Kirin X90 Gunakan Teknologi Lama, Huawei Masih Terjebak di 7nm

Author
Irham
Reading time:
June 24, 2025

Huawei boleh saja terlihat makin percaya diri dengan chip Kirin X90 yang muncul di MateBook Fold. Tapi teliti lebih jauh, ternyata chipset itu masih dibuat di atas teknologi 7nm, bukan 5nm seperti rumor yang sempat beredar.

Mate Fold Kirin X90

Kirin X90 Gunakan 7nm Versi Upgrade

Sumber dari TechInsights mengonfirmasi bahwa Kirin X90 dan bahkan Kirin 9020 masih pakai proses 7nm, meskipun ada upgrade yaitu dari N+1 ke N+2. Ada peningkatan performa, tapi tetap belum cukup untuk mengejar chip lain, seperti Qualcomm yang sudah meluncurkan Snapdragon X Elite berbasis 3nm maupun Apple di chip M4-nya. Dan sementara itu, pabrikan lain seperti TSMC, Samsung, dan Intel sudah siap menyambut era 2nm dalam waktu kurang dari dua tahun.

Baca Juga: AMD UDNA Siap Jadi Otak Grafis Konsol PlayStation dan Xbox Generasi Baru

Kendala utamanya tentu karena Huawei dan SMIC diblokir dari akses ke mesin EUV dan software desain chip mutakhir (EDA tools), karena teknologi masuk daftar kontrol ekspor AS. Teknologi EUV memang dikembangkan oleh AS, bersama dengan beberapa perusahaan teknologi global seperti Intel, AMD, Motorola, ASML dari Belanda, hingga Nikon dari Jepang.

Kirin X90 Huawei 7nm

Huawei sebenarnya tidak tinggal diam. Mereka mulai mengembangkan EDA tools sendiri untuk proses 14nm, dan dari situ lahirlah chip 7nm lokal yang jadi dasar Kirin 9020. Tapi tetap saja, ini cuma solusi sementara.

SMIC telah sempat dikabarkan berhasil memproduksi chip 5nm mereka dengan teknologi DUV, namun yield rate-nya masih sangat rendah yaitu di kisaran 20%. Ini nampaknya jadi alasan Huawei belum mengalihkan SoC kirin mereka ke litografi 5nm.

Ada kabar bahwa chip 5nm buatan Huawei sedang dalam tahap komersialisasi. Tapi melihat kondisi sekarang, kemungkinan kita belum akan lihat hasil nyatanya tahun ini. Dan kalau keadaan ini berlanjut, jarak antara teknologi semikonduktor China dan dunia luar bakal semakin jauh.

Sumber

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…

Gaming

April 25, 2026 - 0

Update Besar Slay the Spire 2 Picu Gelombang Review Negatif

Kehadiran update besar untuk Slay the Spire 2 justru memicu…
April 25, 2026 - 0

Xbox Fokus Perkuat Game Pass Dengan Tekankan Harga dan Fleksibilitas

Xbox tetapkan Game Pass sebagai prioritas layanan utama, dengan fokus…
April 24, 2026 - 0

Avalanche Studios Buka Rekrutmen untuk Proyek Game AAA Baru

Kreator dari seri Just Cause, Avalanche Studios, membuka rekrutmen untuk…
April 24, 2026 - 0

Xbox Tinggalkan Branding Microsoft Gaming & Siap Evaluasi Eksklusivitas

Xbox resmi kembali ke branding lama mereka, sambil siapkan untuk…