Mesin Litografi EUV Buatan China Ditargetkan Siap Pada 2026

Author
Mahfud
Reading time:
March 9, 2025

Pengembangan mesin litografi extreme ultraviolet (EUV) buatan China menunjukkan kemajuan yang signifikan. Mesin yang memungkinkan China membuat chip di bawah 7nm tersebut saat ini sedang diuji coba dalam markas besar Huawei di Donguan dan dijadwalkan untuk memasuki percobaan produksi pada Q3 2025 dan produksi masal ditargetkan pada 2026 mendatang.

mesin litografi euv huawei

Mesin EUV buatan China itu kabarnya menggunakan teknologi laser-induced discharge plasma (LDP), yang menawarkan sejumlah keunggulan dibanding teknik laser-produced plasma (LPP) dari ASML. Pencapaian ini tentu saja berpotensi untuk mengganggu monopoli teknologi litografi dalam industri semikonduktor yang sudah dikuasai ASML sejak tahun 1980-an.

Pendekatan LDP memungkinkan mesin EUV untuk memproduksi chip dengan arsitektur lebih sederhana, penggunaan lahan yang lebih sedikit, efisiensi energi, serta kemungkinan biaya produksi yang lebih rendah. Keunggulan efisiensi pada LDP ini dapat mempercepat China mengejar ketertinggalan dalam teknologi manufaktur semikonduktor yang sangat krusial di era sekarang.

mesin litografi euv huawei 2

Seperti diketahui, China mendapat sanksi dagang berkepanjangan dari Amerika Serikat, termasuk larangan pengiriman mesin litografi generasi terbaru dari ASML. Hal ini meninggalkan Negeri Tirai Bambu bertahan dengan mesin tipe lama deep ultraviolet (DUV) yang secara teori dengan metode paling rumit sekalipun terbatas hanya bisa memproduksi chip 7nm, sementara yang lain sudah menuju 2nm.

Namun, penggunaan mesin EUV dengan metode baru LDP tersebut bukan tanpa hambatan, terutama integrasi dengan workflow manufaktur semikonduktor yang sudah ada. Kabarnya SMIC – manufaktur chip terbesar di China – turut bekerja sama untuk mengintegrasikan EUV dari Huawei ke sistem yang lama. Tentunya, hal tersebut bakal butuh waktu. Jadi, kita lihat saja apakah China dapat menanganinya di masa mendatang?

Sumber

Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

ASUS ExpertBook Ultra ini bisa dikatakan sebagai Laptop Bisnis pertama…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…

Gaming

May 8, 2026 - 0

Bungie Sebabkan Kerugian Besar Untuk Sony Akibat Kegagalan Marathon

Efek kegagalan Marathon akhirnya terungkap berkat laporan finansial terbaru Sony,…
May 8, 2026 - 0

Nintendo Resmi Naikkan Harga Switch 2 dan Nintendo Switch Online

Nintendo resmi mengumumkan kenaikan harga untuk Switch 2, lini Switch…
May 8, 2026 - 0

Sony Belum Tentukan Jadwal Rilis PS6 Akibat Harga RAM

Sony dikabarkan masih belum menentukan jadwal rilis PlayStation 6 karena…
May 8, 2026 - 0

Sony & Bandai Namco Berpartner Guna Kembangkan Tools Generative AI

Sony dan Bandai Namco resmi berkolaborasi di bidang pengembangan Generative…