Teknologi Baru Autofocus Kamera: Fokus ke Semua Area

Author
Irham
Reading time:
December 31, 2025

Selama ini, fokus pada kamera selalu harus memlih. Jika Fokus ke objek dekat, latar belakang blur, sedangkan untuk fokus ke kejauhan, objek di depan kehilangan detail. Cara kerja ini sudah menjadi batas alami fotografi sejak lama. Namun riset terbaru dari Carnegie Mellon University (CMU) menghadirkan inovasi baru yang melampaui batasan tersebut.

autofocus

Teknologi Baru: Spatially-Varying Autofocus

Tim peneliti CMU memperkenalkan teknologi lensa baru yang mampu membuat seluruh bagian gambar tetap tajam dalam satu kali pengambilan foto, terlepas dari jaraknya. Teknologi ini disebut spatially-varying autofocus. Ini adalah mekanisme dimana kamera bisa menentukan sendiri bagian mana yang perlu tajam, bahkan hingga tingkat piksel.

CMU mengembangkan apa yang mereka sebut sebagai computational lens. Di dalamnya, terdapat kombinasi Lohmann lens, dua lensa kubik melengkung yang bisa digeser untuk mengatur fokus, serta phase-only spatial light modulator yang mengendalikan arah pembiasan cahaya di setiap piksel. Hasilnya, satu bagian gambar bisa fokus ke jarak dekat, sementara bagian lain tetap tajam di jarak yang lebih jauh, semuanya terjadi secara bersamaan.

konvensional vs spatially varying auto fokus

Gunakan Dua Metode Autofocus

Menariknya, sistem ini juga memadukan dua metode autofocus sekaligus. Contrast-Detection Autofocus membagi gambar ke dalam beberapa area untuk memaksimalkan ketajaman masing-masing bagian, sementara Phase-Detection Autofocus membantu menentukan arah penyesuaian fokus dengan lebih cepat dan presisi.

Perbandingan hasilnya cukup mencolok. Foto dari lensa biasa hanya menampilkan ketajaman pada satu bidang fokus, sedangkan foto dari sistem ini menunjukkan objek dekat dan jauh sama-sama tajam dalam satu frame.

Baca Juga: LG Kembangkan Kamera Under Display Untuk Dashboard Mobil • Jagat Review

Meski begitu, teknologi ini masih berada di tahap riset. Belum ada kamera komersial yang mengadopsinya, dan belum jelas kapan, atau apakah, sistem seperti ini akan benar-benar masuk ke pasar konsumen. Namun potensi penerapannya tidak terbatas pada fotografi saja.

CMU menyebut teknologi ini bisa meningkatkan efisiensi mikroskop, menghadirkan persepsi kedalaman yang lebih realistis untuk headset VR, hingga membantu kendaraan otonom membaca lingkungan sekitar dengan detail yang jauh lebih jelas. Menarik untuk melihat perkembangan berikutnya dari teknologi ini hingga ke implementasi nyata.

Sumber

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…

Gaming

April 25, 2026 - 0

Update Besar Slay the Spire 2 Picu Gelombang Review Negatif

Kehadiran update besar untuk Slay the Spire 2 justru memicu…
April 25, 2026 - 0

Xbox Fokus Perkuat Game Pass Dengan Tekankan Harga dan Fleksibilitas

Xbox tetapkan Game Pass sebagai prioritas layanan utama, dengan fokus…
April 24, 2026 - 0

Avalanche Studios Buka Rekrutmen untuk Proyek Game AAA Baru

Kreator dari seri Just Cause, Avalanche Studios, membuka rekrutmen untuk…
April 24, 2026 - 0

Xbox Tinggalkan Branding Microsoft Gaming & Siap Evaluasi Eksklusivitas

Xbox resmi kembali ke branding lama mereka, sambil siapkan untuk…