Google Gandeng Kairos Power, Mau Bangun Data Center AI Tenaga Nuklir

Author
Mahfud
Reading time:
October 20, 2024

Google sedang merancang langkah besar untuk menggunakan reaktor nuklir kecil sebagai sumber energi bagi pusat data AI mereka. Mereka bekerja sama dengan Kairos Power untuk merealisasikan proyek ini, dengan target reaktor pertama beroperasi sebelum akhir dekade ini dan bakal bertambah beberapa sebelum tahun 2035.

Google nuklir

Reaktor ini tidak menggunakan air, melainkan garam cair untuk menjaga suhu tetap dingin. Teknologi Kairos Power sendiri berfokus pada reaktor kecil yang lebih fleksibel dan efisien dibandingkan dengan pembangkit nuklir besar pada umumnya.

Permintaan energi untuk teknologi AI terus meningkat, sehingga kebutuhan akan sumber energi yang stabil, bersih, dan andal menjadi sangat penting. Energi nuklir yang bebas karbon dan stabil dipandang menjadi solusi ideal untuk industri teknologi yang berusaha mengurangi jejak karbon mereka.

Michael Terrell, Direktur Senior Energi Google, mengatakan bahwa pendekatan ini akan memaksimalkan potensi AI sambil tetap menjaga kelestarian lingkungan. Namun, proyek ini tidak akan mudah dijalankan tanpa persetujuan dari berbagai lembaga regulasi.

Kesepakatan ini masih harus disetujui oleh Komisi Regulasi Nuklir AS dan lembaga setempat di area pembangunan reaktor. Proses ini memerlukan waktu dan persyaratan keamanan yang ketat, tentu saja karena potensi bahaya di balik penggunaan nuklir.

Google bukan satu-satunya yang melirik tenaga nuklir. Amazon dan Microsoft juga tertarik, bahkan Amazon berencana membeli pusat data bertenaga nuklir di Pennsylvania, sementara Microsoft ingin menghidupkan kembali pembangkit nuklir Three Mile Island.

Sumber

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 5, 2026 - 0

Helldivers 2 Akhirnya Ungkap Mode Roguelite “Planet Warfronts”

Arrowhead akhirnya bagikan detail mengenai Planet Warfronts, mode roguelite yang…
June 5, 2026 - 0

Control Resonant Picu Kontroversi Terkait Early Access Eksklusif PS5

Remedy benarkan pemain PS5 dapat memainkan Control Resonant dua hari…
June 5, 2026 - 0

Bug Parah Escape from Tarkov Sempat Hapus Progress Pemain PVE

Bug serius sempat membuat progress pemain PVE Escape from Tarkov…
June 5, 2026 - 0

Crimson Desert Resmi Memulai Pengembangan DLC Pertama

Dunia Crimson Desert tampaknya akan terus berkembang. Pearl Abyss resmi…