YouTube Resmi Matikan Fitur Trending, Sudah Tidak Relevan Lagi?

Reading time:
July 11, 2025

Setelah 10 tahun memberikan rekomendasi tentang video yang banyak dilihat orang, YouTube secara resmi mematikan fitur Trending. Mereka tidak menjelaskan secara rinci alasannya. Diduga keputusan ini dibuat karena fitur Trending sudah tidak diperlukan lagi.

YouTube

YouTube memang belum berikan alasan pasti terkait hilangnya fitur Trending. Namun diduga ada beberapa faktor di balik keputusan ini. Meningkatnya efektivitas rekomendasi, perubahan perilaku viewers, dan rencana untuk menyederhanakan UI diduga kuat menjadi faktornya.

Fitur Trending Dimatikan Algoritma YouTube?

Bisa dibilang setelah 10 tahun fitur trending hadir, YouTube makin menyempurnakan algoritmanya. Algoritma itu makin pintar untuk memberikan rekomendasi video sesuai selera masing-masing viewers. Karenanya, fitur Trending sudah jarang diakses pengguna dan dirasa tidak dibutuhkan lagi.

Kebiasaan pengguna yang mulai berubah juga jadi alasannya. Saat fitur trending pertama kali muncul, fitur ini banyak diakses pengguna karena penasaran tentang video jadi perbincangan akhir-akhir ini. Sekarang, orang-orang memilih untuk menonton video dengan topik yang disukai dan cenderung tidak peduli tentang video yang lagi trending.

Baca Juga: Aturan Partner Program Diperketat, YouTube Ingin Kurangi Konten Tidak Autentik

Karena alasan-alasan itu, akhirnya YouTube memutuskan untuk mematikan fitur Trending. Mereka lebih berfokus untuk menyempurnakan algoritmanya untuk berikan video yang lebih personal. Tak hanya itu, video trending yang dipersonalisasi akan muncul langsung di beranda pengguna.

Kita tidak akan merasakan perubahan signifikan baik di aplikasi maupun web browser. Video populer yang sesuai preferensi masih muncul di beranda. Hanya saja, tab Trending yang hadirkan video yang paling dilihat orang sudah tidak ada lagi.

Kalau diingat-ingat, kehadiran awal tab Trending banyak jadi perbincangan oleh netizen Indonesia. Fitur ini sempat dikecam karena menghadirkan rekomendasi video yang dinilai tidak berkualitas. Bagaimana menurut kalian, apakah kalian sampai saat ini masih sering mengakses tab Trending?

Sumber

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 5, 2026 - 0

Helldivers 2 Akhirnya Ungkap Mode Roguelite “Planet Warfronts”

Arrowhead akhirnya bagikan detail mengenai Planet Warfronts, mode roguelite yang…
June 5, 2026 - 0

Control Resonant Picu Kontroversi Terkait Early Access Eksklusif PS5

Remedy benarkan pemain PS5 dapat memainkan Control Resonant dua hari…
June 5, 2026 - 0

Bug Parah Escape from Tarkov Sempat Hapus Progress Pemain PVE

Bug serius sempat membuat progress pemain PVE Escape from Tarkov…
June 5, 2026 - 0

Crimson Desert Resmi Memulai Pengembangan DLC Pertama

Dunia Crimson Desert tampaknya akan terus berkembang. Pearl Abyss resmi…