Pasar Robot Humanoid Meningkat Hingga 500 Persen: Bukan Lagi Pajangan!
Kalau beberapa tahun lalu, robot humanoid masih sebatas prototipe yang dipajang di berbagai pameran, tapi sepertinya tahun ini sudah tidak lagi demikian. laporan terbaru dari IDC, memperlihatkan kalau robot humanoid sedang bergerak cepat. Tercatat pengiriman hingga akhir 2025 diperkirakan mencapai sekitar 18.000 unit.
Angka ini melonjak lebih dari 500 persen dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, menandakan minat industri terhadap robot berbentuk manusia mulai benar-benar terbentuk. Dari sisi nilai, penjualannya diproyeksikan menyentuh US$440 juta atau kisaran Rp7 triliun.

Robot Humanoid Buatan China Mendominasi
Dalam persaingan global, China tampil paling dominan. Produsen asal negara tersebut memimpin produksi sekaligus penjualan robot humanoid. Logic Robotics dan Unitree Robotics berada di barisan terdepan dengan pengiriman masing-masing sekitar 5.000 unit. Di belakangnya, Leju Robotics dan Songyan Power ikut memperkuat posisi China sebagai pusat pasar robot humanoid saat ini.
Pasar terlihat lebih menyukai robot humanoid berukuran penuh. Tipe ini dinilai lebih siap menangani tugas yang membutuhkan koordinasi tubuh, presisi tangan, dan interaksi langsung dengan manusia. Sementara itu, banyak produsen di luar China masih berada di tahap pengujian, sehingga kontribusinya ke pasar belum sebesar pemain utama.
Baca Juga: Prosesor Intel Gen-12 “Alder Lake” Sudah Masuki Masa Akhir! • Jagat Review
Soal penggunaan, robot humanoid mulai masuk ke area yang dekat dengan keseharian. Dari pendidikan dan hiburan, hingga membantu layanan di ruang publik. Cara menjualnya pun berubah, dengan skema Robot-as-a-Service makin banyak dipilih agar pengguna bisa memanfaatkan robot tanpa harus membeli unit.
Dengan tren baru ini, robot humanoid sepertinya benar-benar sedang bersiap menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari, bukan sekadar simbol masa depan. Kalian sendiri siap melihat robot-robot yang mulai mengisi aktivitas harian?














