Hacker Bisa Manfaatkan Gambar SVG Untuk Curi Data, Ini Modusnya

Reading time:
July 22, 2025

Baru-baru ini, ada modus pencurian data baru yang melibatkan file gambar dengan format SVG (Scalable Vector Graphics). Kode JavaScript dimasukkan ke dalam file gambar dan akan berjalan saat pengguna membuka gambar. Setelah itu, pengguna akan langsung diarahkan ke website palsu yang berpotensi disusupi trojan, spyware, atau bahkan keylogger.

maling pake gambar SVG

Menurut Ontinue, salah satu firma keamanan siber, modus pencurian data ini memanfaatkan email atau aplikasi chat untuk mengirim gambar yang sudah disisipi kode JavaScript. Meskipun file SVG umumnya termasuk jenis file yang aman, ternyata file ini bisa disisipi dengan kode JavaScript untuk menjalankan fungsi tertentu. Selain itu, email atau pesan chat yang dikirim dibuat seolah-olah berasal dari pengirim terpercaya. Dengan begitu, kemungkinan korban untuk membuka gambar di dalamnya menjadi lebih tinggi. Selain mengirim file gambar SVG secara langsung, penipu juga bisa mengirim link gambar yang berada di hosting eksternal.

Baca Juga: DuckDuckGo Punya Filter Untuk Sembunyikan Gambar AI

Setelah korban membuka gambar, kode JavaScript yang ada di dalamnya akan dijalankan untuk langsung mengarahkan browser korban ke website palsu yang sudah ditentukan. Dari website inilah penipu bisa melakukan berbagai tindakan kejahatan seperti mendownload trojan, menginstall spyware, atau bahkan memasang keylogger di perangkat yang digunakan. Kalau langkah ini berhasil, penipu bisa mencuri data-data penting seperti password akses ke aplikasi banking dan keuangan lainnya.

Cara Menghindari Modus Pencurian Data Yang Manfaatkan Gambar SVG

Seperti modus-modus pencurian data lainnya, kejadian tidak menyenangkan ini bisa dihindari dengan berbagai cara. Pertama, jangan mudah percaya dengan email atau pesan dari aplikasi chat yang menyuruh kita untuk membuka file atau link yang dikirimkan. Pastikan bahwa alamat pengirim file atau link sesuai dengan alamat yang benar. Kedua, pastikan bahwa sistem operasi dan software perlindungan yang digunakan sudah di-update ke versi terbaru agar tidak ada celah keamanan yang bisa dimanfaatkan oleh penipu.

Keamanan sistem operasi dan software mungkin akan selalu meningkat seiring waktu, tapi para penjahat juga makin lihai dalam mencuri data.

Sumber

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

January 22, 2026 - 0

Mengenal Seri Laptop HP OmniBook: Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion?

Laptop-laptop yang akan kami bahas kali ini adalah laptop thin…
December 31, 2025 - 0

Saran Belanja Laptop Gaming ASUS Keluaran 2025: Ada ROG, TUF dan ASUS Gaming!

Kali ini Kita akan bahas bareng-bareng tentang lini produk Laptop…

Gaming

January 30, 2026 - 0

Divisi Meta VR Alami Kerugian Miliaran Dolar di 2025

Kerugian yang luar biasa besar kembali dialami oleh divisi Meta…
January 30, 2026 - 0

Xbox Kembali Alami Kerugian di Awal 2026

Memasuki tahun 2026, Xbox dilaporkan kembali alami penurunan keuntungan baik…
January 30, 2026 - 0

Wakil Presiden Amazon Games Tinggalkan Perusahaan Setelah 8 Tahun Berkarya

Kondisi Amazon Games tampak semakin memburuk, dengan perginya wakil presiden…
January 30, 2026 - 0

Dispatch Versi Nintendo Switch 2 Akan Disensor

Demi menjaga integritas console, Nintendo dan AdHoc Studio sepakat untuk…