Tak Cuma Chip, Storage Juga Bakal Langka Karena AI

Author
Irham
Reading time:
November 10, 2025

Beberapa bulan terakhir, kelangkaan chip sudah terasa di pasar. DRAM naik harga, stoknya menipis, dan banyak produsen kesulitan mengejar kebutuhan yang datang dari berbagai proyek skala besar, khususnya di industri AI. Kini masalahnya melebar ke storage.

hardisk dan SSD storage langka

Permintaan Storage Meningkat Drastis

DigiTimes melaporkan bahwa hard drive berkapasitas besar untuk kebutuhan enterprise, kini punya waktu tunggu hingga dua tahun. Untuk memesan HDD enterprise, antrean bisa mencapai 24 bulan, sesuatu yang hampir tidak pernah terjadi sebelumnya.

Karena tidak bisa mengandalkan HDD dengan waktu tunggu selama itu, penyedia layanan cloud mulai beralih ke SSD berbasis QLC. Teknologi ini lebih efisien untuk penyimpanan jangka panjang yang jarang diakses.

Namun begitu semua pemain besar membeli QLC sekaligus, stok langsung habis. Beberapa produsen bahkan sudah penuh pesanan sampai 2026.

Storage Kelas Konsumen Kena Dampak

Efeknya mulai merembet ke pasar konsumen. Banyak SSD harga terjangkau menggunakan QLC, sehingga ketika sektor enterprise menyerap stok dalam jumlah besar, harga SSD ikut terdorong naik. Sandisk dilaporkan sudah menaikkan harga NAND hingga 50 persen, meski sebelumnya hanya memproyeksikan kenaikan 10 persen.

Perubahan ini juga membuat arah pasar bergeser. QLC diprediksi akan lebih banyak dipakai dibanding TLC pada awal 2027, bukan karena performa lebih baik, tetapi karena pabrikan mengutamakan produksi tipe yang paling banyak dipesan.

Baca Juga: Orico Juga Bikin Laptop, Obook Ultrabook Hadir dengan Ryzen 7 7735HS • Jagat Review

Produsen memori sekarang menjual hampir seluruh kapasitas produksi ke pelanggan besar. Stok cadangan yang biasanya cukup dua sampai tiga bulan kini menyusut jadi hanya beberapa minggu. Penjualan mereka memang meningkat, tetapi efeknya kembali terasa di pasar umum.

Dengan antrean HDD yang makin panjang dan permintaan QLC yang menyedot stok, konsumen perlu bersiap menghadapi potensi kenaikan harga storage dalam waktu dekat. Yang jadi pertanyaan, apakah situasinya akan stabil, atau justru makin panjang?

Sumber

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 15, 2026 - 0

Nintendo Hanya Bisa Gugat Palworld Versi Lama

Perkembangan terbaru kasus Nintendo vs Palworld menunjukkan ruang lingkup gugatan…
June 15, 2026 - 0

SNK Siapkan Dua Game Metal Slug Baru Untuk Rayakan Ulang Tahun ke-30

Bersamaan dengan perayaan 30 tahun Metal Slug, SNK mengumumkan Metal…
June 15, 2026 - 0

ARC Raiders Dikabarkan Uji Coba Mode PVE di Versi China

ARC Raiders versi China dikabarkan mulai menguji fitur PVE bernama…
June 15, 2026 - 0

Producer Final Fantasy VII Remake Siap Garap JRPG Baru Setelah Revelation

Naoki Hamaguchi mengaku ingin tetap mengerjakan JRPG setelah Final Fantasy…