Google Kenalkan “Taara,” Teknologi Internet Lewat Cahaya

Author
Irham
Reading time:
March 2, 2025

Google kembali menghadirkan inovasi canggih lewat Taara. Ini merupakan proyek yang dikerjakan oleh divisi riset X, yang mencoba mengirimkan internet melalui cahaya. Teknologi ini digadang-gadang sebagai alternatif bagi serat optik, jaringan radio, dan satelit seperti Starlink.

Google Taara

Pengembangan Teknologi Taara

Dikembangkan selama tujuh tahun, Taara awalnya menggunakan perangkat berukuran lampu lalu lintas untuk menangkap dan mengirim sinyal. Kini, tim riset Google berhasil mengecilkan teknologinya menjadi sebuah chip silikon berukuran 13mm.

Baca Juga: SoC AMD AERITH Plus Bocor, Bakal Jadi Otak di Steam Deck 2? • Jagat Review

Generasi pertama perangkat ini, Lightbridges, bisa mengirim data dengan kecepatan hingga 20 Gbps dalam jarak 20 km. Namun, perangkat tersebut masih mengandalkan sistem cermin dan sensor untuk menyesuaikan arah sinar secara otomatis. Dengan chip baru, proses penyelarasan kini berbasis perangkat lunak, memungkinkan koneksi 10 Gbps dalam jarak 1 km tanpa perlu mekanisme kompleks.

Solusi untuk Daerah Sulit Dijangkau

Taara dirancang untuk mengatasi kendala yang dihadapi serat optik, seperti biaya tinggi dan keterbatasan geografis. Teknologi ini juga bisa menjadi solusi di kota-kota padat penduduk di mana Starlink kurang efektif. Proyek ini sudah diuji coba di berbagai tempat, termasuk di pulau-pulau Karibia yang kabel bawah lautnya terputus dan di kota-kota India yang belum mendapat dukungan 5G.

X berencana mengembangkan chip Taara lebih lanjut dengan menambahkan ribuan pemancar untuk meningkatkan jangkauan dan kapasitasnya. Mereka juga berharap bisa menjadikan koneksi berbasis cahaya sebagai standar baru internet masa depan.

Meski inovatif, masa depan Taara masih belum pasti. Google dikenal sering menghentikan proyek ambisiusnya sebelum benar-benar matang. Namun, jika Taara bisa bertahan, teknologi ini berpotensi mengubah cara kita terhubung ke internet—tanpa kabel, lebih murah, dan lebih fleksibel.

Sumber

Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

January 22, 2026 - 0

Mengenal Seri Laptop HP OmniBook: Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion?

Laptop-laptop yang akan kami bahas kali ini adalah laptop thin…
December 31, 2025 - 0

Saran Belanja Laptop Gaming ASUS Keluaran 2025: Ada ROG, TUF dan ASUS Gaming!

Kali ini Kita akan bahas bareng-bareng tentang lini produk Laptop…

Gaming

January 30, 2026 - 0

Xbox Kembali Alami Kerugian di Awal 2026

Memasuki tahun 2026, Xbox dilaporkan kembali alami penurunan keuntungan baik…
January 30, 2026 - 0

Wakil Presiden Amazon Games Tinggalkan Perusahaan Setelah 8 Tahun Berkarya

Kondisi Amazon Games tampak semakin memburuk, dengan perginya wakil presiden…
January 30, 2026 - 0

Dispatch Versi Nintendo Switch 2 Akan Disensor

Demi menjaga integritas console, Nintendo dan AdHoc Studio sepakat untuk…
January 30, 2026 - 0

NetEase Dikabarkan Kembali PHK Karyawan di Studio Luar China

Rencana NetEase untuk lepas studio yang berdomisili di luar China…