Video Codec AV2 Tengah Dipersiapkan, Tinggal Menunggu Persetujuan
Standar video terbaru bernama AV2 selangkah lebih dekat menjadi kenyataan setelah dokumen spesifikasi bitstream dan proses decoding-nya dipublikasikan. Dokumen ini masih berstatus release candidate dan menunggu persetujuan resmi dari Alliance for Open Media. Meski belum final, isinya mengungkap apa yang bakal ditawarkan codec AV2 terbaru.
Dibanding pendahulunya, AV1, AV2 membawa fondasi yang jauh lebih siap untuk kebutuhan video modern. Struktur dasarnya memang masih mirip, dengan video dipecah menjadi unit data kecil agar efisien diproses. Namun, AV2 menambahkan banyak mekanisme baru untuk menangani video multi-stream dan multi-layer dalam satu kontainer.
Keunggulan ini membuat AV2 lebih fleksibel saat diputar di berbagai perangkat. Decoder bisa memilih layer atau kualitas video yang sesuai dengan kemampuan hardware dan jaringan. Pendekatan ini sangat relevan untuk streaming, siaran langsung, hingga konten beresolusi tinggi di masa depan.
AV2 juga akan lebih rapi dalam mendefinisikan kompatibilitas. Codec ini menetapkan beberapa konfigurasi warna dan enam profil utama yang menjelaskan batasan bit depth, format chroma, serta dukungan layer. Dengan aturan yang lebih jelas, pengembang hardware dan software punya pegangan kuat saat mengimplementasikannya.
Dari sisi kualitas gambar, AV2 memperkenalkan filter pemrosesan baru. Contohnya CCSO untuk penyesuaian detail warna dan GDF yang meningkatkan ketajaman secara selektif. Tujuannya bukan sekadar kompresi lebih kecil, tetapi kualitas visual yang lebih konsisten dan bersih.
Walau spesifikasinya mulai terbuka, AV2 belum akan langsung hadir di perangkat sehari-hari. Jika melihat sejarah AV1, dukungan hardware baru muncul beberapa tahun setelah standar final. Jadi untuk sekarang, AV2 adalah bisa dibilang investasi jangka panjang yang disiapkan sejak dini agar generasi codec berikutnya benar-benar matang.














