan Belle ini.[/caption] Maka cerita akan berputar usaha Wise dan Belle untuk memandu beberapa karakter hingga faksi saat memasuki Hollow dan berkonflik dengan pihak-pihak tak bertanggung jawab, termasuk para Ethereal sekalipun, untuk beragam alasan dan motivasi yang berbeda. Sebagian besar karakter dan faksi terseut berujung berteman dengan keduanya, yang sehari-harinya berperan sebagai pemilik toko video bernama Random Play ini. Lantas, konflik seperti apa saja yang bisa ditemukan di dalam Hollow? Bagaimana aksi Wise dan Belle sebagai Proxies? Seperti apa para monster yang harus mereka tundukkan? Semua jawaban dari pertanyaan ini bisa Anda dapatkan dengan memainkan Zenless Zone Zero ini.
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…

Gaming

April 29, 2026 - 0

Project Helix Ikut Terkena Imbas Kelangkaan Komponen Memory

Xbox benarkan efek krisis memory global terhadap Project Helix, sebut…
April 29, 2026 - 0

PowerWash Simulator 2 Umumkan DLC Bertema Star Wars

PowerWash Simulator 2 resmi umumkan DLC Star Wars, hadirkan 6…
April 29, 2026 - 0

Masalah DRM PlayStation Indikasikan Game Digital Bisa Kadaluwarsa

Pemain PlayStation dibuat khawatir setelah muncul indikasi DRM baru yang…
April 29, 2026 - 0

ARC Raiders Tambahkan Upgrade Visual PSSR Untuk Pemain PS5 Pro

ARC Raiders tambahkan dukungan upgrade PSSR di PS5 Pro lewat…