Pemerintah AS Hapus Syarat Pendanaan Untuk Intel

Author
Irham
Reading time:
August 30, 2025

Intel mendapat kemudahan baru terkait pendanaan dari pemerintah AS setelah adanya perubahan kesepakatan dalam program CHIPS Act. Kini, perusahaan tidak lagi dibebani sejumlah persyaratan dan kewajiban yang sebelumnya melekat pada program tersebut.

Intel AS pendanaan

Berdasarkan dokumen yang dikutip Wall Street Journal, Intel tetap bisa menerima pendanaan asalkan menunjukkan sudah menghabiskan USD 7,9 miliar pada proyek yang telah disetujui bersama Departemen Perdagangan.

Baca Juga: TSMC Segera Bangun Pabrik untuk Produksi Chip 1,4 nm • Jagat Review

Dengan perubahan ini, Intel tidak perlu lagi menyerahkan sebagian arus kas kumulatif dari setiap proyek kepada pemerintah. Sejumlah aturan kerja dalam CHIPS Act juga tidak lagi berlaku. Meski demikian, perusahaan tetap dilarang menggunakan dana pemerintah untuk dividen atau membeli kembali saham.

Pemerintah AS Ambil 10 Persen Saham Intel

Namun dibalik itu, pemerintah AS dan Intel telah sepakat, bahwa 10 persen saham Intel menjadi milik pemerintah AS, menggantikan skema awal pendanaan. Presiden Donald Trump bahkan menyinggung hal ini sebagai “kesepakatan USD 10 miliar untuk Amerika” setelah pertemuannya dengan CEO Intel.

Intel kemudian mengumumkan bahwa pemerintah AS akan menanamkan USD 8,9 miliar dalam saham biasa. Nilai tersebut berasal dari $USd 5,7 miliar dana CHIPS Act yang dialihkan ke skema investasi ditambah USD 3,2 miliar dari program Secure Enclave.

Sejauh ini, Intel mengungkapkan sudah menerima USD 5,7 miliar dari pemerintah. Ditambah hibah USD2,2 miliar yang sebelumnya diberikan lewat CHIPS Act, total keterlibatan pemerintah dalam perusahaan mencapai USD 11,1 miliar.

Jadi apakah skema saham ini  bakal memberi Intel lebih banyak ruang untuk berinovasi? Kita lihat saja nanti

Sumber

Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

ASUS ExpertBook Ultra ini bisa dikatakan sebagai Laptop Bisnis pertama…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…

Gaming

May 8, 2026 - 0

Stranger Than Heaven Ungkap Detail Baru Untuk Story & Voice Actor

Ryu Ga Gotoku Studios akhirnya perlihatkan detail baru Stranger Than…
May 8, 2026 - 0

Tokoh Penting Dying Light Tinggalkan Techland

Tymon Smektala resmi meninggalkan Techland setelah lebih dari satu dekade…
May 7, 2026 - 0

Skull and Bones Dapatkan Update Saat Pemainnya Hampir Habis

Ubisoft mengungkap roadmap baru untuk Skull and Bones dengan kapal,…
May 7, 2026 - 0

Kreator 007 First Light Bicara Soal Kemungkinan Sekuel

IO Interactive jabarkan kemungkinan adanya sekuel untuk 007 First Light,…